Fall In Love Sama Kaka Mafia Ku

Fall In Love Sama Kaka Mafia Ku
epesode 46


__ADS_3

" sekarang kaka istirahat, kaka harus memulihkan kondisi kaka " kata Lia sambil ingin melepas pelukan nya dari Leo


" biarkan seperti ini sebentar saja Li " jawab Leo menahan tubuh Lia agar tidak melepaskan pelukan nya


" aku akan menemani kaka di sini tidurlah ka " kata Lia sambil melepaskan lagi pelukan nya


lalu Leo pun menuruti apa yg dikatakan Lia, dia mulai membaringkan tubuh nya, setelah Leo menaruh kepalanya di atas bantal, Lia ikut berbaring di samping Leo, Leo tidak bisa menahan diri, dia memeluk Lia lagi dengan posisi menghadap wajah Lia


" ka " kata Lia dihadapan wajah Leo


" Emm ada apa " jawab Leo


" apa kaka begitu menyayangi ku " kata Lia


pertanyaan Lia membuat Leo heran


" memang nya kenapa Li " jawab Leo


" tidak apa - apa, hanya saja kaka tidak mau melepaskan pelukan kaka dari ku, apa itu karna kaka benar - benar menganggap aku adik perempuan kaka, apakah kaka benar - benar menyayangiku karna aku adalah adik mu " lanjut Lia


pertanyaan Lia semakin membuat Leo bingung, apa sebenarnya yg ada di pikiran Lia


" ada apa Li kenapa kamu melontarkan pertanyaan seperti itu " kata Leo


" apakah tidak wajar seorang kaka ingin memeluk adik nya sendiri " lanjut Leo


" ya menurut ku ini tidak wajar ka, karna hubungan kita cuma sekedar kaka dan adik angkat, apa tidak sebaik nya kita jaga jarak sedikit " jawab Lia


sebenarnya Lia sudah tidak bisa menahan Perasaan nya terhadap Leo, jadi Lia mulai memancing Leo untuk mengetahui apakah perasaan Leo terhadap nya sama ,tapi Lia tidak mendapatkan jawaban nya dari Leo, lagipula seharus nya Lia sadar kalo Leo punya seorang kekasih


" apa kamu takut pada kaka, apa kamu tidak mau berada dekat - dekat dengan kaka Li ,apa kamu tidak mempercayai kaka mu ini Li " kata Leo


bukan nya mendapat jawaban apa yg Lia harapkan, Leo malah jadi salah paham padanya


" gak bukan begitu ka " jawab Lia

__ADS_1


saat Lia mau lanjut menjelaskan pada Leo, tiba - tiba, terdengar suara deringan hp Lia, jadi penjelasan Lia pun terhenti, karna Lia segera melihat ponsel nya untuk melihat siapa yg menghubungi nya, saat Lia melihat jay yg menghubungi dia, Lia segera mengangkat nya


" iya halo dad " kata Lia di balik henpon nya


" bagaimana keadanmu sayang, dimana kamu sekarang, para pengawal yg mengawalmu kembali dengan keadaan separuh dari mereka terluka , bagaimana dengan dirimu, mereka bilang mereka meninggalkan kamu di pinggir jalan saat musuh mengejar kalian, kata momy kamu saat Leo siuman dia langsung pergi menyusul kita kepemakaman, apakah sekarang dia ada bersamamu, kenapa kamu tidak mengabari kami, kami begitu kawatir di sini sayang " kata jay di balik telepon, bertubi tubi melontarkan pertanyaan pada Lia saking hawatir nya jay pada Lia


karna jay tidak tau apa dia harus mempercayai Leo setelah apa yg dia dengar waktu itu, jay berpikir apakah Lia aman jika berada di sisi Leo


" daddy tenang saja aku baik - baik saja, aku aman bersama ka Leo di sini dad " jawab Lia


" apa kamu yakin sayang, apa kaka mu tidak melakukan sesuatu yg mencurigakan " kata jay


" apa maksud daddy mencurigakan bagaimana " tanya Lia heran dengan pertanyaan daddy nya


" oh gak apa - apa sayang daddy hanya asal bicara karna daddy terlalu menghawatirkan kamu, kabari daddy selalu sampai kamu bisa kembali ke sisi daddy, karna daddy tau kalo kamu lebih aman tidak berada di mension saat ini, atow Serloc alamat tempat kamu tinggal sekarang, agar daddy bisa selalu waspada kalo - kalo kamu dan kaka mu dalam bahaya jadi daddy bisa datang membantu kalian " kata jay


