GADIS BERANDAL

GADIS BERANDAL
PART 1


__ADS_3

"Risa!" teriak salah seorang perempuan yang sedang berlari menaiki dan melompati meja meja belajar untuk mengejar Risa yang mengambil barangnya


"Risa! Sumpah anj*r lo. Kembali-in gak pulpen gue!" teriak Rere yang sudah mulai hilang kesabaran dibuatnya yang tak henti henti dari dulu selalu menjahilinya


"Risa! sudah dong, kita jadi gak bisa konsen nih sama keributan yang lo buat" ucap seorang ketua kelas yang langsung berdiri menghentikan Risa sambil membenarkan kaca matanya yang melorot


"Hey...! ketua kelas kita!" Risa langsung menghampiri Dodi sang ketua kelas dikelas 11 ips 3, Sara langsung merangkul bahu Dodi


"lo mau gue gak ribut gak?" tanya Risa ke Dodi


"Iya!"


"Itu mah gampang, asalkan lo mau nyontekin gue! Gue jamin kelas bakalan tenang bagai kuburan" ucap Risa yang mendramatiskan perannya


"Enggak ah" Dodi menurunkan tangan Risa yang ada dibahunya dan duduk melanjutkan belajarnya


"Sini pulpen gue!" Rere membuka telapak tangannya untuk mengambil pulpen ditangan Risa


Risa yang melihat Rere menantikan pulpen yang diambilnya, menyeringai jahil


"Cepat!" Ucap Rere yang menggerakan jari jarinya


Risa menaruh pulpen itu ditangan Rere dan seketika langsung diangkatnya lagi pulpen itu ketika Rere ingin menggenggam pulpennya sehingga Rere menggenggam tangan kosong


"Blee" ejek Risa menjulurkan lidahnya


"Ck! Gue aduin lo sama nyokap bokap gue" terlihat wajah Rere yang mulai kesal dibuatnya


"Hahaha... Anak SD lo emang? Ade gue aja gak pernah main adu adu sama orang tua gue kalo mereka digangguin" Risa tertawa terbahak bahak mengejek Rere yang terlihat kesal


Rere akhirnya berbalik dan langsung kembali kekursinya dengan cengengesan


"Eh? udah nyerah dapetin pulpennya dek?" ucap Risa mengejek


Rere tak memperdulikan Risa lagi karna dia sudah benar benar marah dengan Risa


Tiba tiba datang segerombol laki laki berkelompok berdiri dipintu kelas Risa dengan seragam sekolah mereka yang berantakan


"Sa? Tolongin Rio dong" ucap bayu dari kelas 12 ekonomi, salah satu geng Naga Biru yang terkenal dengan kenakalan mereka disekolah itu


"Emang napa sama Rio?" tanya Risa yang juga salah satu peserta dalam geng tersebut


"Biasa sekolah tetangga ngeroyokin dia lagi, untungnya dia sempat kabur. Tapi motornya rusak gara gara dilempar mereka sama batu" ucap Bayu


Seketika ucapan Bayu disambar oleh tiga lelaki teman Risa dikelas itu yang juga peserta geng Naga Biru "Wah wah...! Memang minta ditonjok mereka yah" mereka bertiga langsung berhenti menulis dan menghampiri Risa


"Dasar bocah! Ngelakuin apa lagi emang dia sampai dikoroyok?" tanya Risa

__ADS_1


"Gak tahu!"


"Huh! Memang pantas diberi pelajaran tu bocaah tengik"


"Yu kita les go" ucap Anggi yang bersemangat ingin pergi mengikuti mereka, namun ditahan oleh Risa menggunakan tangannya agar Anggi tak ikut pergi


"Eehh! Lu mau kemana?" tanya Risa menahan Anggi


"Mau ngasih pelajaran sama geng merah merah apa itu nama nya gue gak peduli" ucap Anggi tak sabaran


"Geng darah merah?" ucap Risa membenarkan perkataan Anggi yang sembarangan


"Kita kesana mau nolongin Rio, bukan mau berkelahi" penjelasan Risa


"Kalian bertiga tinggal aja disini" lanjut Risa


"Enggak, gue sudah gemez banget sama mereka. Rasanya pengen banget gue ulek ulek tu muka seperti mengulek gado gado" ucap Angga yang geram


"Psstpsst!" bisik Sindi keteman sebangkunya yang dapat terdengar oleh Risa dan teman teman segengnya "Ribut amat sih mereka ya, kalo mau pergi ya pergi aja. Biar mamp*s semua tuh satu geng, kan gak ada sampah masyarakat kaya mereka lagi"


