Dunia Ku Yang Buruk

Dunia Ku Yang Buruk
epsd 12


__ADS_3

She's a combination of sensitive and savage.


°°°


Hari ini SMA Harapan bangsa sedang bersiap-siap untuk acara pensi nanti malam. Pensi ulang tahun sekolah merupakan kegiatan wajib bagi SMA harapan bangsa. Seluruh kepanitiaan yang tergabung dalam osis kini tengah mengadakan rapat pemantapan persiapan untuk acara pensi nanti malam.


Fatih yang memimpin rapat meminta masing-masing sekbid untuk memberikan informasi perkembangan terhadap kegiatan pensi yang akan diadakan.


"Oke jadi semuanya udah siap ya, pengumuman juga udah ditempel dimading sama anak ekskul mading. Sekarang giliran lu cha. Tolong sebutin perwakilan siswa yang bakal tampil nanti malam" kini giliran fatih memerintahkan echa.


"Dari kelas sepuluh ada della dari perwakilan sepuluh ipa satu, kelas sebelas ada dika dkk dari sebelas ipa satu juga, dan kelas dua belas ada Fani dari kelas dua belas ips satu"


Diacara pensi memang hanya diwakilkan satu siswa setiap angkatannya. Dan tentu saja sudut bibir fatih sedikit terangkat ketika mendengar della sebagai perwakilan dari kelas sepuluh.


"Oke nice, rapat hari ini selesai. Guru bilang anak-anak udah boleh dipulangkan untuk persiapan acara nanti malam, jadi silla tolong bubarin anak-anak ya. Dani pimpin do'a"


Perintah fatih menutup rapat hari ini.


"Oke teman-teman terima Kasih untuk rapat hari ini. Semoga acara nanti malam lancar, berdoa tenang menurut agama dan kepercayaan masing-masing dimulai" semua menunduk berdoa pada yang maha kuasa untuk diberi kelancaran pada acara nanti malam.


"Ya, selesai. Siang semuanya" dani mengakhiri doanya dan anggota osis mulai membubarkan diri menuju kelas masing-masing.


Fatih keluar ruangan paling terakhir karna ada beberapa berkas yang harus ia tanda tangani tadi. Setelah mengunci pintu dan memastikan bahwa ruangan sudah terkunci, fatih beranjak menuju parkiran.


Tiba didepan mobilnya, fatih mendapat notifikasi dari handphone nya. Ia berhenti sejenak dan membacanya. Ternyata sebuah pesan yang tidak diketahui pengirimnya.


From 08xxxx


Fatih save no aku ya. Aku dilla. Oiya nanti malam jangan lupa jemput aku, papa kamu yang suruh:)


Sialan. Fatih mengumpat pelan dan meremat ponselnya untuk melampiaskan emosinya. Fatih tidak membalas,ia memasuki mobilnya dan mengendarainya dengan kecepatan normal. Ia tahu apa yang akan ayahnya lakukan jika ia tidak menjemput dilla, jadi mau tak mau ia harus menuruti saja permainan kedua belah pihak keluarga tersebut.


Sebelum melangkah memasuki rumahnya, fatih mengetikan sebuah pesan.


ArFatih : maaf del, aku gk bisa jemput. Nenek lampir minta jemput soalnya


😔


°°°


Malam ini della sudah rapih dengan dress selutut berwarna peach dipadukan dengan sepatu kets adidas garis tiga. Rambutnya dicepol rapih dan ditutupi oleh topi berwarna putih. Wajahnya hanya dibaluti oleh bedak tipis dan olesan lipbalm untuk mempercerah sedikit bibirnya. Tidak lupa sebuah tas menggantung Indah diantara lekukan lehernya yang sudah della isi oleh dompet, handphone dan kebutuhan lainnya. Cukup simple namun terlihat pas untuk della.


CERITANYA BERLANJUT DI BAWAH INI


Della sudah menerima pesan dari fatih tadi siang. Untuk itu, ia memutuskan untuk menaiki taksi. Didalam taksi hanya hening, seolah sang supir dan della menikmati nya.


