
Saat ini Zephyr sedang berkendara dengan Mobil Vanenonya. Dan di sebelahnya ada gadis yang bernama Tia, gadis itu adalah teman Pas SMP Zephyr dulu. Tia itu Periang, Baik hati, Suka bercanda, yang paling penting, Tia sangat pengertian kepada teman-temannya.
Tia saat SMP dulu adalah Bunga sekolah, meskipun gk cantik-cantik amat, tapi sifat kemulianya lah yang membuat Tia di gemari di kalangan Pria. apalagi sifat setianya, dulu pernah ia mempunyai pasangan, tapi naasnya Pasangan Tia berselingkuh. Si Pria itu berakhir di rumah sakit. Bagaimana tidak, Tia adalah Favorit Pria di kalangan anak SMP dulu, dan Pria yang menyakiti Tia berakhir di rumah sakit di hajar Fans Tia.
Saat ini Zephyr sedang berada di samping gadis ldola itu, Zephyr juga agak terkejut kalau Tia tiba-tiba muncul di hadapannya lagi. Sudah 5 Tahun Zephyr tidak melihatnya, dan ia saat ini makin cantik. Kalau Fans nya dulu ngeliat Tia sekarang, Zephyr yakin mereka akan sangat senang. Apa lagi ldola mereka semakin Cantik, Zephyr melihat Tia sekilas, Seperti ada aura yang mendominasi sekarang.
Zephyr ingat, dulu Tia adalah Wanita yang lemah lembut dan Baik Hati. Tapi sekarang, entah apa yang membuat Zephyr berpikir Tia tidak sesederhana. Aura yang dikeluarkan Tia saat ini sangat mencenkam. Zephyr berhalusinasi sedikit, kalau dulu mungkin ia merasa berada di dekat Binatang Buas yang seakan-akan bisa menerkamnya kapan saja. Tetapi karna System Zephyr hanya merasakan aura misterius saja.
Karena rasa penasaran Zephyr tidak bisa terbendung, akhirnya ia bertanya kepada Tia.
"Tia, selama ini kamu dimna saja?. Maksudku kamu sekolah dimana?" Zephyr bertanya dengan hati-hati.
"Hmmmm... saat aku sudah lulus SMP dulu. Aku langsung dibawa oleh keluargaku ke tempat yang sangat Terpelosok. Disana bahkan tidak ada yang namanya Listrik." Tia Membalas Ucapn Zephyr.
"Tidak ada Listrik?." Balas Zephyr tidak percaya akan ucapan Tia.
"Aku jujur, disana tidak ada Listrik sama sekali. Penerangan nya saja pakek Obor ama Ublik." Balas Tia dan Zephyr semakin tercengang.
"Apa kamu tinggal disana selama 5 Tahun?" Zephyr kembali bertanya.
"Benar, aku disana tinggal lima... Bukan lima Tahun sih, lebih tepatnya Empat Tahun lebih setengah Tahun." Balas Tia.
"Aku gk nyangka kalau Kamu bisa bertahan disana." Ucap Zephyr sambil menggelengkan Kepala.
"Hehehe... Begitulah." Tia hanya bisa tersenyum menanggapi Ucapan Zephyr.
"Emang nya kamu disana ngapain saja? bukan kah Empat Taun Setengah itu sangat Lama." Zephyr bertanya sekali lagi.
"Hehehehe... itu...." Tia nampaknya enggan menjawab pertanyaan Zephyr.
"Sepertinya ia tidak ingin orang lain tahu. apa itu rahasia yang besar? kayaknya iya." Batin Zephyr, walaupun Zephyr nampak biasa saja, tapi di benaknya ia penasaran bagaimana kehidupan Tia disana.
__ADS_1
"Kamu tidak usah menjawabnya, semua orang pasti punya rahasia masing-masing." Ucap Zephyr sambil memberhentikan Mobil, karena di depan ada lampu Merah.
"Hehehe... maaf kalau aku tidak bisa menjawanya." Ucap Tia.
"bukan masalah, aku sendiri juga punya Rahasia yang sangat Besar." Batin Zephyr heheh.. Mungkin lebih besar daripada semua rahasia yang ada di dunia.
"Tidak apa-apa. Owhhhh iya, apa kamu kesini ber sama Ayah dan lbumu?." Ucap Zephyr agar tak mati topik.
"He em.. aku, Ayah dan Ibu, juga sama keluarga Jauh pulang ke Kota Vilgas." Jawab Tia.
