Feel Yourself

Feel Yourself
Istirahat Sejenak


__ADS_3

Zephyr dan kedua adiknya saat ini sedang menikmat makanan mereka, di tempat nasi padang. Berada di pinggir jalan dekat Perumahan. Zephyr berniat makan di Restoran, tapi saat Zephyr meminta rekomendasi ke Sebas ia di beritahu bahwa Nasi Padang di dekat perumahan lumayan enak.


Zephyr saja sudah habis dua piring dan saat ini ia menambah lagi, jadi total yang ia makan sudah tiga piring. Lina dan Luna pun juga sama, mereka berdua sudah menghabiskan dua piring setelah itu Luna dan Lina tidak menambah lagi, sepertinya kapasitas perut mereka sudah di ambang batas.


"Lina, Luna, apa kalian belajar dengan giat?." Zephyr bertanya setelah piring ke tiga sudah habis.


"Emmmm... kami berdua belajar dengan giat." Jawab Mereka berdua.


"Bagus lah, kita menunggu makanan nya sampai ke perut, setelah itu kita jalan-jalan lagi."' Ucap Zephyr sembari menyeruput es teh anget.


"Emmmm." Mereka berdua mengangguk.


Selang beberapa menit, Zephyr melihat ada beberapa preman yang masuk ke tempat Nasi Padang. "Baru datang sudah rusuh" Batin Zephyr. teriak-teriak ingin makan dan ngobrol dengan suara yang sangat keras. Pelanggan yang berdeketan dengan meja preman itu langsung menjauhkan diri dan sial nya ada wanita yang membawa bayi di panggil oleh preman itu.


"Heyyy kau cepet sini!" Perintah Preman 1.


"T-tidak m-mau." Jawab lbu yang membawa bayi di gendonganya.


"Wahhhhh.. Bro berani ngelawan dia." Ucap Preman 3 sambil bergelagat layaknya preman.


"Hehehehe... Neng manis jangan takut, kamu hanya duduk disini temenin kita." Ucap Preman 2 sambil menjahili lbu itu.


"Ja-jangan sen-sentuh." Ucap lbu ini sambil menepis tangan Preman 2.


Zephyr pun tahu kenapa ibu itu di goda, karena parasnya yang seperti Milf dan tubuh ibu itu sangat menggoda bagi para pria hidung Belang. Apa lagi Oppainya yang besar itu, pasti sangat nikmat saat melakukan Paizuri bersamaan dengan Oppainya.


"Hahahaha... tenang saja, mas akan baik kok. Jangan takut." Ucap Preman 2 lebih agresif saat hendak melecehkan ibu itu.


"Hahahaha... tenang saja, mas akan baik kok. Jangan takut." Ucap Preman 2 lebih agresif saat mau melecehkan ibu itu.


"Ini orang kenapa sih? ada adek gua disini, kalau mau ngelakuin begituan jangan disini." Zephyr sudah merasa terganggu jadi ia menegur preman itu.


"Heyy... bisakah kalian berhenti!." Ucap Zephyr dengan penuh suara penekanan.


Ketiga Preman itu langsung merending dan tubuh mereka bergetar takut. mereka bertiga sangat ketakut sekarang, karena Zephyr sedikit mengeluarkan aura membunuh yang ia pusat kan ke arah Preman itu.


"Br-bro, k-kita per-pergi aja." Ucap Preman satu langsung kabur dengan cepat, di ikuti oleh kedua teman nya.


Akhirnya suasana Warung Nasi Padang pun kembali ceria dan semua orang menatap Zephyr dengan rasa penuh kagum. "Kenapa sih orang-orang ini? kok serem ya di tatap begini." Batin Zephyr Setelah itu lbu yang membawa bayi berjalan ke arah mejanya.


"Terimaksih Tuan." Ucap lbu itu sambil menunduk kan kepala.


"Ya, mereka mengganggu suasana ku, jadi aku hanya menegurnya." Ucap Zephyr sembari melihat wajah Ibu itu.


"Eh... kayaknya aku kenal dia deh, Bukanya dia itu Kakak kelasku dulu?." Batin Zephyr sempat megingat wajahnya.

__ADS_1


"Mbak Farisa ya?." Zephyr pun bertanya, karena ia sangat penasaran.


"Ehhhh... lya Tuan, kok Tuan tau nama saya?" Jawab Farisa terus bertanya kembali.


"Hahahaha... Duduk sini dulu mbak." Ucap Zephyr senang karena bertemu dengan Kakak kelas, setalah Farisa duduk.


"Masa Mbak gak kenal aku?" Ucap Zephyr dengan bertingkah sok keren.


"Kok muka kamu mirip Zephyr ya, jangan-jangan hahh.!" Ucap mbak farisa yang mukanya sudah terkejut.


"Ya mbak, aku Zephyr yang dulu waktu SMP" Ucap Zephyr sambil tersenyum.


"Owalah, gk nyangka aku iso ketemu neng kene karo kowe."' Ucap Mbak Farisa sambil tersenyum juga.


Zephyr pun berbicang sejenak dengan Mbak Farisa tentang masa SMP dulu, Zephyr juga ngenalin Lina dan Luna. Setelah beberapa menit berlalu, Zephyr jadi penasaran lagi dengan bayi yang sedang di gendong Mbak Farisa. Karena udah ada kesempatan bertanya, Zephyr langsung bertanya bayi siapa itu.


