
" aku merindukan mu dad, aku sangat merindukan daddy " kata Lia pada dirinya sendiri dengan menapat kosong ke arah hutan sambil meneteskan air mata
" apa yg harus ku lakukan sekarang, mom, dad , kenapa kalian meningalkan ku sendiri, apa yg harus ku lakukan tanpa kalian berdua, apa kah benda ini begitu berharga di banding dengan nyawa kalian, aku sangat tidak mengerti, kenapa daddy pergi tanpa menjelaskan tentang benda ini " kata Lia pada dirinya sendiri
saat Lia sedang bicara pada dirinya sendiri, Leo yg saat bangun tidak melihat Lia di samping nya bangun dari tempat tidur saat Leo melihat Lia ada di balkon, Leo menghampiri Lia lalu memeluk Lia dari belakang Lia yg tidak menyadari kedatangan Leo sedikit kaget tiba-tiba ada yg memeluk nya dari belakang ,Lia pun segera menghapus air mata nya
" kenapa kamu tidak membangunkan kaka sayang " bisik Leo ditelinga Lia
" aku tau kaka kurang tidur semalam Jadi aku sengaja membiarkan kaka tidur lebih lama " jawab Lia sambil berbalik menghadap Leo
" apa kamu habis menangis " tanya Leo
" no " jawab Lia
" jangan berbohong sayang kaka bisa melihat nya, Lihat mata kamu masih menyisakan air mata " kata Leo sambil mengusap air mata yg tersisa di ujung mata Lia
" aku tau aku tidak akan bisa menyembunyikan nya dari kaka, aku merasa aku benar-benar merindukan daddy dan momy saat ini ka, hik hik hik " jawab Lia sambil menangis
karna Leo tidak bisa berbuat apa-apa saat ini Leo hanya bisa memeluk Lia dengan erat untuk sedikit mengurangi ke sedihan Lia
" kamu harus tegar sayang, bukankah masih ada kaka disini " kata Leo sambil memeluk erat Lia
" ayo kita sarapan dulu, tadi kaka melihat sudah ada makanan yg tersedia di meja, kamu harus makan supaya punya tenaga, kalo kamu sakit siapa nanti yg akan mengurus kaka " ajak Leo pada Lia sambil menghapus air mata nya,lalu menuntun Lia masuk ke dalam
awalnya Lia tidak mau makan,karna sedang tidak berselera, tapi karna Leo sedikit memaksa lalu menyuapi Lia ahirnya mau tidak mau Lia memakan makanan nya
" I love you, kaka gak mau melihat kamu sedih seperti ini, apa keberadaan kaka di samping kamu, itu tidak berpengaruh untuk mengurangi kesedihan kamu sayang " kata Leo setelah mereka selesai sarapan
" Justru kaka alasan mengapa sampai saat ini aku bisa kuat, karna ada nya kaka di samping aku itu mengurangi kesedihan ku " jawab Lia sambil memegangi tangan Leo
" kalo begitu kaka mohon jangan menangis lagi, kamu tau satu air mata yg kamu teteskan, itu jadi satu goresan luka di hati kaka, kaka ingin kamu tau apa yg kaka rasakan saat melihat kamu menangis dan bersedih, kaka merasa seperti orang bodoh yg tidak bisa berbuat apa-apa saat melihat orang yg kaka cintai bersedih " kata Leo sambil memeluk Lia
Lia yg mendengar penuturan Leo memeluk erat sang kaka yg kini sudah menjadi kekasih nya
" I'm sorry ka aku tidak bermaksud membuat kaka merasakan semua itu " kata Lia
" kaka tau, kamu juga tidak bisa terus berpura pura kuat Di hadapan kaka, kaka hanya ingin kamu tau kalo kamu tidak sendirian sayang ada kaka disini, berbagilah kesedihan itu bersama kaka jangan kamu pikul sendiri ok " kata Leo masih memeluk erat Lia
" emmm aku janji mulai saat ini aku akan berbagi kesedihan aku dengan kaka" kata Lia
__ADS_1
" ini baru Lia yg ku sayang " kata Leo
" baik lah sekarang waktunya kaka membersihkan diri kaka, kaka juga harus mengganti perban di luka kaka, oh iya sebelum itu kaka harus minum obat kaka dulu " kata Lia
" siap Nona moroleo " kata Leo
Lia tersenyum ke arah Leo karna perkataan Leo yg menyebut kan nama belakang nya
" Nona moroleo emmm " kata Lia
" Ya karna mulai saat ini kamu sudah sah menjadi Nona moroleo " kata Leo sambil tersenyum ke arah Lia
