Forever

Forever
Episode#35


__ADS_3

Saat Vita dan Novi sedang ngobrol tiba² ada suara ketukan pintu lagi dan Novi pun langsung segera membuka pintu. Setelah dibuka tenyata Ilal.


Ceklek..


"Assalamu'alaikum" Ucap Ilal yang masih diambang pintu.


"Egh...ka Ilal, Wa'alaikumsalam, silakan masuk Ka" Ucap Novi sopan.


Novi pun masuk kembali diiringi dengan Ilal yang jalan dibelakang nya sambil membawa buah-buahan.


"Assalamu'alaikum" Ucap Ilal sambil tersenyum.


"Wa'alaikumsalam, Ihh jadi ngerepotin Kakak, jauh² dateng" Ucap Vita tak enak.


"Ga sama sekali ngerepotin kok, malah aku senang bisa ketemu kamu" Ucap Ilal yang berhasil membuat wajah Vita merona.


"Ehh Ka Ilal sampai segitu nya" Ucap Vita.


"Oiya nih buah-buahan, jangan lupa dimakan yah" Ucap Ilal sambil menyerahkan parcel buah ke Vita.


"Ihh ngerepotin banget ka" Ucap Vita.


"Kan aku bilang, aku tuh ga ngerasa direpotkan sambil sekali kok" Ucap Ilal.


"Makasih yah Ka atas semua nya" Ucap Vita.


"Iya sama-sama, cepat sembuh yah" Ucap Ilal tersenyum tulus.


Novi yang dari tadi hanya menyimak saja tiba-tiba langsung nyeletuk.


"Ka Ilal masih lama apa mau pulang?? " Tanya Novi tiba-tiba.


"Eumm.. masih lama sih soalnya mata kuliah ku sudah selesai" Ucap Ilal.


"Yaudah aku titip Vita dulu yah, soalnya aku mau ke kantin" Ucap Novi tersenyum jail.


"Ehh mau ngapain lu ke kantin?? " Tanya Vita langsung menarik tangan Novi yang ingin pergi.


"Mau beli cemilan sebentar" Ucap Novi tersenyum jail.


"Ihh jangan tinggalin gue napa" Ucap Vita cemberut.


"Ihh kan ada Ka Ilal" Ucap Novi.


"Ka Ilal juga ga keberatan kan Ka?? " Tanya Novi tertuju ke Ilal.


"Egh iya, ga keberatan kok" Ucap Ilal tersenyum sedikit gugup.


"Yaudah deh tapi gue titip coklat yah" Ucap Vita tersenyum sambil mengangkat alis nya.


"Gaboleh masih sakit" Ucap Novi tidak mengizinkan.


"Please lah" Ucap Vita memohon.

__ADS_1


"Emang boleh?? " Tanya Novi.


"Gatau sih" Ucap Vita.


"Yaudah beli aja dulu, nanti kalau udah jadwal nya dokter meriksa Vita nanti nanya dah, tapi sebelum diizinkan sama dokter Vita jangan makan coklat dulu yah" Ucap Ilal.


"Nah ide bagus" Ucap Vita tersenyum.


"Yaudah gue kebawa dulu yah, Oiya ka Ilal mau nitip?? " Ucap Novi.


"Aku mau nitip kopi Cappucino aja, Nih uang nya" Ucap Ilal sambil memberikan uang seratus ribu.


"Ok ka, yaudah ditunggu yah Ta Ka, Assalamu'alaikum " Ucap Novi langsung keluar ruangan.


"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Ucap Vita dan Ilal.


Setelah keluar ruangan Novi sangat bahagia karena dapat meninggalkan Vita dan Ilal. Karena Novi ingin mempersatukan mereka, biasa lah sifat Novi yang jail.


Novi langsung mengarah ke arah lift untuk turun kebawah, saat sedang jalan tiba² Novi menabrak seseorang.


Brukkk..


Novi pun langsung terjatuh, karena dia tidak melihat kedepan malah melihat handphone nya.


Dia pun langsung mendongakan kepala nya ternyata orang yang Dia tabrak adalah dr. Virman, Novi pun merasa jantung nya berdetak lebih kencang.


"Maaf² dok" Ucap Novi karena dia tau kalau dia yang salah.


"Lain kali tuh jalan nya pakai mata" Cetus dr. Virman dengan sangat dingin.


