Gairah Liar Pak Guru

Gairah Liar Pak Guru
Ungkapan hati Duri


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


"Jadi kau sudah mengetahui semuanya?" tanya Kevin menatap mata Duri yang terguyur air hujan itu.


"Ya, semua nya." ucap Duri lagi


"Lalu?" tanya Kevin


"Lalu apa? aku akan marah? aku akan menuntutmu? begitu yang kau pikir?" tanya Duri kepada Kevin, Mata laki-laki itu yang sedari tadi memerah menganggukan kepalanya.


"Aku marah? jelas, wanita mana? anak perempuan mana yang tak sakit hati nya saat ia harus kehilangan ibu nya di saat-saat dirinya sangat membutuhkan seorang ibu dan kasih sayang nya namun di pisahkan oleh anak manja, anak orang kaya yang bisa berbuat semena-mena nya saja kepada siapa pun,aku bisa apa? aku tanya kspasa mu pak Kevin?"ucap Duri dan melayangkan pertanyaan nya kepada laki-laki di hadapan gadis itu.

__ADS_1


"Aku menuntut mu? hahk,,, aku susah pak Kevin, di negri ku ini taka da uang hukum pun tak berproses. kau tau istilah hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas? itu yang aku rasakan sekarang." ucap Duri lagi.


Kevin diam dan tertunduk malu bahkan dia benar-benar merasa sangat bersalah terhadap gadis di hadapan nya itu namun ia bingung apa yang harus dia lakukan untuk dirinya sendiri pun Kevin gagal apa lagi gadis ini.


"Dan kau tau pak yang lebih menyakitkan lagi dalam hidup ku adalah, saat dimana orang yang pernah menabrak ibu ku hingga tewas kini dia kembali berulah ingin melecehkan aku, kau tau sakit nya?" ucap Duri dan bertanya, Kevin langsung melihat wajah gadis itu.


"Seakan orang miskin seperti diriku ini, wanita miskin seperti diriku ini tak punya harga diri pak, bahkan untuk menjaga mahkota kecil ku jaga sangat sulit sehingga menjadi mangsa pria pria mabuk di pinggir jalan, kau tau sakit nya? tau pak?" gadis itu langsung menangis.


"Jika waktu itu sampai terjadi, kemana aku mau mengadu pak? kemana? ibu ku tiada? ayah ku tidak peduli dan aku hanya menumpang di rumah bibi ku, kau bisa rasakan apa yang aku rasa? bisa?" tanya Duri menekan dada nya yang sakit , betapa miris nasib dirinya semenjak di tinggal ibu.


"Semudah itu , ya tidak jadi masalah. saya bukan tipe pedendam pak." ucap Duri sambil menghapuskan airmata nya


"Aku kesini hanya ingin bilang kau bodoh, kenapa aku harus bilang kau bodoh? ya karna memang kau bodoh." ketus Duri dengan beraninya.

__ADS_1


Kevin langsung menengadahkan tatapan nya ke arah Duri.


"Wanita itu yang berselingkuh dan kau yang memutuskan pergi tetapi kau sekarang yang terpuruk, why?" ucap Duri


"Kau tidak tau sakitnya, Duri." ucap Kevin dengan wajah dingin nya mengingat bagaimana Keysa menghianati dirinya.


"Aku sudah lelah dengan namanya sakit pak Kevin, dari sejak ibu ku meninggal bahkan sampai sekarang yang aku hadapi adalah sakit semua." ucap Duri lagi.


"Kau tau dia selingkuh tapi sekarng kau menyiksa dirimu dengan berhujan-hujan seperti ini dan menyalahkan takdir? hahahha... " Duri tertawa mengejek


"Denger ya pak, jika kau di lukai kekasihmu tapi ingat kebalik kan nya juga bahwa kau luka bagi orang lain." ucap Duri


"Dan ya, cuma seorang pendosa yang sekali berdoa di borong semua." ucap Duri pada akhirnya.

__ADS_1


"Permisi."


Bersambung


__ADS_2