
Vita yang sedang asik memilih barang untuk seserahan pernikahan Rafly dan Firda pun tiba-tiba mendengar suara dering ponsel nya. Dia pun langsung mengangkat panggil telfon dari Novi.
"Hallo, Assalamu'alaikum, ada paan Nov??" Tanya Vita saat sudah mengangkat panggilan telfon.
"Wa'alaikumsalam, Ta ntar malam kata Alung dia mau ngajak kita nongkrong" Ucap Novi langsung.
"Kira-kira jam berapa? " Tanya Vita.
"Gatau dah, mungkin habis Isya" Ucap Novi.
"Eumm... gimana yah? " Ucap Vita.
"Nanti di jemput kok sama gue sama Alung" Ucap Novi.
"Ok gue ikut" Ucap Vita.
"Ok see you" Ucap Novi.
"See you too" Ucap Vita memutuskan sambungan telfon.
Setelah telfonan dengan Novi, Vita pun langsung meminta izin dengan Rafly.
"Ka nanti Vita malam mau main sama Novi sama Alung" Ucap Vita meminta izin dengan kakak nya.
"Naik apa?? " Tanya Rafly.
"Ntar dijemput kok sama mereka" Ucap Vita.
"Ouh yaudah, nanti jangan pulang larut malam" Ucap Rafly.
"Iya siap" Ucap Vita sambil memberi hormat.
"Emang mau berangkat kapan?? "Tanya Rafly.
" Kata Novi sih nanti habis Isya"Ucap Vita.
"Ouh yaudah, lagian ntar malam kan, jadi masih bisa temenin kita belanja kan" Ucap Rafly sambil menunjuk Firda.
"Iya Vit, masih lama kan" Ucap Firda tersenyum.
"Santai aja sih, masih lama kok" Ucap Vita tersenyum.
"Yaudah lanjut belanja gih" Ucap Rafly.
Mereka pun melanjutkan belanja nya dan sampai akhirnya semua barang yang diperlukan sudah dibeli, mereka pun langsung pulang, tapi Rafly dan Vita sebelum pulang kerumah mereka, mereka pun tidak lupa mengantar Firda pulang.
SKIP...
Waktu yang ditunggu pun tiba. Novi pun sudah siap dengan pakaian nya dan dia pun tinggal menunggu Alung untuk menjemput nya.
Sambil menunggu, Novi pun menyempatkan untuk menelfon Vita terlebih dahulu.
"Assalamu'alaikum Ta" Ucap Novi saat telfon nya sudah tersambung.
"Wa'alaikumsalam" Ucap Vita.
"Gimana? udah siap? " Tanya Novi.
"Siap kok, gue tinggal tunggu lu sama Alung datang aja" Ucap Vita.
"Ouh yaudah ditunggu yaw" Ucap Novi.
"Hmm... btw lu udah dijalan?? " Tanya Vita.
"Gue masih dirumah, masih nunggu sih Alung tuh" Ucap Novi.
"Dia yang ngajak, dia yang lemot" Ucap Vita.
"Tau lah, Emang dasarnya sih Alung mah tukang ngaret" Ucap Novi sambil tertawa diikuti oleh tawa Vita.
"Yaudah kalo lu udah dijalan atau udah deket, chat gue aja yah" Ucap Vita.
"Ok sip, udah dulu yah, gue mau liat ke depan soalnya tadi kaya ada suara mobil, mungkin itu sih Alung" Ucap Novi.
"Ouh yaudah, Assalamu'alaikum" Ucap Vita.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Novi lalu memutuskan sambungan telfon.
Setelah telfonan dengan Vita, Novi pun segera kedepan rumah nya untuk melihat sumber suara yang terdengar dari arah halaman rumah nya.
Saat membuka pintu, benar saja itu Alung. Saat Alung melihat Novi, dia pun segera berjalan ke arah Novi yang sedang berdiri diambang pintu.
"Ehh sorry yeh Nov,gue telat" Ucap Alung sambil cengengesan.
"Yeuh dasar tukang ngaret" Ucap Novi lalu memutarkan bola mata nya.
"Maap² tadi macet banget dijalan" Ucap Alung memberi alasan.
"Udah lah sans aja sih, lagi pula tuh lu harus nya dateng² ucap salam tau" Ucap Novi menyindir Alung.
__ADS_1
"Hehehhe lupa, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Alung langsung memberi salam.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Novi.
"Yaudah yuk mau langsung berangkat??" Ucap Alung.
