
setelah menunggu 30 menit para pelayan pun mengantar makanan ke kamar Leo
Lia dan Leo mulai memakan makanan yg para pelayan antarkan barusan, setelah selesai makan, Lia mengambil obat yg dokter tunjukan tadi, lalu Lia memberikan nya pada Leo agar Leo meminum obat nya
hari mulai menjelang malam, tapi Lia dan Leo sama sekali belum keluar dari kamar sejak dari pertama mereka datang, para pengawal dan orang kepercayaan Leo pun tidak ingin mengganggu mereka berdua
" ka sebelum tidur aku mau mandi dulu " kata Lia pada Leo yg sedang duduk santai setelah makan di depan tv
" pergilah kamu bisa menggunakan handuk kaka " jawab Leo
" aku tidak terbiasa pake handuk pendek ka, aku lebih suka mengunakan rob mandi " kata Lia
" tapi kaka tidak pernah menggunakan rob mandi Li jadi kaka hanya punya handuk biasa di sini " jawab Leo
" baik lah tidak masalah aku akan mengunakan nya " jawab Lia sambil tersenyum pada Leo
" god girl, I love you " kata Leo sambil mengelus rambut Lia
" kalo begitu aku mandi duluan, setelah selesai mandi aku akan membantu kaka membersihkan diri lalu mengganti perban di luka kaka " kata Lia sambil beranjak dari tempat duduk menuju kamar mandi yg ada di kamar Leo
setelah masuk kedalam kamar mandi Lia baru ingat kalo dia tidak punya baju ganti, ahirnya Lia kembali ke luar
" ada apa sayang kamu gak jadi mandi " tanya Leo yg melihat Lia keluar lagi dari kamar mandi,kini Leo merubah pangilan nya pada Lia
" ka aku lupa kalo aku mandi, aku gak punya baju ganti " jawab Lia yg sedikit malu karna panggilan sayang dari Leo, Lia merasa belum terbiasa dari panggilan Li kini berganti menjadi sayang, dari sang kaka tercintanya
" oh iya kaka lupa " jawab Leo
" kamu bisa pake baju kaka dulu sayang ,besok kaka akan menyuruh anak buah kaka untuk membeli kan baju untukmu " lanjut Leo
__ADS_1
" ka " panggil Lia sambil berjalan menghampiri Leo yg sedang duduk di sopa
" apa sayang " jawab Leo
" bisa gak kaka gak panggil aku sayang " pinta Lia
" whay " tanya Leo
" aku masih merasa aneh aja " jawab Lia di samping Leo
" mulai sekarang kamu harus terbiasa mendengar pangilan sayang dari kaka, karna mulai saat ini dan seterusnya kaka akan manggil kamu dengan sebutan sayang " kata Leo sambil menarik Lia kepelukan nya
" ka " Lia kaget yg tiba-tiba di tarik oleh Leo
" aawww " ringis Leo karna Leo terlalu bersemangat narik Lia kepelukan nya sehingga membuat tubuh Leo tertindih oleh tubuh Lia yg kini berada di atas tubuh Leo
" kaka terlalu bahagia karna kaka bisa jadi kekasih mu Li sehingga membuat kaka lupa kalo tubuh kaka masih mempunyai beberapa bekas luka
" aku tau, karna aku juga merasakan hal yg sama seperti kaka, tapi jangan sampai kaka melukai diri kaka karna terlalu bersemangat seperti tadi " jawab Lia sambil membantu Leo menbenarkan posisi duduk nya
" I love you but I won't see you get well soon, agar kaka bisa melindungi aku seperti dulu, karna setelah kepergian daddy aku hanya bisa mengandalkan kaka " lanjut Lia sambil membelai wajah tampan Leo
cup
Lia mencium halus bibir merah Leo, serentak itu membuat Leo tidak dapat berkata kata, Leo hanya bisa membalas ciuman Lia dengan halus dan lembut
" I love you too ,I love you more more more " kata Leo dihadapan wajah Lia setelah mereka melepas ciuman nya
" emmmm,,,I Now ,tenk karna kaka telah bertahan melawan maut untuk ku " jawab Lia masih di hadapan wajah Leo yg di pegangi oleh nya
