
Novi pun langsung melajukan motor nya dengan kecepatan sedang. Keadaan jalan saat ini lumayan sepi.
Tiba-tiba saat ditikungan jalan, Novi pun tiba-tiba diserempet oleh mobil sport hingga Novi dan motor nya terjatuh.
"Aduh sakit banget Ya Allah" Ucap Novi sambil bangun.
Pemilik mobil sport yang menyerempet Novi pun keluar dari mobil nya.
"Maaf saya tidak sengaja, mari saya bantu"Ucap pemilik mobil sambil mengulurkan tangan.
Novi yang sedang kesakitan pun, langsung mendongakkan kepala nya.
"Kamu dr. Virman kan?? " Ucap Novi yang mengingat wajah tampan dr. Virman.
"Iyaa saya dr. Virman, kamu siapa yah?? " Ucap dr. Virman bingung.
"Saya adalah sahabat nya Vita, yang waktu itu kecelakaan, terus Vita kan dirawat oleh dokter" Ucap Novi.
"Ouh iya saya ingat" Ucap dr. Virman mengingat.
"Oiya maafkan saya sudah menyakiti mu" Ucap dr. Virman merasa iba.
"Tidak apa² dok, ini hanya sakit sedikit" Ucap Novi berbohong, padahal kaki dan lengan nya sudah ada yang berdarah akibat goresan dengan aspal.
"Tidak mungkin, celana mu saja sampai sobek" Ucap Virman yang melihat celana Novi yang sobek.
Novi pun hanya cengengesan sana.
"Yaudah sini aku bantu buat obatin luka kamu" Ucap Virman.
"Gausah nanti ngerepotin kamu" Ucap Novi tidak enak.
"Ga kok, lagi pula kan aku yang salah" Ucap Virman.
"Yasudah lah kalau itu mau mu" Ucap Novi pasrah.
Virman pun langsung mengambil kotak P3K didalam mobil nya, dan langsung mengobati luka Novi.
Virman mengobati nya dengan telaten sehingga Novi tidak merasa sakit, Novi yang sedang diobati pun jantung nya tiba-tiba berdetak kencang.
"Aduh ini jantung kenapa sih jadi deg² an banget, ya Allah kenapa jantung ku seperti ini" Batin Novi.
"Ya Allah sungguh indah ciptaan mu, Aduh kok muka nya kenapa sih ganteng banget sampe pen gue bawa balik" Batin Novi sambil cengengesan.
Tanpa Novi sadari kaki nya sudah selesai diobati oleh Virman, tetapi Novi masih saja melamun sambil senyum² dan menatap Virman.
"Alhamdulillah selesai juga" Ucap Virman.
Saat Virman selesai mengobati luka Novi, Virman menyadari bahwa diri nya sedang diperhatikan oleh Novi sambil senyum² sendiri. Virman pun langsung menyadari nya.
"Halo" Ucap Virman sambil melambaikan tangan nya kedepan wajah Novi.
Novi pun langsung menyadari nya dan langsung mengerjapkan mata nya.
__ADS_1
"Eh iya" Ucap Novi langsung salting (salah tingkah).
"Kamu ngapain dari tadi ngeliatin aku?? " Ucap dr. Virman sambil menaikan salah satu alis nya.
"Eumm.. Ehhh engga kok" Ucap Novi salting+panik karena dia ketahuan memandang Virman.
"Ada yang salah yah sama penampilan aku?? " Ucap Virman langsung panik takut ada yang salah sama penampilan nya.
"Ehh ga kok, gaada yang salah, maaf yah tadi aku ga fokus" Ucap Novi salting sudah dengan pipi merona nya.
"Ouh iya gapapa" Ucap Virman.
"Aduh sialan, pake ketahuan lagi gue ngeliatin dia, Aduhh malu banget gue" Batin Novi, tanpa dia sadari pipi nya sudah sangat merona.
"Yaudah yuk aku antar pulang"Ajak Virman.
" Ga usah aku pulang sendiri aja"Ucap Novi menolak.