"Ngomong-ngomong, yang di gendong Mbak itu siapanya?" Zephyr bertanya semabari menoleh ke arah Bayi di gendongan Mbak Farisa.


"Oh, ini..." Tiba-tiba Mbak Farisa menjadi sedih.


"Lahhh... Kenapa ni?." Batin Zephyr tiba-tiba jadi bingung.


"Ini Anakku, baru dua bulan lalu aku lahiran." Lanjut mbak Farisa.


"Owhhhh.. jadi gitu ya, tapi kenapa mbak sedih?" Zephyr bertanya dengan ekspresi penasaran.


"Waduh. Gwat nih, gua malah ngungkit masalalu Mbak Farisa." Batin Zephyr dengan merasa bersalah.


"Aku jadi merasa bersalah mbak, soalnya gak tau kalau ada kejadian seperti itu." Ucap Zephyr.


"Gk apa-apa, musibah biarlah berlalu." Ucap Mbak Farisa yang saat ini senyum nya sudah mekar kembali di bibirnya.


"Hehe.." Zephyr hanya tertawa melihat Pengalaman Pahit Mbak Farisa ini.


Lina dan Luna dari tadi hanya menyimak pembicaraan Zephyr dan Mbak Farisa.


"Mbak Farisa tinggal dimana?" Zephyr bertanya, menurutnya akan menjadi sulit ketika di tinggal Kepala keluarga. Apa lagi saat ini ada Bayi kecil yang harus di besarkan.


"Aku tinggal di kosan deket sini." Jawab Mbak Farisa.


"Kosan? hmm jadi begitu ya." Ucap Zephyr sembari menampilkan pose berpikir.


"Gimana kalau Mbak Farisa ku jadikan aja Pelayan tambahan di Ruamahku? bukanya hanya ada 10 pelayan wanita sama 10 Pelayan Pria? Oh dan juga jika di ingat Penjaga nya ada 50, jadi totalnya 70." Batin Zephyr memikirkan pekerjaan yang cocok untuk farisa.


"Kerja nya apa Mbak?." Zephyr kembali bertanya dengan wajah serius.

__ADS_1


"Belum dapet kerjaan sih Hehe..." Balas Mbak Farisa dengan cenggengesan.


"Owhhhh.. Kebetulan Mbak, ada pekerjaan di tempatku, Mbak mau?." Zephyr menawarkan pekerjaan ke Mbak Farisa.


"Ehhhh... bener?." Tanya Mbak Farisa.


"100% Pasti Bener." Balas Zephyr dengan senyumannya yang mampu memikat para janda.


"Kalai begitu, aku mau telepon orang Rumah dulu." Lanjut Zephyr Menelepon Sebas, sambil berjalan agak menjauh dari meja makan.


"Halo, ada yang bisa saya kerjakan Tuan?" Tanya Sebas.


"Sebas tolong bawakan Mobil ke Warung Nasi Padang yang kamu kasih tau waktu itu." Ucap Zephyr dengan suara berwibawa.


"Baik Tuan" Balas Sebas.


Zephyr langsung menutup telepon, dan berjalan ke arah meja makan yang ia tampati tadi. Setelah itu Zephyr mengobrol kembali dengan Mbak Farisa, Zephyr juga tidak sedikit bermain dengan Bayi nya Mbak Farisa, Luna yang dari tadi hanya diam saja. Tiba-tiba mengajak Bayi Kecil untuk bermain denganya. Tak Butuh waktu yang lama, sebas sudah datang dengan membawa Mobil Vaneno Zephyr. Sebas langsung menghampiri Zephyr.


"Tuan saya sudah membawa Mobil yang Tuan suruh tadi" Ucap Sebas sembari meninduk.


"Baiklah, ajak Mbak Farisa pulang, dan tempatkan Mbak Farisa di kamar Khusus." Perintah Zephyr sambil mengarahkan pandanganya ke Mbak Farisa.


"Baik Tuan." Balas Sabas dan membawa Mbak Farisa yang sudah kebingungan dari saat Sebas muncul.


"Luna, Lina, ayo Pulang." Ajak Zephyr kepada Adiknya.


"Apa gk jadi jalan-jalan?" Lina bertanya.


"Benar, apa kita gk jadi jalan-jalan Kak?." timpal luna juga bertanya.


"Kakak akan membawa Kalian jalan-jalan bukan menaiki mobil." Ucap Zephyr sambil berjalan ke kasir.


"Lah terus naik apa?." Luna bertanya.


"Naik Heli." Jawab Zephyr menyerahkan beberapa lembar seratus Ribuan ke Responis.


"Ambil kembalianya." Lanjut Zephyr.


"Terimakasih Mas." Ucap Responis sumringah.


Akhirnya Zephyr, Luna dan Lina berjalan keluar Warung Nasi Padang, setelah tiba di parkiran. Mobil Zephyr sudah di kerumuni Orang yang sedang berfoto-foto dengan Mobil Itu, kerena tak mau repot. Zephyr langsung membuka kunci mobil.


Tin* Tin*


Kerumunan itu langsung bubar, setelah mendemgar suara dari mobil. Zephyr berjalan ke pintu Mobil dan membuknya, Luna berada di samping kemudi, sedangkan Lina berada di pangkuan Zephyr. Buggati ini kursinya hanya dua saja, jadi maklum kalau Luna harus berpangkuan dengan Zephyr.

__ADS_1


Sebenarnya bisa saja Luna di pangku oleh Lina, tapi luna maunya bersama Zephyr. Tch... tsundere.


__ADS_2