__ADS_1
setelah beberapa menit mereka menikmati moment yg sangat indah, Lia melepaskan tangan Dari wajah Leo, tangan Lia kini turun ke baju Leo Lia mulai membuka kancing baju Leo satu persatu, sontak aksi Lia membuat Leo, traveling
eeetttttt ussss jangan ngeres dulu ya gaes heee
" Li kamu mau ngapain " tanya Leo
" buka baju kaka " jawab Lia
" tapi sayang kaka belum siap kalo harus sampai ke tahap ini, lagipula kaka tidak akan melakukan hal yg lebih kepadamu sebelum kaka sah menikahi kamu " kata Leo yg mulai sesak karna aksi dari Lia yg mulai membuka seluruh kancing baju Leo lalu melepaskan nya dari tubuh Leo,tapi Lia melepaskan nya dengan pelan karna luka tembak di punggung Leo masih basah
" bisa gak kaka jangan berpikir yg tidak-tidak dan jangan banyak bicara ikuti saja kata-kata aku, sekarang aku mau tanya kaka pake celana pendek di dalam celana panjang kaka ini, kalo kaka memakai celana pendek lepaskan celana panjang kaka " suruh Lia pada Leo
" sayang apa yg ingin kamu lakukan " kata Leo pikiran nya tambah traveling lebih jauh
bukan nya menjawab Lia malah melongo melihat tubuh kekar Leo yg telanjang dada tanpa baju sekarang, itu membuat Leo tambah berpikir jauh ke arah sana
" sayang " panggil Leo pada Lia yg sedang pokus menatap nya, pangilan dari Leo segera menyadar kan Lia
Lia memalingkan wajahnya kesembarang arah karna malu, lalu Lia menjawab pangilan Leo
" iya ka,,, kaka jangan berpikir yg bukan-bukan aku hanya mau membantu kaka menyeka diri kaka sebelum tidur, aku pikir pikir lebih baik aku membersihkan kaka dulu, setelah itu baru aku akan mandi, setelah menyeka tubuh kaka aku juga harus mengganti perban yg membaluti luka kaka ini, Bagaimana aku bisa membantu kaka menyeka dan mengganti perban kalo kaka tidak melepas baju dan celana kaka, luka kaka kan ada di punggun sama di kaki, kalo kaka gak pake celana pendek aku akan mengambilkan handuk agar kaka bisa memakai nya " kata Lia sambil menunduk
" lagi pula aku juga tidak akan mau ngapa ngapain, dan di apa apain kaka sebelum aku sah jadi istri kaka " lanjut Lia sambil cepat berdiri berjalan ke arah kamar mandi untuk mengambil handuk dan air ke wadah begitu juga dengan handuk kecil untuk menyeka Leo
Leo menghela napas panjang menghilang kan pikiran kotor nya, lalu tersenyum sendiri karna mengingat pikiran nya yg sudah traveling kemana mana tadi, sambil melihat Lia yg berjalan masuk ke kamar mandi, Luka Leo memang masih harus terus di obati, dokter juga memberikan salep tadi untuk di oleskan ke luka bekas tembakan ,kalo perban nya di ganti
kamu benar-benar membuat aku panik sayang batin Leo
tidak lama kemudian Lia pun keluar dari kamar mandi membawa peralatan untuk menyeka dan handuk untuk Leo pake karna Leo hanya menggunakan ****** *****, sebelum Lia menyeka Leo Lia membiarkan Leo melepas celananya, saat Leo sedang melepas celana dan memakai handuk Lia membelakangi Leo sambil menyiapkan peralatan untuk menganti perban di luka Leo dan juga salep yg di berikan dokter, setelah selesai menyiapkan itu, Lia membantu Leo berjalan menuju kasur, karna luka tembak di kaki Leo membuat Leo berjalan tertatih tatih, menurut Lia jika Leo di seka di kasur itu akan lebih leluasa untuk Lia, membersihkan badan Leo sekaligus mengganti perban, Lia juga tidak akan susah dua kali membantu Leo berdiri karna harus pindah dari sopa ke kasur,,,jika Leo di seka di kasur Leo bisa langsung tidur di sana nanti setelah selesai
__ADS_1