
π€TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN NYA..
ππππππ
Hari ini Yani akan mengakhirin ke sendirian nya.,dimana hinaan dan selalu di remeh kan orang sekitar dengan kondisi Yani yang tidak normal pertumbuhan nya,dengan penyakit yang akan menemani nya seumur hidup karena,penyakit yang di derita nya termasuk penyakin yang memang tidak ada obat nya,obat nya adalah kesabaran.
Ini lah hari di mana Yani yang selalu di remeh kan yang di percaya orang tidak mungkin ada laki laki yang mau menikah dengan nya,tapi beberapa jam lagi,Yani akan resmi di nikahi laki laki yang sehat jasmani dan rohani nya.
''Yani...coba kamu telepon...ini tuan penghulu nya sudah datang,ini sudah jam setengah sepuluh kok belum datang...masa di bilang jam 10 nikah...baru datang...,bilang begitu...?ucap Mamak Yani yang cemas pihak pengantin belum datang.
Yani pun menghubungi nomor Anto,tidak di angkat,berulang kali Yani hubungi tetap tidak di angkat.
''gk di angkat...mungkin lagi di jalan...,maka nya gk di angkat mak...! ucap Yani.
mamak Yani keluar,dan menyampaikan kan nya pada sang bapak.
Tak lama telepon Yani berdering,ternyata dari orang yang sedari tadi di telepon tidak menjawab.
''assalamualaikum...
''wa'allaikum salam...ade ada apa...?maaf mas baru bisa angkat,tadi di jalan gak dengar...?tanya Anto di sebrang telepon.
''mas uda sampai mana...ini uda di tunggu sama semua...penghulu nya sudah datang sudah menunggu...,malah mas belum sampai,masa di bilang jam sepuluh nikah nya,jam sepuluh juga baru tiba baru sampai...?omel Yani.
''iya...ini mas uda mau sampai,ini uda dekat...,jangan takut gitu...tenang saja...mas datang...gk akan terlambat...!uda...ade tenang saja...mas pasti datang...? uda ya...assalamualaikum...?
''wa'allaikum salam... !
Yani sedikit tenang,tapi detak jantung nya semakin berdetak kencang,seolah sedang maraton.
Yani menatap diri nya di cermin,masih tidak percaya,diri nya kini memakai pakaian pengantin dan di rias sedemikian rupa sebagai pengantin.
(jadi begini perasaan kalau jadi pengantin, deg deg kan,gk tenang,rasa nya bercampur baur, malu senang, grogi dan bener bener gak gk tenang...)pikir Yani seraya menatap diri nya di dalam cermin.
Yani semakin deg deg kan saat Yani mendengar pengantin pria nya datang...Yani tiba tiba gemetaran terlebih saat mamak menuntun Yani untuk keluar.
(ya allah...kuat kan aku...tenangkan aku... hilang kan segala perasaan takut ini, perasaan tidak nyaman ini...)doa Yani dalam hati.
__ADS_1
''mak gk usah keluar...keluar nya nanti saja kalau sudah menikah...aku gemeteran gini loh mak...?ucap Yani dengan suara yang juga terdengar gemetar.
''uda... tenang...sudah biasa kalau pengantin mengalami hal seperti ini...,awal nya saja, nanti...kalau sudah di hadapan orang,gemetaran nya akan hilang...ayok...?ucap Mamak menenang kan.
Yani berjalan menunduk di papa oleh mamak buat duduk di samping pengantin pria nya di hadapan penghulu.
Yani tidak berani mengangkat wajah nya karena grogi.
proses pernikahan cukup lumayan lama,hampir membuat Yani tidak bisa jalan karena kaki nya yang mulai keram.
Yani merasa cemas saat Anto melaksanakan ijab kabul dan melakukan kesalahan dan harus di ulang.
''santai,jangan grogi,dan jangan gugup,kalau patah patah ucapan nya gk bisa...?coba tarik napas dulu...!ucap sang penghulu.
''To...jangan gagal lagi,kalau gagal ini ketiga kali nya loh...,terpaksa di mandi kan air kembang kamu...?ucap Paman Anto yang duduk di belakang Anto.