Tiba disekolah della turun dengan disambut oleh tatapan kagum beberapa siswa. Bahkah terdengar sautan atau bisik-bisik yang masih bisa ia dengar. Seperti;


'Woy ***** della cantik bat dah'


'Dandanannya simple ****, tapi pantes banget'


'Maniss'


'Ya kalo cantik mah pake apa aja pantes aja yak'


Dan masih banyak lainnya. Della berusaha mengacuhkannya dan berjalan santai menuju backstage karna ia harus tampil malam ini.


Acara baru saja dimulai. Diawali dengan sambutan-sambutan dari beberapa orang penting dan ayah della. Della melihatnya, keluarganya hadir dengan lengkap dan terlihat paling menonjol disana. Della tahu ia memang nekat memutuskan untuk mewakilkan angkatannya di pensi kali ini. Tapi della tidak peduli.


Acara terus berganti hingga tiba saatnya untuk della tampil malam ini. Tapi sebelum namanya dipanggil della sempat tercengang karna pesan yang didapatnya dari fatih.


ArFatih : della malam ini kita duet ya, terserah kamu mau lagu apa pokoknya yg penting lagu duet😜


"Oke guys, karna acara semakin malam dan semakin seru, kini saatnya kita melihat penampilan duet dari perwakilan kelas sepuluh dan ketua osis. Mari kita sambut adella dan fatih" seru sang mc yg merupakan salah satu anggota osis juga. Teriakan tidak terima dan yang menerima menjadi satu dan ramai ketika sang ketua osis pujaan mereka akan berduet dengan siswi kelas sepuluh. Tidak lama della dan fatih sudah berada dipanggung saat ini.


"Oke selamat malam semuanya" sapa della dan fatih yang dibalas teriakan meriah oleh para siswa.


"Sebelumnya gue adella dari kelas sepuluh satu yang akan berduet dengan f- kak fatih malam ini" della tersenyum ramah pada para siswa yang sedang menatapnya.


"Yash benar dan malam ini kita akan menampilkan penampilan duet, sebenarnya ini dadakan karna saya juga baru dikabari tadi, jadi saya belum tahu lagu apa yang akan dibawakan oleh adella" gantian fatih yang menyapa sambil tersenyum meledek pada della. Della hanya menampilkan senyum masam dan mencaci fatih dalam hati.


'Pale lu baru tau tadi' -batin della.


"Iya maaf ya kak karna ini dadak banget. Jadi malam ini gue dan kak fatih akan membawakan lagu, secret love song" siswa disana masih terus berteriak, sedangkan fatih sedikit tertegun dan menatap menatap della.


"Jadi kak fatih, bisa kan?" della mengalihkan pandangannya dan menatap fatih dalam. Fatih dengan kikuk mengangguk dan mulai mengambil gitarnya, sedangkan della beralih menuju ke arah piano.


Mereka memang sudah berdiskusi tentang bagaimana mereka akan membawakan lagunya. Tapi della tetap kekeh menyembunyikan judul lagunya saat di backstage tadi. Lagu ini, adalah salah satu lagu favorit mereka. Karna lagu tersebut menggambarkan hubungan mereka.


Della mulai menekan tuts pianonya, suara disana seketika senyap, dan della mulai menyanyi.


🎶 Secret Love Song (feat jason Derulo)


[Intro: della]


When you hold me in the street


Saat kau menggandengku di jalan


And you kiss me on the dancefloor


Dan kau menciumku di lantai dansa


I wish that it could be like that


Andai seperti itu


Why can't it be like that?


Mengapa kau tak seperti itu?


'Cause I'm yours


Karena aku milikmu


Della memejamkan matanya berusaha menikmati lagunya. Suasana semakin senyap dan para siswa benar-benar menikmati penampilan della malam ini.


[Verse 1: della]


We keep behind closed doors


Kita tetap di balik pintu yang tertutup


Every time I see you, I die a little more


Setiap aku melihatmu, ku merasa nyawaku hilang


Stolen moments that we steal as the curtain falls


Saat yang kita curi karena tabir yang jatuh


It'll never be enough


Itu tak akan pernah cukup


It's obvious you're meant for me


Jelas kau berarti bagiku

__ADS_1


Every piece of you, it just fits perfectly


Setiap bagian darimu, itu benar-benar sempurna


Every second, every thought, I'm in so deep


Setiap detik, setiap pikiran, aku terpuai begitu dalam


But I'll never show it on my face


Tapi aku tak pernah tujukan di wajahku


Della masih memejamkan matanya dengan nada yang perlahan semakin tinggi.