"Oiya kamu tidak kenapa²?? " Ucap dr. Virman yang tiba² menjadi perhatian.


"Ehh ga napa² kok dok" Ucap Novi dengan jantung yang deg²an.


"Baik lah saya pergi dulu" Ucap dr. Virman sambil meninggalkan Novi.


Novi pun langsung bungkam melihat sifat dr. Virman.


"Kenapa sih dia dingin banget??tapi dia juga sedikit perhatian sih walau sekedar menanyakan begitu, ntah lah apa sifat yang dimiliki nya, tapi biar pun dia dingin dan cuek kenapa jantung ku sangat kencang saat sedang dekat dia." Batin Novi.


Novi pun langsung melanjutkan perjalanan nya. Dijalan ada perasaan senang karena ketemu dr. Virman dijalan.


Sementara diruangan Vita dan Ilal sama² diam, hingga akhirnya Ilal pun membuka pembicaraan.


"Gimana masih sakit?? " Tanya Ilal.


"Sudah ga kok Ka, tinggal masih sakit dibagian kepala saja"Ucap Vita sambil memegang dahi nya yang masih diperban.


"Kalau gitu kamu istirahat saja, nanti kalau Novi sudah datang nanti dibangunkan" Ucap Ilal.


"Aku ga ngantuk kok ka" Ucap Vita tersenyum.


"Mungkin kamu risih yah, yaudah aku keluar aja yah biar kamu bisa istirahat" Ucap Ilal sambil berdiri dari duduk nya.

__ADS_1


"Ehh ga usah ka, Ka Ilal disini aja temenin aku" Ucap Vita tersenyum.


"Tapikan kamu harus istirahat dulu" Ucap Ilal tersenyum tulus.


"Tapi aku gamau ka" Ucap Vita kekeh.


"Yaudah kamu makan buah yah, biar aku potongin dulu" Ucap Ilal sambil mengambil buat apel dan pir.


"Yaudah deh, Makasih yah ka udah perhatian sama aku" Ucap Vita dengan senyum manis nya.


"Iya sama-sama" Ucap Ilal tersenyum tulus.


Ilal pun langsung memotong kan buah apel dan pir untuk dimakan Vita, sedangkan Vita hanya melihat nya saja sambil tersenyum.


Setelah pintu lift sudah terbuka Novi pun langsung kearah Cafe.Karena dia tiba-tiba berniat ke Cafe. Saat sudah sampai kantin, Novi pun langsung membeli semua yang ingin dia beli termasuk pesanan Vita dan Ilal.


Dia pun duduk dibangku Cafe sambil menikmati kopi,tiba-tiba mata nya tertuju pada seseorang.


"Itukan sih Fais, ngapain yah dia disini" Ucap Novi penuh selidik.


Ga lama Novi pun melihat seorang wanita cantik yaitu Cintya yang mendekati Fais, dan pada saat Fais melihat wanita itu dia langsung memeluk nya.


"Wah parah yah nih anak, bisa² nya dia mohon² sama Vita sama gue, ehh ternyata dia malah begitu" Ucap Novi merasa geram.


"Lagi pula tuh sih Cintya ga tau malu amat sihh" Ucap Novi.


Novi pun langsung pergi dari Cafe itu sambil membawa Kopi yang dipesan Ilal. Dia langsung menuju minimarket untuk membeli camilan dan coklat pesanan Vita.


"Ntar gue bilang Vita ga yah kalau gue ketemu sih Fais sama sih Cintya" Batin Novi bingung.


"Mending ga usah deh lagi pula Vita sama Fais udah ga ada hubungan apa²" Batin Novi.


Setelah semua sudah dibeli Novi pun langsung kembali ke ruangan Vita.


Saat sudah selesai memotong kan buah. Ilal pun langsung menyuapkan ke Vita.


"Ehh ga usah disuapin Ka, aku bisa sendiri kok"Ucap Vita.


" Beneran?? "Ucap Ilal.


" Iyahh Ka Ilal "Ucap Vita sambil tersenyum.


Lalu Ilal pun langsung menyerahkan piring yang berisi buah ke Vita. Dan Vita pun langsung memakannya.






__ADS_1


Jangan lupa selalu support author dengan cara like dan vote dan jangan lupa tinggalkan jejak baca kalian di kolom komentar yah!!


__ADS_2