
saat Lia sudah berada di depan pintu kamar tamu , Lia tidak langsung masuk dia mengintip dari balik pintu kamar , Lia melihat Leo yang sedang di obati oleh dokter , Lia sangat tidak bisa mengepresikan perasaan nya saat melihat luka di sekujur tubuh Leo yang sedang di obati dan di balut perban di bagian~bagian tubuh Leo oleh sang dokter
Leo sekarang hanya memakai celana, dengan tubuh bagian atas yang terbuka, dokter sedang mengobati luka tembak di tangan Leo, luka yang ada di dada dan di punggung bahkan di muka Leo, yang paling parah luka di tangan yang terkena tembak, karna tadi terus di hajar oleh lawan Leo, luka itu terus nengeluarkan darah hingga saat sang dokter mengobati luka itu, Leo terus meringis kesakitan
Lia yang tidak tega melihat kaka sekaligus orang yang dia cintai mendapat kan luka di sekujur tubuh nya, berpaling tidak ingin melihat, bahkan Lia tidak berani masuk dia hanya berdiri di balik pintu kamar tanpa Leo ketahui
" kenapa kamu selalu membuat hati ku tersiksa ka, apa perlu aku kembali ke kehidupan ku yang dulu , yang tidak mengenal mu sama sekali, agar aku bisa melupakan perasaan ku terhadap mu yang sering kali menyiksaku melihat mu terluka seperti ini, daddy baru saja mengenalkan ku pada publik tidak mungkin kalo sekarang aku harus pergi dari kalian " kata Lia pada dirinya sendiri di balik pintu
" hey gadis cantik kenapa kamu tidak masuk, aku kira kamu kekasih Leo ternyata kalian kaka beradik, maaf sebelum nya aku tidak tau, aku kira kalian pasangan kekasih,aku baru mengetahuinya kemarin saat tuan Andreas memberitahukan nya ke publik " kata sang dokter yang sudah selesai mengobati luka Leo dan memasangkan perban di luka Leo, kini dokter itu sudah ada di hadapan Lia dia akan pulang karna dia sudah selesai mengobati Leo
Lia yang sedang melamun, dia tidak sadar kalo dokter itu sudah ada di depan nya ingin keluar dari kamar tamu, karna akan pulang, Leo yang mendengar dokter berbicara pada seseorang menoleh ke arah pintu, terlihat Lia sudah berdiri di sana di hadapan sang dokter
" ya tadi saya akan masuk ,tapi saya mengurungkan niat saya karna takut menggangu pengobatan dokter pada kaka saya " jawab Lia
" oh begitu rupa nya ,saya sudah selesai anda sudah bisa masuk sekarang ,silahkan , saya pamit undur diri dulu nona " kata sang dokter
" ya silahkan terimakasih dok " jawab Lia
Lia dengan sedikit ragu berjalan masuk kedalam kamar dua menghampiri Leo yang kini tidak melepaskan pandangan nya pada Lia
Lia berjalan sambil memalingkan wajah nya tidak melihat ke arah Leo
" kenapa Li kamu memalingkan wajah kamu dari kaka, apa kamu masih marah pada kaka " tanya Leo pada Lia yang kini sudah berdiri di samping ranjang yang Leo tiduri
" apa aku berhak marah pada kaka , seperti nya aku tidak punya hak marah atow melarang kaka " jawab Lia penuh dengan kekesalan pada Leo yang tidak mau mendengar kan nya semalam
" aku akan mengambilkan sarapan buat kaka " kata Lia ingin berlalu pergi dari hadapan Leo, tapi sebelum Lia pergi dari sana Leo menarik tangan Lia, karna tarikan Leo sedikit kencang dan Lia pun sudah membalikan badan nya membelakangi Leo, ahirnya Lia terjatuh di atas tubuh Leo
" aaawwwww " Leo meringis kesakitan karna Lia menindih tubuh Leo yang penuh luka
__ADS_1
" kenapa kaka menarik tangan aku, aku jadi terjatuh ke atas tubuh kaka yang penuh luka " kata Lia sambil berusaha bangun dari atas tubuh Leo, tapi Leo berusaha menahan rasa sakit dan menahan tubuh Lia yang berada di atas tubuh nya agar tidak bangun dari atas tubuh nya
" ka lepaskan aku , aku membuat kaka tambah terluka " kata Lia masih mencoba bangun dari atas tubuh Leo