"Bentar gue mau bilang dulu sama ortu gue sambil ngambil tas, lu mau tunggu di luar apa mau masuk??" Ucap Novi.
"Gue tunggu disini aja" Ucap Alung lalu duduk dibangku yang tersedia diteras rumah Novi.
Lalu Novi pun langsung masuk kedalam rumah untuk bilang ke ortu nya karena dia akan pergi dengan Vita dan Alung,dan dia pun langsung mengambil tas nya yang ada dikamar nya.
Alung yang sedang menunggu Novi pun teringat Ilal. Dia pun langsung menelfon Ilal untuk mengetahui kalau dia sudah sampai atau belum.
*Btw Alung udah telfon Ilal untuk mengajak Ilal nongkrong/dinner dengan Vita dan Novi, Ilal pun menyetujui nya.
"Hallo, Assalamu'alaikum bro"Ucap Alung saat telfon sudah tersambung.
" Wa'alaikumsalam bro"Ucap Ilal.
"Lu udah sampai apa masih dijalan?? " Tanya Alung.
"Gue udah dijalan nih" Ucap Ilal.
"Ouh ok kalo gitu" Ucap Alung.
"Lu udah sampai?" Tanya Ilal.
"Gue lagi otw juga" Ucap Alung.
"Ouh yaudah sampai ketemu nanti, btw udah dulu yah, gue lagi nyetir nih soalnya" Ucap Ilal.
"Ouh iya², Assalamu'alaikum" Ucap Alung.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Ilal lalu memutuskan sambungan telfon.
Setelah menelfon Ilal, tak lama Novi pun keluar.
"Yok langsung ke rumah Vita" Ucap Novi sambil menutup pintu rumah nya.
Alung pun bangun dari duduk nya dan langsung masuk kedalam mobil diikuti oleh Novi. Alung pun langsung meluncurkan mobil nya ke kediaman Vita.
Tak lama mobil Alung pun sampai di perkarangan rumah Vita. Vita yang merupakan dengar suara mesin mobil pun langsung keluar untuk memastikan Alung dan Novi sudah sampai atau belum.
Vita pun langsung membuka pintu rumah nya, dan saat dilihat benar yang ada dimobil itu Alung dan Novi. Vita pun langsung masuk lagi kedalam rumah nya untuk berpamitan dengan keluarga nya.
"Yok langsung berangkat aja" Ucap Vita sambil menutup dan mengunci pintu rumah nya.
"Gada" Ucap singkat Vita.
"Yaudah ayok" Ucap Alung sambil jalan menuju mobil nya.
Mereka pun langsung masuk kedalam mobil dan langsung menuju lokasi.
Tak lama mereka pun sampai. Alung pun langsung mencari keberadaan Ilal. Akhirnya dia pun menemukan nya dan langsung menuju nya diikuti oleh Vita dan Novi.
"Lah kok ada ka Ilal? " Tanya Vita yang tak tahu kalo Ilal sudah diajak oleh Alung.
"Oiya tadi gue lupa ngasih tau lu Ta" Ucap Alung.
"Ngasih tau paan dah" Ucap Vita bingung.
"Jadi tadi tuh kan gue pertama telfon Novi buat ngajak Novi sama lu buat dinner trus daripada gue gada temen cowo, jadi gue kepikiran deh buat aja Ilal" Jelas Alung.
"Ouh gitu" Ucap Vita sambil mangut².
"Kalo kamu keberatan gapapa kok Vit" Ucap Ilal.
"Ga kok ka, santai aja" Ucap Vita tersenyum.
Akhirnya setelah berbincang² mereka pun langsung memesan makanan. Alung pun langsung melambaikan tangan untuk memanggil pelayan.
"Permisi mba saya mau pesan" Ucap Alung sambil melambai.
Pelayan pun datang dengan membawa sebuah menu dan kertas untuk mencatat pesanan.
"Silakan dilihat dulu menu nya" Ucap pelayan sambil menyerahkan menu.
"Eh kalian mau pesen apa? " Tanya Alung.
"Pesan kaya biasa aja Lung" Ucap Novi.
"Ouh ok" Ucap Alung.
"Kalo lu mau apa bro? " Tanya Alung ke Ilal.
"Emang kalian mau pesan apa? " Tanya balik Ilal.
"Kalo kita biasa nya makan di sini pesan Topokki porsi besar sama odeng nya bro" Jelas Alung.
