Garis Takdir Si Gadis Polio

Garis Takdir Si Gadis Polio
si kecil yang cerdas


__ADS_3

kesabaran adalah kunci dari segala masalh ke hidupan ini,secercah cahaya mengintip dari balik kain.itu gambaran dari kehidupan Yani.


mamak sudah tidak sanggup membawa Yani kerumah sakit,kondisinya tetap sama,dikarenakan biaya yang mahal.akhirnya pak Yaqub sendiri yang menangani Yani dengan cara menyedot setiap cairan dipersendian yang membengkak dengan jarum suntik,dan itu berpengaruh besar pada kondisinya Yani,Yani sudah bisa jalan,persendian yang awal sebelum disedot terlihat sangat besar tapi setelah dilakukan penyedotan beberapa kali jadinya mengempis.


Yani mulai bisa sekolah lagi,walau mamak harus menjemput pulang pergi dengan naik sepeda.


Hari berganti 2 tahun terlewati yang awalnya Yani tidak bisa apa apa sekarang Yani mulai berani pergi kesekolah sendiri,walau merasa sakit setiap langkah dan gerak tubuhnya ia tahankan hanya untuk dapat bersekolah tanpa merepotkan mamaknya lagi.


Sekolah sebenarnya hanya berjarak 100m,bagi yang bisa berlari hanya 5 menit sampai,tapi bagi Yani butuh hampir 1 jam ia berjalan menempuh perjalanan ke sekolahnya.Yani harus berhenti 2 kali untuk duduk sebentar,karna kaki nya tidak sanggup berjalan lama.


setiap harinya Yani juga menkonsumsi obat ajaib,gimana gk ajaib,klo Yani gk minum badan nya akan menjadi kaku tidak bisa bergerak,akhirnya agar Yani bisa berjalan Yani harus meminumnya,obat nya kecil sekecil obat demam anak,warna hijau muda tulisannya nison/nosin,membeli nya awal nya pakai resep,karena mahal,ibu membelinya dengan sebutir obatnya sebagai contoh stiap pembelian,awalnya 5000 untuk sebulan.Yani gadis yang pintar disekolah dalam semua mata pelajaran,dan mata pelajaran yang paling disukai Yani adalah agama dan matematika,


Yani juga pintar meyiasati agar ia tidak kecanduan obat yang diminumnya itu, dengan cara menguranginya sedikit demi sedikit.biarpun epek dari pengurangan dosis dirasa kannya,setiap kali pengurangan Yani akan mengalami seluruh tubuh terasa kaku namun itu hanya di alaminya selama 2-3 hari.


karena tekat yang besar ingin sembuh Yani tidak peduli dengan rasa sakit yang dialaminya.


saat berada disekolah Yani merasa senang walau sebagian besar murid murid memandang Yani aneh, badan pendek,pipi tembam,jalan nya pincang... namun Yani tidak menghirau kan nya dia cuma mau sekolah.tak jarang juga banyak teman sekelasnya yang membela nya saat dia di ejek,begitu juga para guru juga mendukung Yani,tak jarang anak anak yang kedapatan mengejek dan mengganggunya mendapatkan hukuman.


karena jaman itu,orang tua gk pernah protes sama para guru,orang tua dijaman itu lebih percaya apa yang dibilang guru nya dari pada pengaduan anaknya,kalau pun ada anak yang mengaduh,orang tua akan bilang''suruh siapa kau bandel,guru ngomong kau pun ikut ngomong,rasain kena j


ewer telinga mu sampai merah,bapak dulu kena pukul rotan kalau tak penggaris yang tebal,sampai membekas di paha...

__ADS_1


Benar seperti itu,anak anak dulu mengerti cara menghormati orang tuanya,takut dengan dosa,orang tua kalau sudah bilang tidak,anak tidak ada pilihan harus dengar kan orang tua ngomong,tapi model jaman sekarang orang tua yang disuruh diam dan mendengarkan.dan guru disaat itu juga bertindak sebaik mungkin menjadi pengganti orang tua selama di sekolah


''eh pincang lewat...


''pincang lewat... kata kata itu yang sering dilontarkan kan untuk Yani,mungkin karena sudah biasa kalau di ejek Yani hanya diam saja,maka nya seiring waktu ejek kan itu jarang terdengar.Yani bukan anak yang memanfaatkan kan kondisinya,Yani mala malu kalau sedikit sedikit dibantu teman nya,seperti saat naik keteras kelas,lantainya sedikit tinggi Yani kesulitan mau naik apa turun,kalau sudah duduk dilantai Yani kesulitan bangun.dan tak jarang teman teman sekelasnya membantu Yani,karena biar kondisi seperti ini ter nyata Yani selalu mendapat rengking kelas.


itu yang membuat teman teman nya sadar,Yani biarpun kondisi nya seperti ini dia murid yang certas,saat ujian tak jarang mereka sering nyontek Yani.


setiap jam istirahat atau olahraga Yani hanya bisa menghabiskan waktu didalam kelas saja sendirian,Yani terkadang sedikit cemburu dan sedih,melihat teman teman nya bisa dengan lincah berlari melompat dan sebagainya...


dan tak jarang Yani menangis tapi saat itu dia ingat bagai mana kondisi sebelum nya,Yani sudah sangat bersyukur dia masih diberi kan kesempatan untuk sekolah lagi,


suatu ketika pada saat dilepas 4,Yani membeli lontong pecal dengan membawa 10 ribu rupiah kalau jaman sekarang 100 ribu rupiah.


''Yang uang nya banyak,siapa yang kasih... ''tanya bu guru Mirna,


''uang narik jula jula buk?Yani menjawabnya jujur.


''iya.. buk,kami ada 10 orang main jula jula...ini giliran Yani narik...balas buret.''Yani kalau dikasih uang jajan jarang dijajani buk,duetnya ngumpul ditas nya.terang buret lagi. buten teman baru tapi anak nya suka nempel dengan Yani,dari dia masuk sekolah langsung mau berteman dan dekat dengan Yani,mala dengan yang lain dia tidak mau berteman.


''oooh kira in ibu,Yani dikasih sama mamaknya,kok banyak banget mamaknya ngasih...terus nyimpan duit jangan di tas,tar kalau hilang...

__ADS_1


''gak pernah hilang kok buk... jwb Yani polos.


''dari sekarang di simpan dirumah saja...ucap bu Mirna tak menduga 1 lagi sikap Yani yang jarang dimiliki anak anak.


''Yani mau buah mangga...tawar butet


''kalau di kasih mau...


''ya uda besok butet bawain...ucap butet.


''tet kurang 1 orang,main tali yok... ajak teman yang lain.


''Yani ikut...tny butet pada Yani...


''ya Yani gk bisa ikut,ada ada aja kau tet...ucap eka


''Yani kan bisa pegang tali nya sama duduk,aku yang jadi boloknya....tar aku yang main...ucapan butet membuat teman teman nya itu merasa telah mengabaikan keberadaan Yani selama ini,mereka tidak pernah mengajak Yani untuk bermain dengan mereka,bisa saja mereka mengajak Yani bermain permainan yang bisa di ikuti Yani.


saat dikelas sibuk di suruh kerja kelompok apa lagi menyulam,semua pada mau satu kelompok dengan Yani,karena Yani juga sangat pandai menyulam dari kelas 3.dan aneh nya semua murid laki laki apa lagi anak perempuan nya ingin diajari menyulam.


kepintaran Yani adalah kelebihannya.yang awalnya dijauhi sekarang semua teman sekelas nya ingin dekat dengan nya....

__ADS_1


__ADS_2