Gairah Liar Pak Guru

Gairah Liar Pak Guru
Berpisah dengan Tami


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️


Setelah pernikahan itu selesai dan Kevin pun akan membawa Duri tinggal dirumah nya setelah meminta ijin kepada Bibi Duri selalu keluarga nya disana, Namun saat Duri sampai di mobil dia minta izin sebentar untuk menemui Tami sepupunya .


Saat tiba di dalam kamar Tami, Duri melihat gadis itu sedang menutupi wajahnya dengan bantal dan terdengar suara isakan dibalik bantal tersebut.


"Tami..... " panggil Duri mendekat kearah Tami.


"Tami.. " Tetap saja Tami tidak mau membuka wajahnya dari bantal tersebut.


"Aku mau pergi, apa kita bisa bicara?" ucap Duri dan saat itu juga Tami langsung memperlihatkan wajahnya.


Tami menatap wajah Duri, Duri pun melihat mata sepupunya itu sembab seperti habis nangis."Tami... "belum sempat Duri bicara Tami lebih dulu memotong nya.


" Duri... kenapa kamu jahat banget? kenapa kamu tega tinggalin aku? kalau ibu ku salah hukum saja aku tapi jangan pergi seperti ini."ucap Tsmi kembali menagis sesegukan "Hikss... hikss.. hikss."

__ADS_1


"Aku tau Duri ibu ku selalu saja memarahi mu, menyiksa mu, menghukum mu bahkan kau selalu tidak diberikan nya makanan jika berbuat kesalahan, tapi maafkan ibu ku Duri, kalau nanti aku sudah kerja kau bisa ikut dengan ku jangan ibu ku lagi, biar kita bisa makan enak tanpa ada yang cegah... hihkksss... " Dia menangis sejadi-jadinya.


Duri hanya diam sambil menghapus air mata Tami yang begitu deras turun menbasahi pipi dan bajunya "Kau jahat sekali Duri, membalas perbuatan ibuku dengan cara pergi dari rumah ini meninggalkan aku... hikss.. kau tega sekali Duri." ucap Tami lagi


Duri pun narik nafas nya panjang lalu kembali menatap wajah Tami "Dengarkan aku, aku pergi bukan karna membalas perbuatan ibumu, Tami."


"Aku di hukum bibi, kau yang menyelamatkan ku, aku tidak dikasih makan, kau datang diam-diam memberiku makan. dan kau tau aku menikah agar tidak ada kesalahpahaman antar warga dan yang mana nantinya mereka membully Bibi, hanya itu kok." ucap Duri meyakinkan Tami.


"Kau tau Tami, kau adalah teman, sepupu, saudara, keluarga yang aku punya saat ini. jadi aku tidak akan pernah melupakanmu, paham?" ucap Duri kepada Tami.


"Apakah suamimu itu benar-benar tulus dengan mu Duri, maksudku dia kan guru di sekolah kita?" tanya Tami


"Apa setelah menikah ini kau masih tetap sekolah?" Taki kembali bertanya dan Duri diam.


"Maksudku sayang Duri, kita sebentar lagi kelulusan." ucap Tami.


"Karna sekarang aku sudah punya suami, jadi aku harus meminta izin dan bicara dulu dengan nya nanti, oke." ucap Duri

__ADS_1


"Ya baiklah."


"Sini peluk aku, aku mau pergi." ucap Duri dan Tami langsung saja memeluk sepupunya itu.


"Aku pergi ya,,, dah."


Akhirnya mereka pun berpisah dan sekarang Duri sudah masuk kedalam mobil Kevin dan juga ada mama Rena di dalam sana.


Mereka bertiga di dalam mobil hanya diam tak ada bicara dan tak lama mobil pun smpai di depan teras rumah Kevin.


Cittttt......


Semua orang pun turun termasuk Duri "Duri, kamu langsung aja masuk duluan. aku mau parkir kan mobil dulu." ucap Kevin dan Duri pun langsung berjalan masuk mengikuti mama Rena.


"Ma, kamar Duri dimana?" Duri dengan gugup langsung bertanya.


Mama Rena langsung melihat dan membalikan tubuhnya ke arah Duri "Kamar Kevin ada diatas sayang, kamu masuk saja disana. karna itu kamar kamu juga." ucap Mama Rena yang mana membuat Duri diam.

__ADS_1


Bersambung.....


Like, komen dan vote ya 😄👍


__ADS_2