" Ya terserah kaka saja " jawab Lia
" oh iya, sekarang kamu sudah mulai terbiasa kan melihat pria bertelanjang dada berada di hadapan kamu sayang " goda Leo pada Lia yg sedang memberikan obat padanya
" apaan sih ka " kata Lia sambil pergi memencet tombol telepon yg ada di kamar untuk menghubungi pelayan agar membawakan air hangat dan peralatan yg sudah dia siapkan tadi untuk menyeka tubuh Leo
setelah menghubungi pelayan Lia kembali menghampiri Leo, Leo yg sejak bangun ingin sekali mencium bibir mungil kekasih nya namun belum punya kesempatan sampai saat Lia mau kembali duduk Leo menarik tangan Lia yg masih berdiri di hadapan nya, Lia pun terjatuh di pelukan Leo
" ka sudah ku bilang jangan lakukan hal semacam ini lagi, luka kaka tuh belum sembuh " kata Lia sedikit kesal karna Leo tidak mau mendengar kan perkataan nya
cup
Leo langsung mencium bibir Lia dengan lembut ,jujur Lia juga menginginkan ciuman dari Leo apalagi dengan suasana hati yg masih sedih, Lia butuh sedikit kehangatan untuk meringankan kesedihan nya, jadi Lia tidak memberontak atow pun menolak ciuman dari Leo , Lia malah membalas ciuman itu dengan lembut, saat Lia dan Leo sedang bergulat antara bibir ke bibir tiba-tiba
tok
tok
tok
suara pintu di ketuk ,suara itu menghentikan aksi mereka berdua saat Lia ingin bangun dari atas tubuh Leo, Leo menahan tubuh Lia
" don't go kaka masih menginginkan nya "
cup
cup
__ADS_1
cup
Leo ******* kembali bibir Lia
" ka hentikan aku harus membuka pintu nya " kata Lia sambil sedikit mendorong dada Leo agar menghentikan ciuman nya
" just one second baby plis " jawab Leo memohon dengan manja
" no ka kasihan pelayan sudah menunggu di luar pintu " kata Lia sambil memaksa bangun dari atas tubuh Leo yg tertindih oleh nya di atas sopa
" nona saya mengantarkan apa yg nona pesan barusan " kata pelayan di balik pintu
" see " kata Lia sambil mengangkat kedua bahunya lalu berjalan menuju pintu
Leo cuma tersenyum ke arah Lia, Lia membuka pintu lalu mengambil apa yg dia pesan tadi dari tangan pelayan, Lia minta maaf kepada pelayan karna dia lama membuka pintu nya dengan alasan dia sedang membantu Leo, setelah itu Lia menyuruh pelayan itu membawa nampan bekas sarapan mereka, lalu sebelum pelayan itu pergi Lia tidak lupa mengucapkan terima kasih pada sang pelayan sang pelayan pun tersenyum ke arah Lia, dan bilang tidak usah berterimakasih karna ini memang sudah tugas nya
tapi karna memang Lia gadis yg sopan ramah Dan juga baik hati, dia tidak pernah sombong dengan apa yg dia miliki, sikap Lia membuat orang mudah menyukai dan menyayangi nya, karna itu walow Lia baru berada disana tapi para pelayan yg sudah bertemu dengan nya sangat menyukai dia
" ayo aku bantu buka baju kaka " kata Lia tidak banyak basa basi
" sayang Ko kamu terlihat kesal, apa kita tidak akan melanjutkan nya " kata Leo menjahili Lia
" ka pliss, luka kaka harus segera di obati biar cepat sembuh " jawab Lia yg gak mau meladeni Leo
" kamu terlalu manis untuk kaka abaikan " Kata Leo
" kaaaaa " jawab Lia kesal
" OK OK OK sorry " kata Leo karna melihat raut wajah Lia yg sudah ingin marah
" tenk sayang karna kamu sudah hadir dalam hidup kaka, kamu merawat kaka dengan penuh kasih sayang, kamu gadis yg cantik, ramah pada semua orang, baik hati Dan tidak sombong, dengan apa yg kamu miliki I love you so much " kata Leo
Lia yg sudah mulai menyeka tubuh Leo, berhenti sejenak
cup
Lia mencium bibir Leo lalu berkata
" I love you more more more, cuma kaka dan daddy ke dua yg aku miliki sekarang, berusahalah agar kaka cepat sembuh, karna aku butuh kaka yg sehat dan kuat, kaka adalah anugrah yg tuhan kirimkan untuk aku "
__ADS_1