" sebelum nya terimakasih dad atas perhatian daddy padaku, tapi aku rasa tempat ini adalah pripasi ka Leo jadi aku tidak bisa memberi tau daddy alamat nya, karna hanya ka Leo yg berhak memberi taunya, lagipula daddy harus percaya kalo ka Leo bisa menjagaku di sini, karna ka Leo punya banyak orang kepercayaan di sini, aku mohon bantuan daddy selama aku dan ka Leo ada di sini tolong daddy awasi ( LC Group ), mungkin aku akan di sini sampai kondisi ka Leo membaik " jawab Lia di balik telepon


" kamu tenang saja ,daddy pasti akan menjaga perusahaan mu sayang ,kalo begitu daddy tutup dulu telepon nya " kata jay lalu jay mematikan ponsel nya


" Emm " jawab Lia


" pasti dia sangat menghawatirkan kamu Li " kata Leo


" ya begitulah " jawab Lia


" aku bersukur masih memiliki kalian berdua " lanjut Lia


Leo senyum ke arah Lia yg sedang berdiri di pinggir jendela kamar


" tidurlah ka " suruh Lia


" apa kamu tidak akan melanjutkan pembicaraan kita yg tadi " Leo malah bertanya


" Lupakan saja pembicaraan kita yg tadi anggap aku membual ka " jawab Lia

__ADS_1


" OK kalo kamu tidak mau melanjutkan pembicaraan tadi kaka tidak akan memaksa " kata Leo sambil membaringkan lagi tubuh nya


" apa kamu tidak Jadi menemani kaka tidur " lanjut Leo


" apa di sini tidak ada kamar selain kamar kaka " bukan nya Lia menjawab malah balik bertanya


" apa sekarang kamu tidak mau sekamar sama kaka juga Li " jawaban Leo melenceng dari pertanyaan Lia


" kita harus menjaga jarak ka " kata Lia


" apa kamu sungguh - sungguh dengan ucapan kamu tadi Li " jawab Leo sambil menghampiri Lia yg masih berdiri di dekat jendela


" apa yg salah dengan kamu Li, bukan kah sejak pertama Kali kita bertemu kamu baik - baik saja dengan jarak yg seperti ini, kenapa tiba - tiba kamu mau menjauh dari kaka " lanjut Leo


" sudah lah ka jangan di bahas lagi, kalo memang disini tidak ada kamar untuk aku, aku akan pulang ke mension " jawab Lia sambil bergegas ingin keluar dari kamar Leo


Leo yg melihat perubahan sikap Lia yg tiba-tiba merasa heran, lalu Leo menhalangi Lia yg sudah mau keluar dari sana


" what rong with you Li, kenapa kamu tiba-tiba bersikap seperti ini pada kaka


Lia yg sedang kalut pikiran dan perasaan nya tidak ingin menjawab Leo yg ada di pikiran Lia sekarang dia hanya ingin pergi dari hadapan Leo agar dia tidak terus terbawa Perasaan nya pada Leo, Lia langsung membuka pintu, yg langsung di halangi oleh Leo


" what rong Li telme what do you think " kata Leo dengan nada sedikit membentak Leo merasa kesal karna Lia hanya diam tidak mau menjawab dan ingin pergi dari sana


Lia terus Mencoba membuka pintu yg sudah Leo kunci


" buka ka aku mau pergi " malah kata itu yg keluar dari mulut Lia otomatis itu membuat Leo tambah kesal


" what rong with you Li, apa kamu tidak tau bahaya besar apa yg akan kamu hadapi di luar sana, jika kamu keluar dari sini sekarang, apa kamu tidak mempedulikan lagi kecemasan kaka mu ini Li, apa kamu akan membiarkan kaka tidak bisa menepati janji kaka pada daddy, jika sesuatu terjadi padamu Li " teriak Leo


bukan nya menjawab Lia malah menangis, dia tidak tau harus berkata jujur tentang perasaan nya pada Leo atow dia harus terus menyembunyikan Perasaan yg terus mendorong nya ingin selalu berada di dekat Leo


" maaf kan kaka Li, kaka tidak bermaksud membentak mu kaka hanya "


perkataan Leo terhenti, karna saat Leo ingin melanjutkan perkataan nya, tiba-tiba Lia memeluk Leo yg berdiri di belakang pintu menghadap ke arah Lia

__ADS_1


__ADS_2