GADIS BERANDAL

GADIS BERANDAL
PART 2


__ADS_3

Risa menoleh kesebuah warung nasi goreng dan matanya tertuju pada motor sport merah hitam yang biasanya dia kenal


Dengan skontan Risa menepuk bahu Bayu untuk memberhentikan motor yang dikendarai Bayu


"Itu motor Rio" tunjuk Risa ke-motor sport hitam merah didepan warung nasi goreng


Bayu langsung memutar balik motornya menghampiri warung nasi goreng itu


Hingga tepat motor berhenti didepan warung nasi goreng, terlihat Rio tersender lemah di kursi plastik dengan wajah yang berdarah darah, bengkak dan lebam


Risa yang khwatir melihat Rio tersender lemah langsung turun menghampiri Rio untuk melihat luka lukanya


"Hey bro kenapa bisa gini?" ucap Risa yang memperhatikan wajah Rio yang rusak dan pakayannya yang rabit rabit


"Tau geng merah darah ngeroyok gue" ucap Rio sambil menahan sakit


"Pasti lu kan yang dulu cari gara gara sama mereka" ucap Risa


"Udah Sa, obatin dulu luka Rio baru marah marah" ucap Bayu


"Yaudah, beli obat p3k gih lo" perintah Risa


Bayu yang mendengar perintah Risa langsung pergi mengendarai motornya meninggalkan Rio dan Risa untuk mencari obat p3k


"Mana wajah lo" Risa menelaah luka luka yang ada diwajah dan diperut Rio


"Lo pasti digebuki empat sampai lima orang kan?" tanya Risa


"Iya, gue digebukin sama lima orang"


Risa berdiri menghampiri motor yang dikendarai Rio dan menafsirkan kerusakan kerusakan yang didapat motornya


Siapa sangka Seorang Risa yang berandalan sangat pandai menelaah dan menafsirkan kejadian kejadian yang orang biasa sulit untuk melihat penyebabnya. Bahkan dengan kecerdasannya, dia mampu menyebutkan berbagai undang undang masalah negara dengan mudahnya.


"Apaan rusak karna dilempar batu, ini mah rusak karna jatuh" ucap Risa setelah menafsirkan kejadian yang dialami Rio dengan melihat kerusakan kerusakan yang ada dimotornya


Datanglah Bayu setelah membeli obat di apotik yang tidak jauh dari tempat itu dan memberi ke Risa obat yang sudah dibelinya


"Gimana Sa kejadiannya?" tanya Bayu yang meliati Risa sedang berpikir meliat motor Rio


"Kalo dilempar batu gak separah ini kali ka!" ucap Risa


"Nih liat goresan goresan dan kehancurannya. Pasti para geng merah darah melempar batu ke arah sini" tunjuk Risa ke tebeng kiri motor yang terlihat sedikit penyok


"Setelah itu, Rio pasti jatuh setelah dilempari batu" ucap Risa yang melihati tebeng kananan motornya yang hancur tak parah


"Apa lo mabuk ya Yo?" tuduh Risa ke Rio

__ADS_1


"Apa sih lo? Sembarangan aja. Kan lo sendiri yang bilang jangan mabuk mabukkan" ucap Rio


"Kan siapa tau lu gak dengar perkataan gue"


"Berarti cuman ada satu kemungkinan. Lo dilempar sama mereka batu sampai jatuh, terus lo kepancing sama emosi lo sendiri yang akhirnya berujung tragis dan pergi terpontang panting menyelamatkan diri kek kelinci yang dikejar harimau" ucap Risa menafsirkan kejadian Rio


"Gak ada apa? kata kata lain yang lebih jentel? Lo bicara gitu kesannya kaya orang yang sedang menghina gue. Lagian gue gak emosi kok"


"Rio Rio... Sudah berapa kali gue bilangin ke elu, jaga emosi lu. Sini gue obatin luka lo" Risa membersihkan luka luka yang ada diwajah Rio dengan menggunakan alkohol dan membalut lukanya dengan obat merah yang ditempel dengan kapas dan hansaplas


"Wah Bayu tau aja badan lo pegal pegal, makanya dia beli galon lepas" ucap Risa yang melihat ada beberapa salonpas didalam bungkus p3k yang dibeli Bayu


"Salonpast bambang"


"Iya terserah, lo peka juga ya" Risa menempelkan beberapa salonpas di perut dan di punggung Rio serta dibeberapa tempat yang mungkin nanti akan terasa sakitnya


