
Zephyr saat ini sedang berada di dalam Panti Melati, Nama Panti ini adalah Panti Melati. Panti Melati sudah ada sejak 30 Tahun yang lalu, Zephyr sangat terkejut setelah mengetahui kalau yang punya panti ini adalah lbu nya Ratih. Ratih juga di beri amanah untuk menjaga Panti ini setelah lbunya nanti terkena Musibah, Seperti sakit, atau mungkin Meninggal.
Yang Zephyr tidak duga itu si Ratih sendiri, Anak Nakal, tiba-tiba jadi anak baik yang mengurus panti. Di Combor apa ni Anak, kok kelakuanya bisa berubah, pikir Zephyr. Ia hanya bisa membanding-bandingkan Ratih yang dulu dengan yang sekarang. Saat bertemu Zephyr saja Ratih langsung jadi gadis Nakal lagi.
Zephyr di ajak Ratih mampir dulu di Panti, dan Zephyr hanya Menerima ajakanya. Karena ia bisa melihat ada banyak anak Kecil di dalam Panti. Bangunan Panti itu sendiri cukup besar, bisa menampung 200 Orang Lebih, sayangnya hanya ada 100bAnak saja yang ada di panti. Ratih memberitahu Zephyr kenapa bisa sedikiti, itu dikarenakan ada banyak yang mengapdopsi anak-anak dari Panti ini.
Dimulai dari yang umurnya 5 Tahunan, sampai umurnya yang 10 Tahunan. Sekarang yang tinggal di Panti hanya Anak umurnya sekitar 12 Tahunan dan 15 Tahun. "Sepertinya orang yang mau mengapdopsi Anak itu pilih-pilih ya? kenapa mereka hanya memilih Anak kecil? Bukanya Anak yang sudah Dewasa itu malah sopan dan punya Etika? Apa lagi Anak-anak Panti. Meskinya Mereka di Ajari hal-hal yang Positif. Biar lah aku juga tidak tau apa isi dari Pikiran orang yang mengapdopsi." Batin Zephyr
"Ini Dia kopinya, Ayo Cong di minum." Ucap Ratih membuatkan Kopi untuk Zephyr
"Hehhhhh... Zephyr, gua udah bilang nama Gua Zephyr." Ucap Zephyr kesal.
"Hehehehe... siapa suruh punya muka kaya Cewek gitu. Malah sekarang lo makin kayak cewek." Ucap Ratih sambil menyentuh wajah tampan Zephyr.
"Heleh... kau ini. Bagus lah, kalau kau sudah berubah begini, gua salud lo bisa berubah kayak gini Ck Ck Ck.... gimana nanti Temen-temen pada dengerya, Preman Sekolah jadi anak gadis berhati lembut..."' Ucap Zephyr sambil meledek.
"hikk.. uhukk-uhukk.!" Ratih terbatuk-batuk dengan urat di dahinya.
"Huffffff.... untung lu disini Zep, kalau enggak udah gua tampol !" Ucap Ratih semabari membawa nampan ke dalam dapur.
Zephyr melihat kelakuan Ratih hanya bisa menghela nafas, ia tarik ucapnnya tadi, kalau Ratih itu masih sama kayak dulu. Cuman situasi nya saja yang bisa buat ia kayak Dulu lagi. Zephyr melihati anak-anak yang sedang bermain-main, ia hanya tersenyum melihat ke arah mereka. Meskipun mereka tidak mempunyai keluarga Kandung, ataupun saudara Keluarga.
Tapi Mereka bisa tersenyum seperti itu, terlebih lagi mereka kelihatanya tidak ada rasa kekecewaan apapun itu tentang Orang tua kandung mereka. Mungkin dari sekian anak di Panti ini ada satu atau lebilh yang di Buang Orang tua mereka. Zephyr berfikir, "bukankah aku ini anak yang sudah di bilang beruntung? aku mempunyai lbu. dan ayah yang sudah merawatku sampai aku besar." Hanya saja Zephyr sudah menganggap ibunya itu wanita ******.
"Di bandingkan dengan anak Panti, aku merasa lebih beruntung dari mereka. biarlah, aku hanya akan membatu mereka di balik layar." Batin Zephyr memandangi anak-anak panti yang sedang bermain.
"Status." Ucap Zephyr membuka Status.
STASTUS
Nama: Zephyr Pratama
Umur: 20.
Kelamin: Laki-Laki
Garis darah: Pejuang Kuno.
Tubuh: Peseni Beladiri Kuno.
__ADS_1
Kemampuan: Mengemudi semua Kendaraan. Seni Beladiri Kuno.
Saldo: 750.000.000.00
Inventory: ******* ***** Bikini, Kunci Heli.
"Wihhhhhh... Aku udah kaya aja, 750 millyar? hihihi bukankah itu sangat banyak!." Batin Zephyr senang.
"Huhhhh... kok masih ada Bikini?." Ucap Zephyr Heran, karena ia merasa sudah membuang Bikininya.
[Itu dikarenakan Hikari menginginkan Tuan untuk menikmati Hidup. Harta dan Tahta sudah Tuan nikmati, hanya wanita yang belum tuan]
"Apa-apaan kau Hikari!!. Nanti juga akan ku pikirkan bagaiman menikmati wanita." Ucap Zephyr kesal dan menghela napas.
