
Novi dan Alung pun menaiki lift hingga lantai 3.
Ting...
Setelah pintu lift terbuka Novi dan Alung pun keluar dari lift dan langsung masuk kedalam ruangan yang pintu nya bertulis "Ruang Mawar" Novi dan Alung pun langsung masuk dan melihat Vita yang terbaring lemah dan dengan selang infus yang ada ditangan nya dan perban dibagian dahinya.
Novi pun langsung duduk dikursi sebelah kasur dan langsung menangis.
"Ta bangun Ta, gue tau pasti lu kuat kok" Ucap Novi dengan isak tangis nya sambil memegang salah satu tangan Vita.
"Bangun Ta, kan lu udah janji sama gue, kita pengen liburan bulan depan" Ucap Novi yang mengingat kata² Vita sebelum dia sakit.
"Iya Vit lu harus kuat ngejalanin ini semua, gue tau kok pasti lu bisa" Ucap Alung sambil mengusap pundak Vita.
Tak lama Vita pun meneteskan air mata nya, dan benar Vita mendengar ucapan Novi dan Alung, tetapi Vita tidak bisa membuka mata nya. Novi pun menyadari kalau Vita meneteskan air mata.
"Ta pasti lu dengar kan semua ucapan gue sama Alung, gue mohon lu semangat yah, semoga lu cepat sembuh" Ucap Novi sambil meneteskan air mata.
_____________________________________
Rafly pun sampai rumah sakit dan langsung menuju meja resepsionis dan langsung menanyakan keberadaan Vita.
Setelah mengetahui Vita ada dikamar mawar lantai 3,Rafly pun langsung menaiki lift. Setelah sampai lantai 3 Rafly pun langsung melihat "Kamar Mawar" dia pun langsung masuk dan mendapatkan Novi dan Alung yang sedang menemani Vita.
"Assalamu'alaikum" Ucap Rafly masih diambang pintu.
"Wa'alaikumsalam" Ucap Novi dan Alung serempak sambil menoleh.
"Eh Ka Rafly, masuk ka" Ucap Novi sambil mengusap air mata nya.
Rafly pun masuk dan mengucapkan terimakasih kepada Alung dan Novi yang sudah menemani Vita.
"Alung, Novi sebelum nya makasih yah udah nemanin Vita dan membawa Vita kesini" Ucap Rafly.
"Iya ka sama-sama" Ucap Alung dan Novi tersenyum tulus.
"Oiya bagaimana kejadian awal nya" Tanya Rafly.
"Tadi pas Alung dijalan Alung ngeliat ada rame² terus Alung samperin pas tanya sama orang yang ada disekitar situ ada kecelakaan yang tabrakan, terus Alung turun dari mobil ehh ternyata yang kecelakaan Vita, dan Vita ditabrak oleh mobil, mobil itu pun langsung pergi tanpa bertanggung jawab" Jelas Alung.
"Astagfirullah, nanti akan saya usut langsung ke polisi" Ucap Rafly merasa geram dengan yang menabrak Vita.
"Ka tenang aja pelakunya udah dilaporkan ke polisi kok" Ucap Alung menenangkan.
"Syukur lah kalo gitu, sekali lagi makasih yah Alung Novi" Ucap Rafly.
"Iyah ka sama-sama" Ucap Alung dan Novi.
"Oiya Om dan tante mana Ka??" Tanya Novi.
"Tadi mama pingsan pas ngedenger kabar kalau Vita kecelakaan, jadi ayah temanin mama dulu dah dirumah" Jelas Rafly.
"Ouh gitu" Ucap Novi mangut².
"Yaudah kalian pulang aja biar gantian sama saya" Ucap Rafly.
"Ga ngerepotin nih Ka?? " Tanya Novi dan Alung.
"Ga kok malahan saya makasih banget sama kalian" Ucap Rafly tersenyum tulus.
__ADS_1
"Yaudah kalo gitu kita pamit yah ka, Assalamu'alaikum" Pamit Novi dan Alung.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Rafly.
Setelah Alung dan Novi keluar ruangan. Rafly pun mengambil Al-Qur'an untuk dia baca agar perasaan Vita menjadi tenang.
Novi dan Alung pun keluar dari ruangan dan langsung turun naik lift. Didalam lift tidak ada obrolan antara Novi dan Alung hingga terdengar bunyi lift yang menandakan sudah dilantai dasar.
Ting..
Novi dan Alung pun keluar dari lift.
"Lung lu udah makan belum??" Tanya Novi.
"Ekh.. lu nanya gue?? " Tanya Alung balik.
"Yaiyalah masa gue nanya setan" Ucap Novi kesal.
"Maap² kirain gue mah bukan gue" Ucap Alung sambil cengengesan.