" yang membuat aku merasakan sakit itu bukan luka ini Li, kaka merasa sakit kalo kamu tidak mau bicara pada kaka ,dan kamu marah pada kaka ,itu lebih membuat kaka merasa sakit ketimbang luka yang ada di sekujur tubuh kaka " kata Leo di telinga Lia sambil memeluk tubuh Lia yang berada di atas tubuh nya
perkataan Leo barusan mampu membuat hati Lia berbunga bunga ,rasa kesal dan marah nya pada Leo seketika hilang karna mendengar ungkapan dari Leo
Lia diam tidak menjawab karna dia tidak tau apa yang harus dia katakan pada Leo
" apa kamu masih marah sama kaka " kata Leo
" bagaimana aku tidak marah pada kaka, kaka tidak mau mendengarkan aku semalam, dan lihat sekarang sekujur tubuh kaka terluka , kaka pergi kesana hanya dengan luka tembak di tangan kaka, tapi saat kaka pulang kaka mendapat luka di sekujur tubuh kaka, andai saja kaka mau mendengar kan aku semalam ,agar kaka tidak pergi menyusul daddy pasti kaka tidak akan terluka seperti ini " kata Lia yang masih berada di atas tubuh Leo
Leo tersenyum mendengar kekawatiran Lia pada nya
" biarkan seperti ini sebentar saja, dengan memeluk mu seperti ini membuat rasa sakit kaka hilang " kata Leo yang membuat Lia terdiam di atas tubuh Leo
" maaf nona ini sup yang anda minta " kata pelayan yang mengantar sup di depan pintu kanar , karna Lia tidak menutup pintu kamar saat masuk tadi
Lia terperanjat bangun dari atas tubuh Leo, saat sang pelayan memanggil nya, Lia merasa malu karna dia ketahuan sama pelayan sedang berada di atas tubuh Leo, Leo yang melihat Lia tersipu malu, tersenyum gemas melihat wajah imut Lia
Lia berjalan menghampiri pelayan yang ada di depan pintu lalu mengambil nampan yang berisikan sup dan nasi
" terimakasih bi, bibi boleh kembali " kata Lia
" sama~sama non permisi " jawab sang pelayan
" iya " kata Lia lalu Lia menutup pintu nya dan berbalik berjalan ke arah Leo, Lia melihat Leo yang tersenyum ke arah nya membuat dia jadi salah tingkah, Leo senang melihat Lia yang seperti ini, menurut Leo Lia terlihat menggemaskan jika sedang malu dan salah tingkah begitu
__ADS_1
" ayo kaka harus makan biar cepat sembuh " kata Lia sambil menyodorkan sendok berisikan makanan ke mulut Leo
Leo membuka mulut nya dan memasukan makanan yang Lia sodorkan ,walow Lia merasa salah tingkah tapi dia mencoba tenang dengan terus menyuapi Leo, sampai makanan yang ada di mangkuk itu habis
" mana obat yang harus kaka minum " tanya Lia
" di atas meja " jawab Leo setelah selesai makan Lia memberikan obat yang harus Leo minum
" sekarang kaka bisa istirahat ,tidurlah semalam pasti kaka tidak tidur, aku akan pergi keperusahaan " kata Lia
" daddy bilang untuk hari ini dan beberapa hari kedepan kita tidak usah berangkat dulu ke perusahaan, sebelum semua nya setabil , jadi kamu bisa menemani kaka di sini hari ini " jawab Leo
" apa kaka serius " tanya Lia
" apa kamu mulai tidak percaya pada kaka " jawab Leo
" maaf aku tidak bermaksud begitu ka, baiklah hari ini aku akan menemani kaka di sini, sekarang kaka tidurlah aku akan menunggu kaka di sopa, kalo kaka butuh sesuatu kaka bisa dengan mudah memanggil aku " kata Lia
" aku ingin kamu menemani kaka di sini " jawab Leo menunjuk tempat tidur di sebelah nya
" tapi ka " jawab Lia
" bukankah saat kamu sakit kemarin kaka menemani kamu di tempat tidur, kaka juga ingin kamu menemani kaka di samping kaka saat ini " kata Leo
Lia yang tidak bisa menolak permintaan Leo ,ahir nya naik ke atas kasur lalu berbaring di pinggir Leo, Leo memiringkan tubuh nya agar menghadap Lia, lalu Leo mengangkat tangan nya lalu menaruh tangan nya di pinggang Lia
" kaka baru bisa tidur kalo seperti ini " kata Leo di hadapan wajah Lia
Lia diam tidak menjawab karna dia tidak tau harus menjawab apa
__ADS_1