[Hikari hanya ingin Tuan segera menghilangkan Pikiran Mantan Tuan, jadi Hikari berinisiatif untuk membuat Tuan Nyaman dengan Wanita Lain.]
"Hahhh... aku tau kamu ingin aku melupakan J*lang itu, tapi aku belum puas kalau tak aku sendiri yang balas perbuatannya" Ucap Zephyr sambil mengingat J*lang itu berciuman Bersama Prianya.
"Hehehehe... gk akan lama lagi, bersenang-senang lah dulu. Habis itu barulah aku akan membuat penyesalan yang tiada taranya ke padamu Hihihi.." Batin Zephyr sambari tertawa mengerikan, di sertai hawa membunuh juga ada di sekitarnya.
"Ze-Zephyr k-kamu ti-tidak apa-apa?." Ucap Ratih yang kini sudah di dekat Zephyr dan merasa tercekik karna hawa membunuh Zephyr.
"Oh ya, omong-omong aku mau menyumbang kan sedikit Uang ke Panti ini, Boleh kan?." Zephyr bertanya kepada Ratih yang saat ini duduk di sebelahnya.
"Hmmmmm... kalau kamu ingin menyumbang... boleh saja sih, tapi kan kamu tuhh... Kayaaa kan... Pasti punya uang banyakkkk..." Balas Ratih sambil memberi kata-kata Lebay ke pada Zephyr.
"Dasar gk ada malunya." Guman Zephyr.
"Apa!? apa yang kamu bilang tadi!?" Tanya Ratih dengan nada geramnya.
"Bukan, bukan apa-apa hehehehe..." Jawab Zephyr buru-buru.
"Ini, hanya ada beberapa di dalam Amplop." Zephyr menyerahkan Amplot berwatna coklat.
"Terimaksih"' Balas Ratih menerima Amplot Zephyr dengan senyumanya.
"Apa kamu mau pulang?." Lanjut Ratih.
"Benar, aku sudah pergi dari Siang tadi, dan sekarang sudah sore" Balas Zephyr sembari melihat keluar jendela, dan nampak langit sudah berwarna Oren.
__ADS_1
"Baiklah kalau kamu sudah mau pulang." Balas Ratih seperti enggan jika Zephyr pergi.
"Hahahahaha... apa kamu sebegitunya ingin aku tinggal disini?" Zephyr bertanya setelah melihat raut wajah Ratih.
"Ihhhh... kamu tuh yaaa!" Balas Ratih tersipuh malu.
"Hihihihi.. Wanita tetap Wanita, apapun itu yang menyangkut gombalan Pria Ganteng seperti ku, pasti mereka akan Klepek-klepek" Batin Zephyr melihat perubahan muka Ratih.
"Kalau begitu aku pamit dulu ya." Salam Zephyr kepada Ratih yang kini Zephyr sudah berda di dalam mobil.
"Yaaaa hati-hati." Balas Salam Ratih.
"Hati-hati Kak." Ucap Reza yang ada di samping Ratih.
"Kapan-kapan main lagi kesini Kak" Ucap Anak-anak lainya.
"Baiklah, aku nanti akan kesini lagi. Nanti kakak bawain mainan buat Kalian Semua." Balas Zephyr sambil melambaikan tangan, dan menancap gas Mobil Vanenonya.
"Hahhhh... Sudah pergi aja dia... Baiklah, Ayo Anak-anak. Kalian belum mandi, cepat mandi sana!!" Teriak Ratih ke anak-anak.
"Baik Mbak!.!" Jawab Anak-anak serempak.
Ratih pun berjalan masuk ke dalam Panti, dan masuk di ruangan yang di pintunya bertulis Ruangan Pengurus. Ratih membuka pintu dan masuk secara perlahan-lahan. Di dalam Ruangan ada meja serta kursi, Terlihat di kursi Besar ada seseorang yang sedang membaca artikel-artikel tentang Panti.
"Ibu aku mau memberikan ini , tadi temen ku mampir kesini, dan menyumbangkan Uangnya." Ucap Ratih ke Wanita yang sedang membaca tadi, ternyata wanita itu lbu Ratih.
"Owhhhh... Temen mu yang mana Rat?." Tanya lbu Ratih.
"Itulohhh... Yang sering Ratih Kerjain Hehe.." Balas Ratih cengengesan.
"Hedehhhh... Zephyr ya?" Tanya lbu Ratih.
Ibu Ratih pun membuka Amplot yang di berikan Zephyr saat membukanya. Tangan Ibu Ratih gemeter tak karuan, Ratih yang melihat tingkah aneh Ibunya pun melihat apa yang terjadi. Saat ia melihat Kertas yang di pegang lbunya, ia langsung kaget sekaget kagetnya.
"10 juta!" Teriak Ratih Kaget.
Di tempat saat ini Zephyr berada.
Saat ini Zephyr sudah ada si depan gerbang Rumah, dan para penjaga membukakan Pintu Gerbang setelah melihat Mobil vaneno Zephyr. Zephyr masuk ke halaman Rumah dengan perlahan-lahan, dan memberikan kunci ke penjaga biar penjaga yang memarkirkan mobil Zephyr.
__ADS_1
"Akhirnya pulang juga, Hufffff.." Ucap Zephyr menghela nafas lega.