GADIS BERANDAL

GADIS BERANDAL
PART 7


__ADS_3

**I Come Back!! Haloololo!


Gimana? Ada yang nunggu novel ini gak? Kalo ada Alhamdulillah, kalo gak ada Wasyukurilah :)


Mohon maaf author udah lama banget gak up, janjinya setiap malam seninkan? tapi nyatanya udah kurang lebih sebulan gak up, dan sekalinya up malam minggu. soalnya author selama libur lupa sama tanggal dan waktu sehingga setiap ingat untuk up eh ternyata udah hari rabu aja. Jadi author malas deh upnya. Mohon maaf ye! :v


Happy Reading** 😙


______


Risa menghampiri Bayu yang memegang keras Asep dan didepannya ada Bobom yang mengunci pergerakan Rio


"Ges ayo dong kita kesanaan, kasian kan mereka harus menunggu kalian" bujuk Risa


"Gue juga pengennya kaya gitu Risa, tapi bocah lak*at ini selalu cari gara gara" marah Asep dengan mata tajamnya menatap Rio


"Apa lo bilang? Dasar anj*ng" Rio memberontak sampai Bobom yang menjaganya terlepas tak berdaya dibuat Rio


Rio langsung menyerang Asep dengan tamparan yang mendarat dipipi Asep, membuatnya hilang kesabaran


Asep yang tidak terima wajah mulusnya diberi tabokan langsung meyerang balik menampari wajah Rio sampai tak terkendali


Bayu yang sudah lelah dibuat mereka yang sedari kemaren selalu mengerai mereka berkelahi dengan sabar, akhirnya marah dan langsung mendorong mereka berdua sampai jatuh terpontang panting


Bayu menghampiri Rio yang tergeletak dilantai dan menamparinya sampai dia sadar atas kesalahannya


"Gue bilang sudah ya sudah" marah Bayu ke Rio dan melempang pipi kanan milik Rio


"Kalian ini satu geng harus saling menjaga, bukan saling menjatuhkan" marah Bayu


"Kalo lo gak berhenti juga, gue tabok sampai mati lo" marah Bayu yang menduduki perut Rio yang berbaring dengan memegang kerah bajunya ditangan kirinya dan tangan kanan yang mengepal tinggi bersiap meluncur melukai orang


Asep yang juga memberontak ingin menampari Rio karna merasa kurang dengan tamparan yang dia berikan ke Rio namun dicekal oleh Risa dengan memegangi pundak Asep dan berkata "udah atu sep sep!"


Asep yang mulai tenang mendengar ucapan Risa langsung berbalik menghampiri kerumunan teman temannya diikuti dengan Risa dibelakangnya


Sedangkan Rio yang lumayan takut dengan marahnya Bayu, langsung berhenti dan tenang sambil menelan takut air liurnya


Bayu yang melihat Rio sudah mulai tenang, langsung bangkit dari tubuh Rio dan pergi keluar ruangan meninggalkannya tergeletak dilantai


"Yaudah gimana kalo kita main tebak tebakkan" ucap Anton mencairkan suasana yang tegang


Alhasil mereka bermain dengan canda tawa suara yang memenuhi ruangan itu


Risa yang menunggu Bayu masuk kembali tak kunjung datang akhirnya dia beranjak dari duduknya dan pergi keluar mencari Bayu


Terlihat Bayu berdiri bengong dengan melipat kedua tangannya didada tanpa ekspresi dan gerakan apapun


Melihat Bayu yang berdiri tanpa ditemani siapapun, Risa langsung melangkah mendekatinya dan memegang pundak Bayu yang membuatnya kaget dan menoleh kebelakang


"eh Risa? Kenapa kamu gak ngumpul sama teman teman?" tanya Bayu heran


Risa melingkari tangannya yang memegang bahu Bayu tadi di pinggang Bayu dan menyenderkan kepalanya di pundak Bayu


"Gimana aku bisa ngumpul kalau kaka gak ada disana!" jawab Risa malas


"Tumben kamu manja banget, ada masalah dirumah?" tanya Bayu menebak nebak


"Jangan so tau lo ka, gue cuma kasin liat lo"


"Risa risa! Gak mungkin suara lo selemah ini kalau cuma sekedar mengasiani gue"


"Iya iya! Gue memang gak bisa bohong sama lo" jawab Risa ketus

__ADS_1


"Tapi ka, lo jangan marah lagi gih" ucap Risa


"Kenapa? Lo perduli sama gue?"