[Pre-Chorus: della]


But we know this


Tapi kita tahu ini +


We got a love that is homeless!


Kita dapatkan cinta yang sengsara!


Della berhenti beberapa saat untuk menarik nafasnya, matanya terbuka dan tidak sengaja matanya bertabrakan dengar binar sendu yang diberikan oleh fatih.


[Chorus: della]


Why can't you hold me in the street?


Mengapa kau tak bisa menggandengku terus di jalan?


Why can't I kiss you on the dance floor?


Mengapa aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?


I wish that it could be like that


Andai bisa seperti itu


Why can't we be like that? Cause I'm yours


Mengapa kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu


Setetes air matanya mengalir dan dengan cepat della menghapusnya. Kali ini ia menatap fatih yang akan menyanyikan bagiannya.


[Verse 2: fatih]


When you're with him, do you call his name


Saat kau bersamanya, apa kau sebut namanya


CERITANYA BERLANJUT DI BAWAH INI


Like you do when you're with me? Does it feel the same?


Seperti yang kau lakukan saat kau bersamaku? rasanya samakah?


Would you leave if I was ready to settle down?


Akankah kau pergi jika aku sudah siap untuk tetap tinggal?


Or would you play it safe and stay?


Atau akankah bermain aman tetap tinggal?


[Pre-Chorus: fatih ]


Nona kau tahu ini, kami dapat cinta yang miskin.


Fatih menarik nafas dan kali ini pandangan mereka bertemu.


[Chorus: della dan fatih]


Why can't you hold me in the street?


Mengapa kau tak bisa menggandengku terus di jalan?


Why can't I kiss you on the dance floor?


Mengapa aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?


I wish that it could be like that


Andai bisa seperti itu


Why can't we be like that? Cause I'm yours


Mengapa kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu


Nada tinggi diiringi dengan piano dan gitar yang dengan lihai mereka lakukan semakin memberi kesan tersendiri bagi para pendengar. Mereka tetap mentatap satu sama lain. Seperti benar-benar meresapi isi lagu tersebut.


[Bridge: della dan fatih]


And nobody knows I'm in love with someone's baby


Dan tak ada yang tahu aku jatuh cinta dengan pacar orang


I don't wanna hide us away


Aku tak ingin sembunyikan


Tell the world about the love we making


beritahu dunia tentang cinta kita


I'm living for that day, someday


Aku hidup demi hari itu, suatu hari nanti


Della memberi jeda sebentar beriringan dengan intro piano yang dibuatnya.


Why can't you hold me in the street?


Mengapa kau tak bisa menggandengku terus di jalan?


Why can't I kiss you on the dance floor?


Mengapa aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?


I wish that it could be like that


Andai bisa seperti itu


Why can't we be like that? Cause I'm yours


Mengapa kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu


Nafas mereka semakin terengah, tapi baik fatih maupun della masih terus menikmati lagu tersebut.

__ADS_1


[Chorus: della dan fatih]


Why can't you hold me in the street?


Mengapa kau tak bisa menggandengku terus di jalan?


Why can't I kiss you on the dance floor?


Mengapa aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?


I wish that it could be like that


Andai bisa seperti itu


Why can't we be like that? Cause I'm yours


Mengapa kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu


Why can't I say that I'm in love?


Mengapa aku tak bisa ungkapkan kalau aku jatuh cinta?


I wanna shout it from the rooftops


Ingin kuteriakan dari atas


I wish that it could be like that


Andai bisa seperti itu


Why can't we be like that? Cause I'm yours


Mengapa kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu


Mereka sama-sama meninggikan suara untuk klimaks lagu tersebut. Pandangan mereka terlepas setelah nya lalu della dan fatih kembali menatap ke arah penonton berada.


[Outro: della]


Why can't we be like that?


Mengapa kita tak bisa seperti itu? +


Wish we could be like that


Mengapa kita tak bisa seperti itu?


Suara della melemah dibagian akhir sebagai penutup. Dan setelahnya della dan fatih bangkit lalu membukukan tubuhnya empat puluh lima derajat. Tepukan meriah mengiringi mereka, siswa yang berada disana benar-benar kagum akan kelihaian piano, gitar dan suara keduanya.