"Sudah lo pulang aja sana, ijin aja hari ini" perintah Risa ke Rio


"Tapi motor gue ruasak" jawab Rio


Risa keluar warung itu bersama sama dengan Bayu dan Rio yang berjalan pincang


"Bakal gue benerin! kalian tunggu aja, gak makan waktu lama kok" Risa mengambil kunci kunci inggris yang mereka bawa tadi dan langsung memperbaiki motor Rio


(PERHATIAN!! KUNCI INGGRIS YANG DIMAKSUD ADALAH KUNCI INGGRIS YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MELEPAS DAN MENGENCANGKAN MUR ATAU BAUT. BUKAN KUNCI YANG DIBAWA RISA JAUH JAUH DARI INGGRIS HANYA UNTUK MEMBENARKAN MOTOR RIO YANG RUSAKNYA TIDAK PARAH, BTW RISA BUKAN ANAK RAJIN YANG MAU DIREPOTKAN JAUH JAUH PERGI KEINGGRIS HANYA UNTUK MEMBELI SEBUAH KUNCI)


"Gue dendam banget tau gak sama geng naga merah" ucap Rio dengan wajah gusarnya


"Mana ada! Gue cuma lewat camp mereka doang!"


"Tapikan lu pernah ada masalah sama mereka"


"Tapi itukan udah lama"


"Sama aja"


"Eh? Tapi camp mereka kan berpindah pindah, lo memang lewat mana sampai ketemu sama camp mereka?" tanya Risa yang selesai memperbaiki motor Rio dengan wajah yang dikotori banyak oli


"Itu dirumah kosong jalan ketapang tujuh"


"Yaudah lo pulang sana, motornya sudah bisa dipakai"


"Lo bisa pulang sendiri gak? Atau mau kita anterin?" ucap Bayu menawarkan diri


"Enggak ah! Gue bisa pulang sendiri, kalian balik aja sana kesekolah" tolak Rio


Rio langsung menunggangi motornya setelah memasang helm miliknya dan dia langsung pergi meninggalkan Risa dan Bayu

__ADS_1


"Kita juga secepatnya balik kesekolah gih, nanti dimarahin guru" ucap Bayu


.


.


.


Sampailah Bayu dan Risa kesekolah dengan terburu buru mengingat jam masuk yang akan sebentar lagi berbunyi. Benar saja, setelah mereka sampai ternyata bel memang sudah berbunyi 15 menit yang lalu


Dengan gerasah gerusuh Risa berlari kekelasnya tanpa ia sadari wajahnya yang dipenuhi dengan oli belum sempat dia berasihkan karna terburu buru


Melihat ada guru matematika dikelasnya yang terkenal dengan kegalakannya disekolah itu, Risa berjalan dengan rapi memasuki ruang kelasnya


"Datang mana aja kamu?" tanya guru itu


"Datang toilet pa!" jawab Risa


Ucapan Risa langsung disambar oleh Anggi "tuh kan pa! apa aku bilang, aku tu anak teladan yang gak bisa berbohong"


"Diam kamu" bentak guru yang membuat Anggi dan seisi kelas terdiam senyap


"Lama banget ketoilet dari sebelum istirahat tadi?" tanya guru matematika itu


"Sakit perut pa, kaynya Risa tadi salah makan deh"


"Bohong tu pa" sahut Rere


"Tuh kamu bohong katanya?"


"Enggak pa, tadi Risa makan sambal jengkol! Enak banget loh pa bapa mau?" alasan Risa


Guru matematika itu hanya diam melihat kelakuan Risa yang membuat alasan agar dia tidak dimarahi guru


Risa yang melihat bapa itu tidak berekspresi dengan ucapan nya, Risa membuat alasan lain yang lebih logis "Karna makan cabe kebanyakan jadi Risa tadi bolak balik wc. Kalo Risa biarin dikelas terus bahaya kali pa Risa kentut sembarangan, bisa bisa pingsan satu kelas mencium gas beracun berbahan jengkol"


"Terus wajah kamu kenapa kotor?" tanya guru itu lagi


"Karna Risa bolak balik! jadi gak sengaja nabrak ibu Susi yang membawa tinta spidol"


"Banyak alasan aja kamu, mana tugas yang bapa berikan tadi"


"Sakit perut gini mana konsen berpikir pa.. pa..!"


"Berdiri dilapangan, jangan masuk sampai jam pelajaran bapa selesai"


Risa dengan patuhnya berdiri diluar mengikuti perintah dari guru matematika itu

__ADS_1


See you next chapter💚


enjooyyyy✌🏻✌🏻


__ADS_2