Yani hampir menangis di kalau yang ketiga kali nya salah,maka di pasti kan,pernikahan nya batal.
Namun syukur alhamdulillah yang ke tiga nya di nyata kan sah oleh semua saksi yang ada.
Yani pun merasa bersyukur sekarang dia telah berstatus sebagai seorang istri.
Saat menanda tangani semua surat ternyata tangan Yani juga gemetaran.
Penghulu pun memberi kan nasihat nasihat pernikahan kepada kedua pengantin,setelah nya menyerah kan buku nikah masing masing kepada pengantin.
Proses pernikahan pun usai,Yani dan Anto pun menyalami kedua orang tua Yani,dan semua keluarga yang hadir terutama keluarga Anto.
Orang tua Anto benar benar tidak datang,dan saat acara sungkeman sang uwak yang tertua yang mewakili.
Acara demi acara dilakukan,dari acara di temukan,sungkeman di pelaminan,acara saling suapan hingga tepung tawaran.
Dan pengantin harus berganti pakaian dan melaku kan sesi foto bersama,dan setelah selesai semua nya,sebagian keluarga Anto pun kembali pulang.
Yani pun kembali kekamar dan mengganti pakaian dengan pakaian pengantin kebaya nya sendiri.Yani benar benar merasa lelah hampir setengah harian melakukan segala kegiatan acara yang harus dilakukan nya.
''ini ganti baju nya uda kan wak...?tanya Yani pada dukun pengantin,atau yang di kenal sebagai perias yang khusus buat pengantin.
__ADS_1
''sehabis magrib nanti... tinggal 1 baju lagi...!ini Wawak mau pulang dulu...setelah magrib Wawak baru ke sini lagi buat dandani kamu lagi...?terang dukun pengantin tersebut.
''iya wak...?jawab Yani.
Yani pun membaring kan tubuh nya setelah kepergian dukun pengantin nya.Yani berniat untuk tidur,tapi tak bisa mungkin kondisi suasana yang sangat ramai tersebut.
''dek...ade tidur...? tanya Anto ketika masuk ke kamar.
''mau nya...tapi gk bisa tidur...panas...dan bising...?emang ada apa mas..? tanya Yani yang akhir nya duduk di sebelah Anto yang kini menjadi suami nya.
''mas...mau makan,tapi malu mau ngambil nya..?bisa ade ambil kan mas makan...? ucap Anto.
''bentar ade ambil kan...!jawab Yani yang sama sekali tidak keberatan.
''ade juga belum makan kan...?sekalian kita kongsi....,itung itung sepiring berdua...!saran Anto.
Yani tersenyum tanpa menjawab,Yani pun keluar kamar menuju meja hidangan buat para tamu dan siapa pun yang makan sudah di hidang kan di depan.
Yani kembali dengan membawa sepiring penuh nasi dan lauk pauk nya.
''ini mas...,ade... mau ambil minum nya...?ucap Yani.
Anto menerima piring tersebut dan mulai memakan nya,Yani kembali mendekat dan duduk di samping suami nya yang sedang menyantap makanan yang di ambil nya tadi.
Anto pun menyuapi Yani,dan tentu saja Yani tidak menolak nya,karena itu adalah suatu salah satu sunah yang Yani tau.
Dan tugas Yani sebagai istri telah di mulai dan masih banyak yang harus Yani lakukan di dalam menapaki takdir yang kini Yani harus jalani.
Takdir si gadis polio,yang sedari kecil telah di hina di remeh kan dan di anggap aneh,kini apa yang tak di sangka orang,bawah Yani tak mungkin menikah, tapi kini nyata nya Yani pun menjalani nya.
Kehidupan yang orang lain anggap Yani tidak bisa memiliki anak,9 bulan kemudian Yani melahir kan bayi laki laki yang sehat dan normal tidak ada cacat fisik.
Begitu lah kehidupan Yani gadis penderita polio,yang menerima takdir nya dengan ikhlas.
πππBila kurang menarik...π€π
...SEKIAN DULU....πββ...
__ADS_1
...SELESAI...