"Keluarga Jauh?, Owhhhh Keluarga yang berada di Tempat Plosok itu? apa kamu juga punya Keluarga disana?." Zephyr bertanya, karena ia sangat penasaran dengan identitas Tia.
"Benar, Ayah ku yang mempunyai keluarga disana." Balas Tia sambil melihat Zephyr, saat itu Zephyr juga melihat ke arah Tia.
Tia buru-buru memalingkan Wajahnya, Zephyr bisa melihat Rona merah di Pipinya Tia. Bukan Zephyr namanya kalau tidak mengetahui apa yang di alami Tia. Zephyr menebak mungkin Tia Masih memiliki rasa kepadanya. Zephyr juga mengagumi sosok Tia. Karna kesetian Tia itu.
"Wanita emang gitu ya kalo suka pasti ke gini, hahhh... aku cape" Gumam Zephyr memacu mobil dengan kencang.
"apa? kayak nya kamu bilang sesuatu?" Ucap tia bertanya.
Zephyr berusaha mencari topik agar tidak canggung di dalam mobil yang sedang dalam perjalanan.
"Tia." Zephyr memanggil Tia.
"Ada apa?." Balas Tia.
"Bukankah kamu agak berubah ya?." Zephyr bertanya.
"Berubah gimana?." Tia memiringkan Kepalanya, tidak mengerti ucapan Zephyr.
"Saat aku di dekatmu, aku tidak merasakan Hawa keimutan lagi di sekitar tubuhmu, dan hawa kehangatan. Sekarang aku samar samar merasakan aura misterius!" Zephyr berkata dengan jujur, karena Ia ingin tau apa yang akan di ucapkan Tia.
__ADS_1
"Ah... Itu... maaf heheh Hmmmm.." balas tia gelagapan bingung mau jawab apa.
"Sepertinya ia memiliki rahasia lainnya." Batin Zephyr menduga Tia ini memiliki banyak rahasia di keluarganya.
"Kenapa?" Zephyr bertanya ke tia, seakan-akan Ia terus mendesaknya untuk mengucapkan rahasia miliknya.
"Hahh.... Apa nanti kamu tiak akan tertawa saat aku jujur?." Tanya Tia kepada zephyr.
"Tertawa? mungkin ia memiliki kenangan yang lucu, baik lah aku ingin mendengarnya." Batin Zephyr penasaran sekaligus bersemangat.
"Apa itu?, aku juga gk akan tertawa."' Balas Zephyr.
"Sebenarnya, aku ini Pejuang Beladiri." Ucap Tia sambil menunduk, entah kenapa ia menunduk mungkin malu, mungkin juga ia malas membahas tentang arah pembicaraan ini.
"Pufttt.. Hahahahaha.." Zephyr tertawa sangat keras di dalam Mobil, bahkan mobilnya sempet oleng karena ia tidak fokus saat menyetir, karena mendengar Ucapan Tia.
"Tuhhh... kan... kamu ketawa ihh.." Ucap Tia kesal sambil melototi Zephyr dengan rona merah di pipinya.
"Bukan begitu. Gimana gk lucu cobak, gadis baik dan ceria seperti mu. Apa lagi dulu kamu tidak suka yang namanya kekerasan, dan sekarang Kamu bilang, kamu itu seorang Pejuang Beladiri? Hahahaha.. itu adalah hal yang sangat menggelikan kalau di ingat-ingat waktu dulu saat kamu SMP" Zephyr menjawab sambil menahan tawa.
"Hmppp.. aku tau pasti kamu tertawa."' Ucap Tia sambil memalingkan Wajahnya.
"Ehhhh... dia ngambek, ah kalo lagi ngambek gitu tambah cantik" batin zephyr sambil memandang wajah Tia
"Maaf-maaf, aku salah. kalo gitu kamu mau minta apa nanti aku kabulkan." Ucap Zephyr biar Tia senang. Karna ia tak mau melihat gadis cantik itu merajuk terus.
"Benarkah?." Jawab Tia bersemangat, ia tak sadar Saat ini ia tengah menggenggam tangan Zephyr.
"naaaah... kan udah ku bilang, dia gak akan ngambek lagi." Batin Zephyr lega, Zephyr sengaja tak menyadarkan Tia, Zephyr juga menikmati genggaman tangan Tia.
"Benar!" Jawab Zephyr dengan mantap.
__ADS_1
"Boleh kah aku Memilikimu?" Ucap Tia.
"Bole-ehhhh... Apa?." Tanya Zephyr kaget