"Kamu mau pulang dengan apa?? sedangkan motor mu saja rusak, dan disini sudah tidak ada kendaraan umum" Ucap Virman.
"Aku naik taksi online atau ojek online bisa kok" Ucap Novi kekeh dengan pilihan nya.
"Ini sudah malam, tidak baik perempuan pulang sendiri" Ucap Virman.
"Eumm.. gimana yah?? " Ucap Novi bingung.
"Sudah cepat kamu masuk aja ke mobil ku, urusan motor biar aku yang urus" Ucap Virman sambil mengambil handphone nya disaku nya.
Novi yang mendengar ucap Virman pun akhirnya pasrah juga, dia langsung duduk dikursi bagian depan, begitu pun dengan Virman.
Didalam mobil tidak ada yang membuka suara, sampai akhirnya menjadi hening.
Tak lama mobil sport Virman pun sampai dihalaman rumah Novi, Virman pun langsung menghentikan mobilnya. Novi dan Virman pun langsung keluar.
"Mari saya bantu" Ucap Virman sambil membantu memapah Novi.
"Makasih dok" Ucap Novi tersenyum.
Mereka pun langsung menuju ke pintu dan langsung mengetuk pintu rumah Novi.
Tok
Tok
Tok..
"Assalamu'alaikum" Ucap Novi sambil mengetuk pintu.
Didalam rumah Novi pun ada Orang tua nya Novi dan adik nya Novi, mereka pun mendengar suara ketukan itu.
"Mah itu siapa yah yang datang malam² gini?? " Tanya Papa nya Novi.
"Gatau Mama juga" Ucap Mama nya Novi.
__ADS_1
"Kamu undang teman kamu ga dek?? " Tanya Orang tua Novi ke Dea adiknya.
"Ga kok, Dea ga ngundang teman Dea" Ucap Dea sambil mengangkat pundak nya.
"Yaudah mah coba tolong buka, siapa tau ada tamu" Ucap Papa nya Novi.
"Iya Pah" Ucap Mama nya Novi hendak bangun dari sofa.
Mama Novi pun langsung membuka pintu rumah nya dan melihat Novi dengan seorang laki² yang tidak dikenal.
Ceklek...
"Assalamu'alaikum Mama" Ucap Novi sambil mengecup punggung tangan Mama nya.
"Wa'alaikumsalam, kamu kenapa Nak?? " Ucap Mama nya yang melihat Novi dipapah oleh seorang laki².
"Novi gapapa kok, tadi cuman ada kecelakaan kecil" Ucap Novi.
"Yaudah ayo masuk dulu" Ajak Mama nya sambil membantu memapah Novi.
Virman, Novi, dan Mama nya pun langsung menuju keruang tamu.
"Aduh akhirnya duduk juga" Ucap Novi sambil menyenderkan kepala nya ke senderan bangku.
"Oiya, kalo boleh tau kamu siapa yah?? " Tanya Mama nya Novi ke Dr. Virman
"Saya Virman tante, tadi maaf Novi keserempet sama saya" Ucap Virman sopan sambil mengecup punggung tangan Mama nya Novi.
"Ouh jadi Novi keserempet sama kamu" Ucap Mama nya Novi.
"Itu bukan seluruh salah Dr. Virman kok Mah, Novi juga yang ga hati²" Ucap Novi yang ingin membela Virman.
"Kamu emang ga pernah hati² yah" Ucap Mama nya Novi menasehati.
"Iyaa mah maaf" Ucap Novi.
"Maafin anak tante juga yah Nak" Ucap Mama nya Novi sambil tersenyum.
"Ga kok ini salah aku" Ucap Virman yang tak enak hati.
Tak lama Papa Novi pun datang keruang tamu dan melihat Novi dan ada seorang laki², Papa nya Novi pun langsung menuju ke arah sofa.
•
•
•
•
•
Gimana yah reaksi Papa nya Novi?? Apakah Marah atau sama seperti Mama nya?? Ditunggu kelanjutan nya yah para readers, dan jangan lupa selalu support author dengan cara like dan vote, jangan lupa juga tinggalkan jejak baca kalian di kolom komentar yah!!
__ADS_1