__ADS_1
"Ouh yaudah gue samain aja kaya kalian"
"Termasuk minuman nya? kita mau pesan lemon tea" Ucap Alung.
"Iya samain "Ucap Alung.
" Ok mba, saya pesan 1 porsi Topokki super besar,odeng nya 10 aja mba sama lemon tea nya 4 yah mba"Ucap Alung.
"Ok baik, mohon ditunggu yah" Ucap pelayan lalu pergi meninggalkan mereka.
"Buset itu pesan odeng banyak banget" Ucap Ilal kaget yang mendengar pesanan Alung.
"Segini mah dikit Lal, biasa nya tuh 2 anak curut kalo pesan lebih banyak dari yang tadi gue pesan" Ucap Alung sambil tertawa dan menyindir Vita dan Novi.
"Deh enak aja lu ngatain kita anak curut, lah lu buaya hamil" Ejek Vita balik tidak terima.
"Tau lu buaya hamil" Ucap Novi mengikuti Vita sambil tertawa terbahak-bahak.
"Deh emang bener kan, kalo lu berdua makan nya banyak" Ucap Alung protes.
"Ehh emang setiap pesen makanan, emang lu ga ikut makan juga? kan lu juga ikut makan, bukan kita doang yang makan" Cerocos Novi.
"Tau lu" Ucap Vita.
Ilal yang melihat pertengkaran persahabatan mereka hanya tertawa kecil.
"Yaudah sih maap" Ucap Alung sambil cengengesan.
Setelah ada perdebatan antara persahabatan, akhirnya pesan mereka pun tiba, dan benar saja Topokki yang dipesan Alung porsi nya sangat banyak dan menurut Ilal bisa dimakan untuk 6 sampai 7 orang.
"Yeyy akhirnya udah datang" Sorak Vita dan Novi.
Mereka pun langsung menyantap makanan yang mereka pesan. Setelah semua nya puas menyantap makanan, Ilal pun langsung membayar itu semua,mereka pun saling berpamitan untuk pulang karena hari semakin larut.
"Kita balik duluan yah bro" Ucap Alung sambil menjabat tangan Ilal.
"Iya hati-hati yah kalian, jangan ngebut² bro inget lu bawa cewe" Ucap Ilal.
"Siap bro" Ucap Alung memberikan jempol.
"Yaudah kita pamit yah, Assalamu'alaikum" Ucap mereka serentak.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Ilal.
Mereka pun berpisah diparkiran restoran, dan melanjutkan perjalanan masing-masing.
~Di dalam mobil~
"Wah gila sih tadi kenyang banget" Ucap Alung dan masih fokus menyetir.
"Yaiyalah lu makan nya tadi banyak banget" Ucap Vita.
"Tapi ga sebanyak lu" Ucap Alung.
"Yaudah lah seterah lu, gue males debat, mending gue molor" Ucap Vita lalu menyenderkan kepala nya.
"Iya ah, mending gue juga molor" Ucap Novi lalu menyenderkan kepala nya juga.
"Deh pada molor, gue juga ngantuk woy" Ucap Alung namun tak digubris oleh Vita dan Novi.
Pada saat sedang mengendarai, tiba-tiba Alung tidak sengaja menyerempet mobil yang berada di tepi jalan, dan membuat Vita dan Novi bangun dari tidur nya akibat Alung ngerem mendadak.
"Astagfirullah" Ucap Vita dan Novi langsung bangun.
"Ihh lu kalo bawa mobil yang bener dong" Ucap Vita marah².
"Ehh maap², tapi tadi kaya nya gue ga sengaja nyerempet mobil itu dah" Ucap Alung panik.
"What? Nyerempet? Gila yah lu itu kan mobil mahal" Ucap Vita dan Novi kaget.
"Mampusss" Ucap Alung lalu menepuk dahi nya.
"Yaudah sekarang mending lu minta maaf dah sama yang punya mobil, kali aja baik tuh yang punya" Saran Novi.
"Ih tapi gue takut tuh orang minta rugi" Ucap Alung panik.
"Yaudah sih mending lu minta maaf dulu intinya" Ucap Vita.
"Yaudah deh" Ucap Alung.
Akhirnya Alung pun keluar dari mobil nya dan menuju mobil yang tadi dia serempet.
•
•
•
•
__ADS_1
•
Jangan lupa selalu support author dengan cara like dan vote, dan jangan lupa tinggalkan jejak baca kalian di kolom komentar yah!!