"Enggak, siapa juga yang perduli sama lo? Gue perduli sama diri gue sendiri. Sakit kuping gue dengar lo teriak teriak nggak jelas" ucap Risa ngeles


"Iya gue gak bakal marah marah lagi" Jawab Bayu sambil menarik hidung mancungnya Risa


"Aduduh" jerit Risa saat hidungnya ditarik


"yaudah yu kita masuk, nanti buahnya habis"


Risa melepas dekapannya di pinggang Bayu dan berbalik masuk bersama dengan Bayu


"Hey! cepat Risa,  nanti buahnya habis. Mereka makannya kaya kebo, cepat banget" ucap Dara


"Eh eh, sisain dong" ucap Risa yang langsung duduk disamping Dara dan melahap buah buhan yang tadi diabawa Dara


Begitupun dengan Bayu yang baru sampai bersama Risa tadi, dia langsung duduk disamping Bobom dan Rizal melahap buah buahan itu


Matanya tak sengaja tertuju ke pojokan ruangan yang melihat Rio duduk sendiri dengan wajah kesal


"Yo, sini makan bareng. Enak loh" teriak Risa mengajak Rio


Seketika pandangan semua orang tertuju kearah Rio yang nampak miris sendirian


Rio langsung berdiri dan melangkah pergi dengan angkuh sambil berkata "Males" ucapnya ketus


"Udah biarin, mungkin dia butuh waktu sendiri" ucap bobom


.


.


.


"Risa lo pulang gak?" tanya Dara yang merapikan toples toples dan piring yang dia bawa tadi


"Enggak ka, kaka duluan aja"


"Yaudah gue duluan ya!"


Lagi lagi hening kembali didalam pabrik tua itu, Risa melihat jam yang ada dipergelangan tangannya menunjukkan pukul 16.23


"Lo gak pulang Sa?" tanya Bayu yang tiba tiba saja datang menghampiri Risa


"Loh kaka belum pulang?" kaget Risa


"Yaelah! gue nanya, lo balik nanya!"


"Hehe! Kaya yang kaka liat, gue belum pulang"


"Kenapa lo gak pulang"


"Males" jawab Risa singkat "kaka sendiri kenapa gak pulang?"


"Males juga"


"Yaudah kita disini aja ka"


"Lo kenapa? Ada masalah?" ucap Bayu yang juga duduk disofa dekat Risa


"Enggak kok"

__ADS_1


"Kalo ada masalah ngomong aja, kaya sama siapa aja lagi" ucap Bayu ketus


Risa menghela napas kasar dan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengannya


"Biasa dirumah gue ada bapak cangkul" ucap Risa membicarakan seorang laki laki yang berada dirumahnya


"Ooo ada dia!!" jawab Bayu paham


"Terus?" tanya Bayu lagi


"Ya begitulah"


"Coba lo terima dengan lapang dada aja, daripada lo yang menghindar kek gini"


"Gak semudah seperti yang lo bicarakan kaka"


"Jadi itu sebabnya lo gak mau pulang?"


"Emang apa lagi?"


"Tring tring" tiba tiba terdengar suara deringan telpon yang membuat Risa baring santai menjadi terlonjar kaget. Risa langsung duduk dan melihat nama yang tertara dalam hpnya tersebut bertuliskan 'Mamah😚'


Seketika Risa mengangkata telpon itu dan menaruhnya ditelinganya


"Iya mah?"


"..."


"Iya mah!" ucap Risa memutar malas bola matanya


"..."


"Oke siip!"


"Tututut!" Risa mengakhiri percakapannya dengan memutus sambungan telpon dengan Yanti


"Huh" Risa menarik nafas kasar


"Kenapa?" tanya Bayu penasaran


"Mamah mau tinggal dikuburan"


Sontak Bayu kaget mendengar ucapan Risa "hah?"


"Ya iya! katanya mau tidur dirumah ayah gue, Ayah gue kan sudah mati. Mau tidur dirumah ayah yang mana lagi dia, gue kan cuma punya satu ayah" ucap Risa menjelaskan


"Risa... risa...!" ucap Bayu mengekeh sambil menggeleng tak percaya


"Yaudah kalo gitu gue mau balik" ucap Risa yang bangkit dari sofa tempatnya duduk tadi


"Loh katanya mau tinggal disini aja?"


"Gak jadi, si kakek kakek sudah pergi" jawab Risa sambil memasang jaketnya


"Auto ditinggal sendiri deh gue" ucap Bayu dengan judes


"Yaudah kalo kaka mau nginap dirumah aku, aku sendiri juga dirumah"


"Enggak ah, lo cepat dah pergi sana" usir Bayu


"Cia elah! tadi gak mau gue pergi, sekarang malah main ngusir. Oke aku fine" Risa melangkah pergi dari camp Naga Biru menuju rumahnya dengan menggunakan motor klx kesayangannya


_____

__ADS_1


***Maaf kalo ceritanya ngebosenin. bagi yang mau author baca novelnya comen aja dikolom komentar ya, bakal author baca kok. yang mau LikeBom juga bilang aja, asal LikeBom balik akan author LikeBom pokoknya.


see you next time 🌹***


__ADS_2