
Jam 10.30,
Silvia dan Kai pulang ke rumahnya.
"KAK KAI,KAK SILVIA"teriak seorang anak kecil yang tidak lain adalah Sella
"Sella"ucap Kai
"kak Kai sama kak Isil pergi kemana aja kok aku di tinggal di rumah"ucap Sella
"kak Isil"ucap Silvia
"nama kak Silvia aku singkat ya soalnya kepanjangan sihh"ucap Sella
"iya gak papa"ucap Silvia
"oh ya kak apa boleh aku manggil kakak mama sama papa"ucap Sella polos
keduanya pun terkejut ,
"Boleh kok"ucap Silvia
"yeyeyeyeye"ucap Sella gembira
"aku punya mama papa yeyeeyeye"lanjutnya sambil melompat-lompat gembira
Silvia dan Kai hanya tersenyum melihat kelakuan Sella.
Silvia pov
Di rumah Kai and Silvia,
sekarang Kai lagi di rumah kerjanya,
Sella baru tidur siang terus gue harus ngapain ini bosen.....
"apa gue buatin Kai kopi ya"gumam ku
Ruang kerja Kai,
"halo Kai apa kabar"ucap seseorang di laptop Kai
"apa maumu"ucap Kai dingin
"heh kamu masih saja tidak tau apa mau ku"ucap orang itu
"kamu mau aku membunuh dia kan"ucap Kai dingin
siapa yang orang itu??? lalu apa tujuannya-batin ku yang sedang menguping pembicaraan Kai.
"ayolah Kai kapan kamu akan membunuh dia"ucap orang itu
"aku tidak akan membunuh dia sampai kapanpun itu"ucap Kai dingin
"apa jangan-jangan kamu mencintainya,hah jawab aku apa kamu mencintai Silvia"ucap seseorang itu yang membuatku terkejut
aku, jadi "dia" yang di sebut orang itu adalah aku Kai akan membunuhku tapi Kai menolak aku akan coba selidiki siapa orang yang terkait untuk membunuhku dan Kai jadi ini tujuan awal mu menerima perjodohan ini tapi untung aja aku udah buat kamu cinta sama aku, untuk kedepannya aku harus waspada terhadap Kai Heh siapa bilang aku mencintaimu bodoh-batin ku sambil menampilkan senyum licik
"iya aku cinta sama Silvia aku gak akan bunuh dia"ucap Kai
"heh hanya karna cinta kamu tidak mau membunuhnya,kamu sudah dibutakan cinta Kai sadar"ucap orang itu
"BARA CUKUP MENGHASUT AKU"teriak Kia kesal
jadi orang itu bernama Bara-batin ku
"aku Bara Ananta Wijaya sebagai kakakmu walaupun bukan aku hanya kakak angkatmu tapi tetap saja kita satu kelurga jadi kamu tidak ada hak untuk membentakku"ucap Bara dingin
lalu memutuskan sambungan telfonnya,
__ADS_1
kita liat aja Bara Ananta Wijaya, siapa yang akan menang aku atau kamu-batin ku lalu pergi.
Silvia pov off
"aku harus pastiin Bara gak akan nyakitin Silvia"gumam Kai lalu menelpon seseorang
Skipp
Di kamar Sella,
"eh non Sella udah bangun ya"ucap bik Surti
"iya bik"ucap Sella sambil mengusap matanya
"ya udah sekarang non Sella mandi habis itu ke ruang makan ok"ucap bik Surti
"ok bik"ucap Sella lalu pergi ke kamar mandi
Di ruang makan,
"bik, Sella di mana"ucap Silvia
"oh non Sella lagi mandi"ucap bik Surti
"Sil,bik aku mau pergi Bentar ya ada urusan"ucap Kai sambil menuruni tangga
"ke mana"ucap Silvia
"em ke kantor"ucap Kai ragu
"ok"ucap Silvia singkat
Silvia kenapa sih kok cuek banget sih-batin Kai curiga
"mama papa bibik"ucap Sella
"eh Sella anak papa udah mandi ,cantik banget sih"ucap Kai sambil menggendong Sella
"tap-"ucap Sella terpotong oleh Silvia
"gak ada tapi-tapian"ucap Silvia
"dan kamu katanya mau ke kantor kok masih di sini"ucap Sella dingin
"Aku mau bicara sama kamu"ucap Kai sambil menarik Silvia ke kamar
Di kamar,
"kamu kenapa kok dingin banget sama aku"ucap Kai sambil memojokan Silvia ke dinding,namun Silvia hanya menatapnya dingin.