Tapi tanpa mereka sadari seseorang sedang mengepalkan tangannya di sana.


°°°


00:15


Setidaknya biarkan aku mengecap kebahagiaan dengannya sebelum kau mengambilalih lagi seseorang yang telah menjadi milikku.


°°°


Setelah berduet fatih dan della turun dari panggung dan saat ini mereka tengah berada di sebuah ruangan yang hanya terisi oleh mereka berdua.


Semua panitia osis sedang sibuk-sibuknya saat ini, jadi tidak ada yang akan menyadari jika mereka sedang berduaan. Fatih menggenggam hangat tangan della, dan della menyandarkan kepalanya dibahu fatih.


"Della?" panggil fatih pada della.


"Hm?" della hanya menjawab seadanya, ia sangat nyaman dengan posisi seperti ini bahkan kini ia sudah mulai mengantuk.


"Pulang bareng aku ya?" tawar fatih, della sempat mengernyit untuk sesaat, untuk apa fatih mengajaknya pulang bersama? Sedangkan tadi ia kesini dengan dilla.


"Kamu tenang aja, aku udah izin sama ayah aku, terus dilla juga udah aku bilangin, jadi jangan khawatir" fatih menjelaskan ketika mengetahui kekasihnya memandangnya dengan tatapan bertanya. Della mengangguk faham.


"Yaudah bentar lagi acaranya kan ditutup, aku ke depan dulu ya, kamu mau disini atau di mobil?" tanya fatih


"Hmm, aku tunggu mobil aja lah" seru della lalu bangkit dan menyodorkan tangannya untuk meminta kunci mobil fatih. Fatih yang mengerti maksud della pun merogoh kantongnya lalu mengeluarkan kunci mobilnya dan memberikannya pada della. Della berlalu dari fatih menuju mobil,sedangkan fatih yang namanya sudah dipanggil kini beranjak menuju panggung.


Kurang lebih tiga puluh menit della menunggu fatih didalam mobil, kini fatih sudah berada didalam mobil bersama della.


Fatih melajukan mobilnya dengan kecepatan normal, sebelah tangannya yang bebas menggenggam tangan della, della hanya tersenyum ditempatnya. Della tidak tahu akan dibawa kemana oleh fatih tapi della percaya bahwa fatih akan membawanya ke suatu tempat yang Indah. Lagu let me know -bts- kini mengalun dalam mobil mengisi keheningan yang terjadi. Della yang memintanya tadi, fatih hanya mengangguk menuruti.


Tak terasa hampir satu jam diperjalanan kini mereka telah tiba ditempat tujuan. Sebenarnya della masih asing dengan tempat ini. Keadaan disini memang menenangkan dan cukup ramai. Fatih menarik tangan della menuju suatu tempat, perlahan mereka menjauh dari keramaian, fatih mengajak della menuju bangunan tua. Della sempat bergidik ngeri melihatnya, tapi karna fatih mengenggam tangannya, ia memberanikan dirinya.


Fatih menuntun della menaiki tangga, ia tahu della ketakutan maka dari itu ia tidak pernah melepaskan genggaman tangannya pada della. Sampai diatap gedung, hembusan angin menyambut mereka, merembak memberikan kesan dingin yang menenangkan karna dipadukan oleh keheningan malam. Della terlihat menutup matanya dan tersenyum suasana disini benar-benar membuat hatinya tenang.


Fatih menyentuh bahu della, ia kembali menuntun della menuju ujung pembatas gedung. Mata della melebar melihat pemandangan dibawah. Cahaya lampu dari beberapa rumah penduduk menyambut pandangannya, hembusan angin juga semakin sejuk della rasa. Della terlalu terpana dengan penampakan didepan matanya hingga ia lupa untuk menengok ke arah langit.


"Della" della yang merasa terpanggil pun menengok ke arah fatih dengan senyum mengembang. Ia segera masuk kedalam pelukan fatih, fatih juga ikut melebarkan senyumnya dan membalas pelukan della karna melihat gadisnya tersenyum dengan bahagia.


"Del, duduk dulu yuk!" ajak fatih pada della, della mengangguk dan melepas pelukan mereka.


