Feel Yourself

Feel Yourself
Villa Ini Sangat Besar


__ADS_3

Setelah Zephyr keluar dari Gang itu bersama dengan Lina dan Luna, Ia pun memberhentikan Taxi yang tak jauh darinya. Taxi berhenti, Zephyr menyuruh Lina dan Luna untuk masuk ke Taxi.


"Kemana Mas?" Tanya supir kepada Zephyr


"Ke Perumahan Elit" Balas Zephyr dengan di tanggapi tatapan tak percaya dari Supir Taxi.


"Sudah jalan saja" Pinta Zephyr dengan nada jengkel kepada sang sopir


Mobil Taxi itu pun akhirnya berjalan menuju ke Perumahan Elit, di sepanjang jalan. Zephyr tidak berbicara ke pada siapa pun, karena ia sibukdengan Sistem.


"Sistem, apa surat Villa sudah atas nama ku?" batin Zephyr bertanya ke System


[Benar Tuan, kunci dan Surat dari Villa itu sudah ada dia Inventory]


"Baiklah, kalau begitu aku jadi Lega" Ucap Zephyr menghela napas


Sekitar setengah jam Zephyr bersama lina dan luna berada di perjalanan menuju Perumahan Elit, meskipun namanya Perumahan. Tapi di dalam hanya Berisikan Villa Mewah dan Mahal pastinya. Yang paling Mewah dan Mahal adalah Villa Milik Zephyr yang baru didapatnya dari System


Villa Golden Star! namanya saja sudah mendominasi, apa lagi Villanya? Villa itu sangat besar, dan Mewah. Zephyr sudah tidak sabar untuk menempatinya, Zephyr berpikir ada yang kurang, ia baru ingat belum membeli pakaian. Ia pun bertanya kepada System


"Sistem, apa di Shop ada Baju dan Celana?" Zephyr bertanya ke Sistem.


[Ada Tuan, Pakian Dalam Pria, Wanita juga ada. Bikini Juga Ada Tuan]


"Apa-apaan kau ini! Bikini?! yang benar saja! pasti aku akan memperkerjakan pelayan cantik nanti! dan menyuruh mereka untuk mermakainya!." Umpat Zephyr Dalam benaknya sendiri.


"Biarlah aku jadi bajingan, jangan salahkan aku. Salahkan Sistem yang membuatku begini!." Batin Zephyr.


[Lah saya salah apa Tuan?]


"Bukan apa-apa" Balas Zephyr singkat.


Tak lama kemudian, Taxi berhenti disebuah Gerbang masuk tempat Perumahan Elit. Taxi yang Zephyr tumpangi di hampiri seseorang, ia pun sudah duluan turun. Dan membayar Uang Taxi, Lina dan Luna juga Keluar saat aku memimpin Keluar duluan.


"Ada yang bisa saya bantu Tuan?." ucap penjaga menghampiri Zephyr.

__ADS_1


"Ramah juga ni Penjaga, kebanyakan para Penjaga tempat beginian biasanya pada Sombong semua." Batin Zephyr


"Tidak apa-apa, hanya mau masuk" Balas Zephyr dan ia ingin melihat Bagaimana tanggapan si penjaga.


"Apa Tuan punya Kenalan disini, atau Tuan punya Villa Didalam?" ucap Penjaga bertanya.


"dugaanku salah, ternyata penjaga ini masih ramah." Batin Zephyr kagum


"Ya betul, saya punya Villa didalam, bapak bisa antar saya ke Villanya?" Ucap Zephyr sopan, karena Penjaga ini juga Sopan.


"oh, bisa tuan mari saya antar, Tuan nya tinggal di Villa mana?"


"Baiklah, aku akan memberi Tips ke Orang ini." batin Zephyr berniat memberi tips penjaga


"Villa Golden Star" Ucap Zephyr sambil mengeluarkan Kunci Rumah yang ada gantungan nomer satu di Kunci.


Gantungan itu bukan gantungan Biasa, tapi dibuat khusus untuk pemilik Villa di dalam Perumahan Elite ini. Penjaga yang melihat Gantungan kunci Zephyr langsung menunduk minta maaf.


"Maaf Tuan! Saya tidak tau jika Anda Pemilik Villa Golden Star!" Ucap penjaga dengan nada penyesalan


"Tidak apa-apa, kalau begitu. antar saya kesana." Ucap Zephyr yang kelelahan.


Zephyr menoleh ke arah Lina dan Luna yang dari tadi termenung, Zephyr mengajak mereka dengan menggandeng kedua Tangan Masing-masing.


"Ayo masuk, kita akan istirahat nanti." Ucap Zephyr sambil tersenyum ke mereka berdua.


"Ummm.. Baiklah Paman." Balas mereka bersamaan.


