
" sudah selesai " tanya Leo pada Lia
" sudah " jawab Lia
lalu Leo membalikan badan mennghadap Lia sambil melihat jam di tangan nya
" ayo kita harus segera menemui klien kita " ajak Leo
" eemm " Lia menjawab sambil mengangguk
lalu mereka berdua keluar dari kamar berjalan bersama
" bagaimana dengan lukamu masih terasa sakit " tanya Leo sambil berjalan
" sedikit " jawab Lia
" lain kali kamu harus lebih hati~hati " kata Leo
" eemm " jawab Lia
Lia tidak banyak bicara seperti biasa nya,dia hanya menjawab pertanyaan Leo dengan singkat,Lia menahan rasa pusing di kepala nya akibat benturan yang cukup keras tadi,tapi Lia tidak memberi tau Leo, Lia pikir dia gak mau terus ngerepotin kaka nya itu,jadi dia menahan rasa pusing dan sakit yang iya rasakan selama mereka bertemu dengan klien mereka
pertemuan Lia dan Leo dengan klien mereka pun sudah selesai,Lia yang dari tadi menahan rasa sakit dan pusing di kepala nya, setelah klien mereka pergi dari sana, Lia sedikit menyenderkan punggung nya ke sopa
" Lia ayo bangun kita harus segera pergi dari sini " kata Leo
" eemmm " jawab Lia lalu lia berusaha bangun,,saat Lia berusaha bangun dia dengan badan sempoyongan menahan rasa pusing di kepala nya yang semakin terasa sakit dan pusing
" Lia apa kamu baik~baik saja " tanya Leo yang menahan tubuh Lia agar tidak terjatuh
" eemm aku baik~baik sajah " jawab Lia berbohong
" apa kamu yakin " tanya Leo
" eemm " jawab Lia
__ADS_1
Lia memaksakan diri untuk berjalan mengikuti Leo yang sudah berjalan di depan nya ,Lia berjalan pelan karna dia berjalan sambil menahan rasa sakit di kepalanya, Leo yang menyadari Lia jauh di belakang nya menghentikan langkah nya membalikan tubuh nya dan melihat ke belakang
" Lia ya ampun apa kamu sakit " kata Leo sambil menghampiri Lia, karna Leo melihat Lia yang berjalan pelan dengan tangan berpegangan pada dinding hotel
" aku merasakan sakit di luka ku dan pusing di kepalaku ka, seperti nya aku gak sanggup untuk berjalan " jawab Lia
lalu Leo menempelkan tangan nya di kening Lia
" kamu panas sekali Lia " kata Leo
" kita kembali ke kamar hotel yang kita pesan tadi, kamu bisa istirahat dulu di sana " kata Leo sambil menggendong Lia
lalu Leo membawa Lia ke kamar yang tadi mereka tempati, setelah sampai di dalam kamar Leo membaringkan Lia di atas kasur setelah membaringkan Lia di atas kasur Leo menyelimuti Lia yang mengigil ,lalu Leo mengompres Lia
" apa yang harus aku lakukan pada mu Lia ,agar demam mu bisa turun " kata Leo melihat Lia yang semakin menggigil dan badan Lia semakin panas, belum lagi Lia selalu meneteskan air mata nya ,karna menahan rasa sakit
" apa perlu aku membawamu ke rumah sakit " kata Leo
" tidak usah ka nanti juga aku akan membaik dengan sendiri nya, aku sudah terbiasa seperti ini,kalo aku sakit mereka tidak pernah membawa ku ke rumah sakit,cukup belikan aku obat saja " kata Lia
ternyata hidup mu lebih menderita dari ku, kamu yang anak kandung Andreas tapi kamu tidak bisa menikmati apa yang Andreas punya, tapi aku ,aku hanya seorang yang ingin membalas dendam pada ayah mu, tapi aku bisa menikmati semua yang di miliki ayah mu Lia, betapa egois nya aku betapa tega nya aku terhadap kamu Lia, apa yang harus aku lakukan sekarang , haruskah aku menghentikan dendam ini batin Leo dia sangat tersiksa dengan rasa tidak tega dan rasa dendam yang tidak bisa hilang
" ka sakit ,,kepala ku sakit sekali " kata Lia menyadar kan Leo dari lamunan nya