Mereka duduk diatap gedung tanpa alas apapun, baik della maupun fatih tidak mempersalahkan hal itu. Della duduk dipangkuan fatih, kepalanya disandarkan dibahu fatih, dan fatih merengkuh pinggang della dengan kedua tangannya.


"della coba liat ke atas" perintah fatih yang langsung dilaksanakan oleh della. Mata della kembali berbinar, malam ini ia benar-benar bahagia, berharap keadaan seperti ini selalu mengiringinya.


"Fatih, makasih banyak untuk malam ini, it's the best night ever! Love you"


"Yeah love you more della, my sunshine in my life"


Mereka benar-benar nyaman dengan suasana seperti ini, seolah tidak ingin melewatkan moment-moment seperti ini. Fatih mengeratkan pelukannya, membiarkan della mendengarkan detak jantungnya yang berdebar dengan cepat setiap ia bersama della


'Tuhan, dia milikku bukan? Tolong jangan berikan ia padanya, ia kekuatanku untuk saat ini. Jangan, jangan biarkan dia berubah dan menjauh tuhan, aku menyayanginya' -della


'Tuhan, biarkan kami selalu bersama, biarkan aku menjadi penyangga hidupnya sampai ajal menjemput. Ia terlalu lemah untuk berdiri tanpa penyangga tuhan, aku menyayanginya' -fatih


Mereka menutup mata dan berdoa pada sang pemilik alam semesta, meminta bantuan atas apa yang terjadi, meminta dituntun agar bisa tetap dijalannya, dan meminta diberikan kekuatan untuk menghadapi segala sesuatu yang akan terjadi.


Tidak terasa malam semakin larut, della bangkit dari pangkuan fatih lalu diikuti fatih yang juga ikut berdiri.


"Del, pulang yuk, udah malem" ajak fatih pada della.


"Ayoklah, ngantuk juga nih aku"


Setelah mendengar ucapan della mereka mulai menuruni tangga dengan langkah perlahan. Keadaan didalam yang gelap dan malam yang larut membuat suasana semakin seram. Beruntung della dan fatih berhasil keluar tanpa dicegat makhluk tak kasat mata atau hewan buas seperti ular dan spesies nya.


Mereka kembali berjalan menuju tempat fatih memarkirkan mobilnya. Keadaan disana masih tampak ramai, hampir berbagai sudut diisi oleh keluarga atau para pemuda-pemudi yang masih asik dalam dunia mereka. +


Tak menghiraukan hal tersebut fatih dan della memasuki mobilnya, fatih mulai berkendara dengan kecepatan sedang. Didalam tampak hening untuk saat ini. Della hanya fokus terhadap pandangannya yang mengarah keluar jendela mobil fatih. Fatih juga seperti enggan mengisi keheningan hingga ia hanya diam mengikuti jejak della.


Fatih menghentikan mobilnya tepat di parkiran apartemen della. Ia menengok kearah della dan ternyata gadisnya itu tertidur rupanya.


Fatih turun dari mobilnya dan berjalan mengitari depan mobilnya. Ia membuka seatbelt yang digunakan della. Topi yang dikenakan della fatih lepas dan lengannya dengan lembut merapihkan beberapa helai rambut della yang tidak ikut terikat.


Fatih mengangkat tubuh della dengan bridal style, langkahnya pelan dan pegangannya lembut. Ia melakukan itu agar della tidak terbangun karna merasa tidak nyaman oleh posisinya.


Didepan apartemen della, fatih membuka pintunya dengan menggunakan password yang sudah ia ingat. Pintu berhasil terbuka dan fatih membawa della menuju kamarnya. Ia meletakkan della dengan hati-hati dan menarik selimut menutupi tubuh della. Dan fatih menyalakan ac dengan suhu hangat agar della tidak kedinginan. Setelah itu fatih mendekati della, menatap wajah polos della yang tertidur. Senyumnya mengembang.


'Della kamu lebih kelihatan tenang kalau tidur, tapi liat kamu ketawa itu yang buat aku tenang.' -batin fatih


Fatih mendekatkan kepalanya kekening della, ia mengecup perlahan lalu bangkit.


"Sleep tight my sunshine"

__ADS_1


°°°


Bersambung...


__ADS_2