"Yaudah ah gue mau ke kantin dulu laper, kalo lu mau ikut ayo" Ucap Novi sambil berlalu.
Alung pun langsung mengikuti langkah nya Novi hingga dikantin.
"Lu mau makan apa?? " Tanya Novi.
"Gue soto sama es teh manis aja dah" Ucap Alung.
"Yaudah lu tunggu disini dulu, gue mau pesen makanan dulu" Ucap Novi sambil meninggalkan Alung.
"Ok" Ucap Alung.
"Ehh kok sih Novi aneh banget dah, ga biasa nya tanyain gue udah makan apa belum biasa nya kan lebih cuek dari Vita. Apa jangan² dia udah mulai membuka hati yah, Ahhh mana mungkin sih" Batin Alung.
Tak lama Novi pun datang dengan membawa makanan yang dia pesan. Mereka pun makan dengan lahap hingga habis.
"Lu mau langsung pulang kan?? " Tanya Alung.
"Iyah, emang kenapa?? " Tanya Novi balik.
"Pulang bareng yukk" Ajak Alung.
"Tapikan lu harus ngambil mobil lu dulu kan ditempat kejadian tadi" Ucap Novi.
"Oiya gue lupa" Ucap Alung menepuk dahi nya.
"Yaudah lain kali aja kita pulang bareng nya yah" Ucap Novi.
"Yaudah deh, lu hati-hati dijalan yah" Ucap Alung tersenyum.
"See you, Assalamu'alaikum" Ucap Novi sambil meninggalkan Alung sambil melambaikan tangan.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Alung melambaikan tangan nya juga.
Setelah Novi hilang dari penglihatan Alung. Alung pun langsung bergegas ke tempat kejadian kecelakaan tadi.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Ayah dimana Vita sekarang?? " Tanya mama nya Vita saat sudah siuman.
__ADS_1
"Mama tenang dulu yah, sekarang kita langsung ke rumah sakit" Ucap Ayah nya Vita sambil mengelus pundak mama nya.
"Ayoo Yah cepat ambil kunci mobil nya" Perintah mama nya.
Ayah dan Mama nya Vita pun langsung menuju rumah sakit Medical menggunakan mobil.
Setelah sampai Ayah nya Vita pun langsung menelfon Rafly untuk mengetahui Vita ada dimana.
Saat sedang murottal Rafly mendengar nada dering yang menandakan ada panggilan masuk. Dia pun langsung menghentikan murottal nya.
"Hallo, Assalamu'alaikum, Rafly ,Vita dirawat dimana?? " Tanya Ayah nya saat sambungan telfon tersambung.
"Wa'alaikumsalam Ayah, Vita sekarang dirawat di " Kamar Mawar " lantai 3" Ucap Rafly.
"Yasudah ayah segera kesana, Assalamu'alaikum" Ucap Ayah nya.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Rafly sambil memutuskan sambungan telfon.
Setelah selesai mengangkat telfon Rafly langsung melanjutkan murottal nya kembali.
Setelah mengetahui keberadaan Vita. Ayah dan mama nya langsung menuju lantai 3.Setelah pintu lift terbuka, Ayah dan Mama nya langsung masuk mengetuk kamar yang ada papan nama "Kamar Mawar".
Tok
Tok
Tok..
Rafly yang sedang murottal didalam kamar langsung menghentikan nya dan langsung membukakan pintu.
" Assalamu'alaikum "Ucap Ayah dan Mama nya.
" Wa'alaikumsalam, ayoo masuk Ayah Mama"Ucap Rafly mempersilakan orang tua nya.
Mama dan Ayah nya pun langsung masuk. Mama nya Vita langsung menangis yang melihat keadaan Vita.
"Ya Allah anak Mama, kamu yang kuat ya nak" Ucap mama nya sambil mencium kening Vita dan Menangis tersedu-sedu.
"Ya Allah sampai ada luka dikepala" Ucap Ayah nya dengan nada sedih.
"Udah Ayah Mama jangan ditangisi mulu, mending kita sholat dan berdoa agar Vita cepat pulih kembali atau kita baca Al-Qur'an" Ucap Rafly memberi saran.
"MasyaAllah, bagus ide kamu Nak" Ucap Ayah menyetujui.
"Yaudah yuk kita ambil wudhu dulu, kebetulan bentar lagi adzan dhuhur" Ucap Rafly.
Mereka pun mengambil wudhu secara bergantian dan langsung sholat berjamaah dan berdoa agar Vita cepat pulih kembali.
•
•
•
•
•
Jangan lupa selalu support author dengan cara like dan vote dan jangan lupa favorit kan novel "Sahabat Fillah" biar ga ketinggalan. Jangan lupa tinggalkan jejak baca kalian di kolom komentar yah!!
__ADS_1