
jadi,cuma itu senjata kalian untukku dan Silvia-batin seseorang sambil tersenyum licik di balik pintu kamar Yuri
Beberapa jam kemudian,,,,
tok.....tok.....tok.....
suara ketukan pintu
lalu di buka oleh Yuri
memperlihatkan tiga orang yang berumur sekitar 18-21,
"Siapa tante?"tanya Silvia yang baru saja ingin ke dapur
"oh ini,tante juga nggak tau,Sil"jawab Yuri
tak lama kemudian,pria berbadan kekar memakai jas hitam serta topeng merah langsung menghajar dua pemuda yang berada di belakang 1 perempuan,
"APA YANG KALIAN LAKUKAN..."teriak seorang perempuan yang tidak lain adalah Keysha,ia berusaha membantu Richard dan Risvan yang hampir kehilangan kesadaran nya,,,
"Itu karena kau sudah masuk ke kandang harimau dan singa jadi semua ini adalah akibat nya"ucap Silvia yang membuat semuanya termasuk Yuri ketakutan,mereka tak menyangka Silvia akan tau rencana mereka.
"Heh dasar bodoh"ucap pria yang baru saja keluar,yang tidak lain adalah Kai
"Termasuk tante,aku bisa saja membuat kalian yang ingin menghancurkan keluarga ku lenyap tak tersisa"lanjut Kai
"Sebenarnya ini masih belum cukup untuk kalian,tapi kalian harus ingat ini semua adalah peringatan bukan pelajaran untuk kalian,jadi pikir matang-matang dulu sebelum bertindak kalian di hadapan kami hanya lah sampah yang menggunakan cara licik seperti ini"ucap Silvia sambil menampar Keysha,Richard,dan mantan nya,Risvan
"Tante bisa saja lolos kali ini,tapi jika aku tau tante terlibat aku pastikan apa yang di ucapkan Kai jadi kenyataan"lanjut Silvia lalu berbalik pergi meninggalkan mereka semua yang langsung di susul oleh Kai
Di dalam Kamar,
"Sayang,kau sangat galak ya"ucap Kai sambil memeluk Silvia dari belakang
__ADS_1
"ya kalau aku tidak berkomentar nanti mereka kecewa"ucap Silvia sambil tersenyum
"ahh kau benar-benar licik"ucap Kai sambil mengecup leher Silvia
"tentu,kalau tidak licik itu berarti bukan istri dari tuan muda keluarga Adijaya"ucap Silvia
2 Bulan kemudian,
setelah kejadian tersebut tak ada yang berani lagi mencari masalah dengan Kai dan Silvia,
"Mama"panggil Sella
"ini dede bayi nggak ngrepotin mama kan"tanya Sella sambil menunjuk perut Silvia
"tentu tidak,dede bayi kan nggak nakal karena tau kalau nakal nanti di hukum sama kakak Sella"ucap Silvia sambil membelai rambut Sella yang panjang
"baguslah kalau begitu"ucap Sella
__ADS_1
"oh ya ma nanti kalau dede bayinya lahir mama mau kasih nama siapa?"lanjut Sella
"emm tergantung,kalau cowok mama bakal kasih nama Kenzo kalo cewek mama bakal kasih nama Kiara"jawab Silvia
"namanya bagus ma,semoga aja dede bayinya laki\-laki ma,biar bisa di ajak main tembak\-tembakan"ucap Sella lalu mengelus perut Silvia
sedangkan Silvia hanya terkekeh pelan mendengar ucapan anaknya itu.
Bersambung......
Sorry banget nih guys aku lama up nya
paling ya aku akan up tu sabtu kalo nggak jumat,terus untuk tanggal 16\-sampe seterusnya itu aku up nya nggak menentu soalnya aku udah mau fokus untuk TPM
jadi sorry banget ya guys
gimana nih cerita kali ini,kasih kritikan ya guys biar aku tau mana kesalahan yang harus aku perbaiki
__ADS_1
thank you...