"Hust! Gak boleh ngomong gitu" bisik teman sebangku sindi


"Eh tapi napa harus gue yang kesana bang?" tanya Risa bingung


"Motornya itu rusak parah, kalo kita masih bisa benerin juga gak bakal minta bantuan lo" ucap Bayu


"Lu kan memang cocok jadi pembengkelan!" gumam Anto mengejek


"Eehh... Sekali lagi lu ngehina gue, gue bikin gigi lo jadi keseleo! Lidah lo gue patahin" ucap Risa


"Eh? kebalik bambang"


"Kalo kalian perlunya gue, trus kenapa kalian juga pada kesinian?" tanya Risa


"Hehe" mereka yang berkerumunan menyeringai kuda dengan pertanyaan Risa "males belajar" ucap mereka dengan kompak


"Yaudah kita berdua aja Bayu berangkat, kalo Rame rame kaya gini nanti guru curiga" ucap Risa


"Pergi sana kalian kekelas masing masing" usir Risa


"Huh" mereka bubar menuju kelasnya masing masing dengan kesal tak bisa ikut keluar bersama Risa dan Bayu


"Hey bocah" panggil Risa ke Rere


"Nih ambil pulpen lo" Sara melempar pulpen Rere tepat diatas mejanya dan melangkah keluar


Dodi sang ketua kelas langsung memanggil Risa untuk menghentikannya yang ingin keluar dari kelas itu "Risa!"

__ADS_1


Risa yang sudah berada didepan kelas langsung berhenti melangkah dan berbalik meliati Dodi yang memanggilnya


"Napa?" tanya Risa


"Kita lagi jam masuk loh! nanti lo dimarahin bapa" ucap ketua kelas Dodi


"Kalo bapa nanya bilangin aja gue ke toilet" ucap Risa


"Anggi!" tegur Risa ke anggi dengan menatap satu sama lain untuk bertelepati mengatakan yang ada dalam pikirannya bahwa "jaga nama baik gue" dan ditangkap Anggi dengan balasan "oke lo tenang aja"


Risa langsung melangkah pergi bersama dengan Bayu


"Biarin aja kali Di, tenang juga kan kelas gak ada dia" ucap Rere kesal


"Sumpah gue kesal banget sama dia, kesal tingkat dewa" lanjutnya dengan hawa pendendam


"Lagian lo juga sih yang gangguin Amel didepan dia, sudah tau aja dia orangnya kek itu" ucap Sindi teman Rere


* * *


"Kenapa harus gue ka yang kesana? Kan dijalan pasti ada bengkel? Kayanya masalahnya gak segampang itu deh?" ucap Risa menebak nebak sambil melangkah bersama dengan Bayu dilorong sekolah menuju parkiran motor


"Iya Sa! Masalahnya ini kayanya memang gak segampang yang kita bayangkan, gue yang sudah dengar masalahnya aja masih gak paham"


Sampai disebuah parkiran motor, Bayu mengeluarkan motor trail warna hijau miliknya dari barisan brisan parkiran yang tersusun rapi


Bayu memasang helm cross dan menyalakan motor yang sudah ditungganginya itu dengan menstaterkannya. Terlihat sangat gagah saat diatas motor, itulah penyebab banyak yang menyukai tampang geng naga biru saat diatas motor. Namun bnyak juga yang membenci mereka


Risa mengambil helm cross miliknya dan menaiki motor yang sudah ditunggangi Bayu


Tanpa seijin guru, Bayu dan Risa keluar dari sekolah menulusuri jalan mencari Rio yang katanya dia ada di warung kecil dekat taman


Perlahan Bayu mengendarai motornya sambil menoleh kesetiap warung kecil dekat taman berharap dapat menemukan Rio dengan cepat.


**GIMANA READERS?? MAAF YA KALO NGEBOSENIN, KAN BARU AWAL AWAL!


GADIS BERANDAL BAKAL UP SETIAP MALAM SENIN YA READERS


"(Lanjut nggak nih??)"


JANGAN LUPA BERI AUTHOR LIKE BIAR SEMANGAT TERUS BUATNYA DAN JANGAN LUPA UNTUK MENJADIKANNYA SEBAGAI FAV DAN BERI KOMEN JUGA YA, AUTHOR BUTUH KRITIKAN NIH


YANG MAU PROMOT NOVELNYA COMEN AJA DIBAWAH YA👇🏻👇🏻 NANTI BAKAL AUTHOR BACA DAN LIKE KOK DENGAN SYARAT LIKE AND COMENT JUGA KARYA AUTHOR**.


SEE YOU NEXT CHAPTER 💚


ENJOOOYYY ✌🏻✌🏻

__ADS_1


__ADS_2