"ada apa?? aku salah apa sama kamu??"tanya Kai
tapi tidak di jawab sama sekali
"ok kalau kamu gak mau jawab gak papa,sekarang aku mau pergi sepertinya aku akan pulang besok, aku pamit"ucap Kai lalu meninggal kan Silvia
Setelah kepergian Kai,Silvia hanya menghembuskan nafas nya
kenapa rasanya nyesek gini ya-batin Silvia
lalu perlahan mulai menitihkan air matanya tanpa ia sadari
"loh mama nangis"ucap Sella
"hah enggak kok"ucap Silvia sambil menghapus air matanya yang baru ia sadari telah jatuh.
"oh ya udah aku lanjut makan dulu ya"ucap Sella lalu pergi
Larut Malam nya masih di hari yang sama,
__ADS_1
"ishh kenapa gue gak bisa tidur sih ,dari tadi juga ini air mata gue ngalir terus hati gue juga kok rasanya sakit banget"ucap Silvia sambil menghapus air matanya yang terus mengalir dari tadi.
Namun di sisi lain ada seseorang yang sedang memperhatikan Silvia,
kamu menangis-batin orang itu
"Sil"panggil Kai
"apa"ucap Silvia sambil menghapus air matanya
"kenapa kamu...."ucap Kai lalu mendekat dan menghapus air Silvia
"aku gak tau"ucap Silvia sambil menangis
lalu memeluk Kai
"kamu kok pulang cepet"ucap Silvia sambil melepas pelukannya
"aku khawatir sama kamu"ucap Kai
apa yang salah sama gue??kenapa hati gue sakit banget??gue merasa bersalah terus sama Kai dia beneran sayang sama gue tapi gue malah mau manfaatin Kai,Gimana caranya gue jenis kesalahan gue sama lo Kai-batin Silvia
"oh,kalau begitu kamu istirahat aja aku baik-baik aja kok"ucap Silvia sambil tersenyum tulus
"kamu udah gak nangis lagi kan"ucap Kai khawatir
"enggak kok"ucap Silvia
"ya udah kalo gitu tidur gih"ucap Kai
"em Kai aku boleh nanya sesuatu gak"ucap Silvia
"hem boleh apa"ucap Kai
"kalo kamu di kasih tiga permintaan yang bisa di kabulin kamu mau minta apa"ucap Silvia sambil tiduran
"pertama,aku mau kita berdua saling mencintai"ucap Kai
DEG
"yang kedua,aku mau kita hidup bahagia bersama keluarga kecil kita nanti"lanjutnya
DEG
"yang terakhir,aku mau kamu selalu berada di sisi ku walaupun keadaan ku susah"ucap nya
DEG
apa yang harus gue lakukan gue merasa bersalah banget sama Kai gue selalu bohongin dia padahal dia cinta banget sama gue satu-satu nya jalan yaitu gue harus muali belajar cinta sama Kai gue harus bisa-batin Silvia
"makasih"ucap Silvia
"iya, aku kan cinta sama kamu"ucap Kai
"iya aku......juga cinta sama kamu"ucap Silvia ragu
"kenapa hem ada yang salah"ucap Kai
"enggak kok"ucap Silvia lalu tidur
Kemuadian Kai juga tertidur sambil memeluk Silvia yang sudah tertidur lelap.
Bersambung............
guys mohon maaf ya baru bisa up
andd kayaknya aku bakal up lama banget nih
jadi mohon di maklumin ya kalo up nya lama
__ADS_1
gimana guys cerita kali ini????