Forever

Forever
Episode#24


__ADS_3

Sang mentari sudah menyambung hari, Vita dan Novi merencanakan hari ini ke sekolah untuk mengambil ijazah nya karena mereka sudah dinyatakan lulus.


Vita bangun seperti biasa, dia bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Sebelum berangkat Vita sarapan bersama keluarga nya, setelah selesai Vita pun berangkat diantara oleh tukang ojek yang disuruh oleh orang tua nya. Sebelum berangkat Vita pun pamit ke orang tua nya.


"Mama, Ayah aku pamit yah" Ucap Vita sambil mencium punggung tangan nya.


"Iya nak, hati-hati dijalan yah" Ucap mama dan Ayah nya tersenyum.


"Assalamu'alaikum" Ucap Vita.


"Wa'alaikumsalam" Ucap orang tua nya sambil melambaikan tangan.


______________________________________________


Novi sudah siap berangkat ke sekolah.Dia pun pamit ke orang tua nya, Novi berniat untuk ke sekolah bersama Vita. Novi pun langsung menelfon Vita.


Vita yang sedang diperjalanan tiba-tiba mendengar nada dering dari handphone nya. Vita pun langsung mengangkat telfon yang ternyata Novi.


"Hallo, Assalamu'alaikum" Ucap Vita.


"Wa'alaikumsalam, Ta lu udah berangkat belum??" Tanya Novi.


"Udah, emang kenapa?? " Tanya Vita balik.


"Yahh kirain gue lu belum berangkat, baru gue mau ke rumah lu buat berangkat bareng" Ucap Novi.


"Telatt sih lu ngomong nya, lagian ntar juga ketemu" Ucap Vita.


"Yaudah deh, lu hati-hati yah" Ucap Novi.


"Hooh, yaudah Assalamu'alaikum" Ucap Vita.


"Wa'alaikumsalam" Ucap Novi sambil memutuskan sambungan telfon.


Saat Novi sudah mengetahui Vita yang sudah berangkat, Novi pun langsung bergegas menuju ke sekolah dengan menggunakan motor matic milik nya.


~Disekolah~


Vita sampai lebih dulu. Vita langsung masuk ke dalam sekolah, saat melewati koridor, Vita melihat Fais yang sedang menuju dia. Vita pun bergegas pergi, karena dia sudah muak dengan tingkah Fais. Sikap Vita yang ingin menghindari Fais pun diketahui oleh Fais, dia pun langsung mengejar Vita. Fais langsung menarik tangan Vita.

__ADS_1


"Aw.. sakit tau" Ucap Vita ketus sambil menarik tangan nya kembali.


"Maaf Vit kalo aku kasar" Ucap Fais meminta maaf.


"Dosa tau, bukan mahram tapi udah berani pegang²" Ucap Vita sinis sambil meninggalkan Fais.


"Kamu kenapa sih kok jadi jutek gini sama aku??" Ucap Fais sambil menarik tangan Vita lagi.


"Lepasin gue ga?? kalo ga dilepas gue tendang nih" Ucap Vita kesal.


"Yaudah aku minta maaf, tapi aku mohon tolong jelasin kamu kenapa?? " Ucap Fais melepaskan tangan Vita.


"Dasar yah lu, udah salah ga ngaku lagi" Ucap Vita sambil meninggalkan Fais.


"Maksud kamu apa??" Ucap Fais.


"Kemarin waktu gue umroh lu udah berkhianat kan sama gue, lu udah lupain gue, sampai lu nyatain cinta lu ke Cintya" Ucap Vita emosi.


"Kamu tau dari siapa??" Ucap Fais tanpa merasa bersalah.


"Lu ga perlu tau gue tau dari siapa yang intinya sekarang kita PUTUS!! " Ucap Vita emosi sambil meninggalkan Fais.


Vita sangat kecewa dengan Fais, Vita sudah tidak kuat membendung air mata nya lagi, dia pun langsung ke toilet sekolah.


Novi sudah sampai disekolah, Novi pun langsung mencari keberadaan Vita, tetapi tidak ditemukan. Saat sedang berjalan di koridor Novi melihat Fais yang sedang menuju nya, Novi pun langsung menghindari Fais tapi di tangan nya ditarik oleh Fais.


"Ihh sakit tauu" Ucap Novi sinis sambil meninggalkan Fais.


"Novi tunggu kok kamu sama Vita kenapa sih menghindari aku" Ucap Fais yang membuat langkah Novi berhenti.


"Oiya gue ingetin yah sama lu jangan sekali-kali nya lagi lu ngedeketin sahabat gue" Ucap Novi kesal.


"Tapi itu semua bohong Novi" Ucap Fais tak mau ngaku.


"Lu jangan pura² polos dah, jelas² lu yang ngelakuin" Ucap Novi geram.


"Yaudah tapi aku minta maaf, aku khilaf, sebenarnya aku cuma cinta sama Vita Novi" Ucap Fais memohon.


"Alah omong kosong" Ucap Novi meninggalkan Fais.

__ADS_1


"Kamu tuh sama aja yah sama Vita ga bisa di ajak damai" Ucap Fais sambil teriak.


"Lu nya aja yang ga tau diri" Ucap Novi teriak.


Novi pun langsung meninggalkan koridor karena dia muak dengan tingkah Fais. Novi yang sedang mencari keberadaan yang ga ketemu akhirnya Novi pun memutuskan untuk menelfon Vita. Telfon pun tersambung.


"Hallo, Assalamu'alaikum" Ucap Novi.


"Wa'alaikumsalam" Ucap Vita sambil terisak.


"Lu kenapa Ta?? pasti ini gara² Fais yah" Ucap Novi panik.


"Gue gapapa kok, gue cuman lagi flu aja" Ucap Vita.


"Yaudah sekarang lu dimana??" Ucap Novi.


"Gue lagi di toilet"Ucap Vita.


"Yaudah lu tunggu disana yah" Ucap Novi.


"Iyaa" Ucap Vita.


"Assalamu'alaikum" Ucap Novi.


"Wa'alaikumsalam" Ucap Vita memutuskan sambungan telfon.


Novi pun langsung menuju ke arah toilet, dia sangat khawatir dengan Vita. Vita yang sedang di toilet dengan membasuh muka nya agar tidak terlihat seperti orang yang habis nangis,tetapi mata Vita menangis cukup lama sehingga menyebabkan mata nya sembab.







Jangan lupa selalu support author yah dengan cara like dan vote agar author makin semangat lagi!!

__ADS_1


__ADS_2