"kok ada yang menjual anak secantik mereka berdua ini Bukankah kalau dirawat Lina dan Luna ini akan menjadi ldol yang terkenal nantinya? apalah pikiran Kedua Orangtua Lina dan Luna. Bodoh sekali mereka, kalau mereka nanti ingin Luna dan Lina balik. akan ku buat hidup mereka sengsara" Batin Zephyr dengan yakin.


Zephyr pun berjalan di pimpin Penjaga beberapa menit lamanya! "jauh bener sih Villa ku! kayaknya aku nanti beli mobil aja deh, biar gampang gitu. Btw ni taman besar juga ya, kenapa jalan di Rumahku ada di tengah-tengah Taman ini. Mungkinkah Ini Tamanku? Coba ku tanya System" batin Zephyr melihat sekeliling


"Sistem, Tanah yang kumiliki disini patokanya dimana saja.?" Tanya Zephyr dengan nada malas


[Patokan Tanah Milik Tuan ada di setiap Sudut Taman yang tuan tempati sekarang. Bentuk Tanah Tuan Persegi, Taman ini dibuat khusus untuk Mempercantik Villa Golden Star.]

__ADS_1


"Besar amat! Kayaknya aku jadi Beli mobil dah." Zephyr berbicara kepada Sistem.


Tanpa ia sadari, Zephyr sudah berada di depan Gerbang besar, dengan warna keemasan dan corak putih. Gerbang serta tembok ini Megah!. Sangat Megah, apa Lagi Villa besar yang ada di dalamnya.


"Tuan kita sudah sampai." Ucap si Penjaga ini kepada Zephyr.


"Terimaksih sudah mengantarku kesini." Balas Zephyr sambil berterimakasih.


"Bukan masalah Tuan."


"ini ada Uang sedikit Buat Bapak." Zephyr menyerahkan 10 lembar seratus ribu.


"Ini..." Si penjaga tertegun sejenak.


"Kayaknya Penjaga ini sepenuh hati mengantarkanku kesini, biasanya orang-orang akan meminta Jatah untuk hal yang menyangkut dirinya." Batin Zephyr Kagum


"Tidak apa-apa, Bapak gunakan Uang ini buat beli Rokok dan makan." Zephyr menyalami tangan penjaga itu sambil menyerahkan Uang nya.


Zephyr tidak memperdulikan Apa yang nanti Panjaga itu perbuat setelah menerima Uangnya, Ia pun berjalan ke arah gerbang dan membukanya dengan Kunci di tangan Zephyr sekarang ini. Meskipun Rumahnya Besar, tapi Sistem penjagaan Gerbang semuanya Manual.


Seperti saat ini, Zephyr membuka Gerbang Villa dengan Manual, biar terkesan Kuno gitu. Ia juga kepikiran untuk menyewa penjaga, untuk menjaga Lina dan Luna nanti, ia tidak ingin Luna dan Lina Kenapa-napa. Zephyr sudah menganggap mereka berdua selayaknya adik kandung.


Karena Zephyr dari Dulu sangat ingin mempunyai seorang saudara kendung. Tapi begitulah keadan keluarga Zephyr, karena ibu Zephyr itu Ayahnya sama sekali tak bisa Move on. la selalu saja kepikiran dengan wanita itu.


Dulu ia pernah membicarakan ini kepada Ayahnya saat Zephyr beranjak SMP. "aku ingin saudara, Meskipun bukan Kandung, Aku akan menganggap mereka saudara Kandungku." ucap Zephyr dulu kepada ayahnya.


Ayah Zephyr hanya menjawab sederhana. "Baiklah" Tapi nyatanya sampai Ajal Ayah Zephyr menjemput ia tak pernah memiliki Saudara.


Zephyr punya Keponakan, Keluarga Ayahnya tapi mereka semuanya tinggal di luar Pulau. Saat Ayahnya Meninggal Semua orang datang, kecuali Kakak Ayah Zephyr. Karena ia berada di Luar Negri, dan saat mendengar kalau Adiknya Meninggal, ia lah yang membantu biaya semua pemakaman Ayah Zephyr.


Memang, Semua Keluarga Kandung Ayah Zephyr itu di Gambleng untuk menjadi Keluarga Baik sama Kakek dan Nenek. Memiliki Akhlak dan Moral, jadi Kalau ada Keluarga yang terkena musibah, keluarga lainya akan membantu si keluarga yang terkena musibah itu.


"Hahhhh... Aku ingin Melihat Bayi Om Tegar." Ucap Zephyr saat mengingat Adik Ayahnya itu membawa Bayi serta Istrinya saat Pemakaman.


"Ada apa Paman?." Tanya Lina di sebelah Zephyr

__ADS_1


"Bukan Apa-apa, ayo Masuk kedalam, setelah itu kita istirahat." Balas Zephyr sambil membuka Pintu Villa Golden Star!


"Ummmmmm.." Mereka berdua hanya Mengangguk.


__ADS_2