" kaka akan membawa mu ke rumah sakit Lia " kata Leo yang tidak tega melihat Lia kesakitan
" aku gak mau ka, cukup temani aku di sini sampai aku merasa baikan ," jawab Lia
" aku ingin kaka memeluk ku,aku ke dinginan ka " kata Lia sambil mengigil dan memejam kan mata nya
lalu Leo membuka jas nya naik ke atas kasur lalu Leo berbaring di pinggir Lia,Leo memeluk tubuh Lia yang menggigil, Leo memeluk Lia dengan perasaan yang bercampur aduk
Leo mengirim pesan pada cuwan kalo dia dan Lia tidak bisa kembali ke perusahaan ,setelah Leo mengirim pesan pada cuwan Leo semakin mengeratkan pelukan nya pada Lia, karna kini Lia membalikan tubuh nya menghadap Leo dan tidur di atas pundak Leo lalu memeluk Leo
perasaan apa ini apa mungkin aku jatuh cinta pada nya batin Leo
__ADS_1
" tubuh kaka hangat dan wangi aku sangat menyukai aroma tubuh kaka , aku ingin selalu ada di dalam pelukan ini " kata Lia di luar kesadaran nya karna kini dia sudah terlelap tidur di pelukan Leo
Leo tersenyum mendengar perkataan Lia yang tidak Lia sadari
hari pun sudah berganti malam Leo ketiduran di pelukan Lia, kini demam Lia sudah mulai reda dan Lia terbangun dari tidur nya,tapi dia tidak berani bergerak dalam pelukan Leo, karna Lia takut jika dia bergerak dia akan membangun kan Leo,Lia hanya menatap wajah tampan Leo yang tepat berada di hadapan nya,Lia tidak bosan memandangi wajah tampan yang kini berada tepat di depan wajah Lia
" dia tampan sekali ,walow dia arogan tapi dia juga perhatian " kata Lia pada dirinya sendiri
apa mungkin aku jatuh cinta pada kaka angkat ku sendiri batin Lia
driingg
driinggg
tiba~tiba suara hp milik Leo berbunyi, Lia yang melihat Leo terbangun karna mendengar suara hp nya berbunyi,,Lia menutup mata nya kembali dan pura~pura tidur
" jam berapa ini aku ketiduran " kata Leo pada dirinya sambil mengambil hp yang tergeletak di meja pinggir kasur
Leo melepaskan tangan Lia dari perut nya lalu memindahkan kepala Lia yang tidur di pundak nya ke bantal, setelah itu Leo bangun dari tempat tidur untuk mengangkat telepon nya,agar dia sedikit jauh dari Lia dan tidak membangun kan Lia dengan suara nya, Leo tidak tau kalo Lia sudah bangun dari tadi
" halo iya dad " kata Leo di balik telepon
" kalian dimana Leo kenapa sudah jam segini kalian belum pulang " tanya Andreas di sebrang telepon
" maaf dad seperti nya malam ini aku tidak bisa membawa Lia pulang, ceritanya panjang dad nanti aku akan ceritakan kalo kami sudah pulang ke mension, yang pastinya untuk malam ini kami menginap di hotel, aku gak tega ngebangunin Lia untuk membawa dia pulang, Lia sakit dad dari tadi Lia demam ,sekarang Lia baru bisa tidur jadi aku tidak mungkin membangunkan nya " jawab Leo di balik telepon
" ko bisa Leo ,apa yang terjadi kenapa Lia bisa mendadak sakit " kata Andreas kawatir
" aku akan cerita nanti dad " jawab Leo
" baiklah kalo begitu jaga adik mu baik~baik Leo ingat janji mu pada daddy " kata Andreas lalu Andreas menutup telepon nya
Setelah menerima telepon dari Andreas Leo melihat ke arah Lia yang tertidur pulas,lalu Leo berjalan menghampiri nya, Leo naik lagi ke atas kasur, dia kembali menaruh kepala Lia di pundak nya lalu membawa Lia kepelukan nya,Leo bermaksud melanjutkan tidur nya seperti semula, Lia yang dari tadi pura~pura tidur ,tersenyum dalam hati mendapat perhatian dari sang kaka tampan nya
lalu mereka berdua terlelap tidur
__ADS_1