Garis Takdir Si Gadis Polio

Garis Takdir Si Gadis Polio
pengalaman pertama di mol


__ADS_3

Seperti rencana pagi hari nya Yani sudah bersiap dia sudah di ijin kan pergi bersama Wuri.Wuri pun datang dengan motor spin nya.


''Yani bisa pakai helm kan,...?tanya Wuri memberikan sebuah helm pada Yani


Yani menggunakan helm nya dan segera berusaha naik ke motor walau sedikit kesulitan dan di bantu oleh Wuri.motor melaju dengan cepat.


''Yani gak masalah sama kecepatan motor Wuri kan? tny Wuri takut kalau Yani tidak nyaman.


''tidak apa apa,biasa saja... jawab Yani.


30 menit kemudian mereka sampai di sebuah ruko,namun masih tutup.


''kita kerumahnya umi Sarah saja... saran Wuri.


''rumahnya jauh Ri... tanya Yani yang sudah membuka helm nya.


''enggak cuma sepuluh meter... kenapa.. tanya Wuri karena melihat Yani enggan mau kemotor lagi.


''jalan saja,pening kepala Yani pakai helm.. polos Yani


''Yani baru kali ini pakai helm kan?Yani mengangguk,''memang gitu,ini Wuri yang sudah sering saja masih pusing...ya sudah yuk kita jalan saja....kata Wuri menuntun sepeda motornya dan menuju rumah yang di tujuh.


''assallamu'allaikum... salam Wuri dan Yani bersama.


''Wa'allaikumusallam...ucap suara wanita yang keluar dengan menggendong bayi laki laki.''kk Wuri sudah datang rupanya,ini siapa Kak,adek...tnya umi Sarah ramah


''bukan mi....dia kawan Wuri, yang Wuri pernah cerita in sama umii...


''oooh yang pernah kk ajak juga kerumah umi May...Wuri mengangguk. ''nama nya siapa Kak boleh kenal? umi sarah dengan ramahnya meraih tangan Yani, dan peluk cium .


''Yani.... ucap Yani malu.


''kk malu ya...ngapain malu,bener kata umi may?

__ADS_1


''umi may ngomong apa mi...


''umi may cerita begini... kak Wuri waktu acara kampanye datang kerumah sama teman nya namanya Kak Yani,orang nya pemalu kita cerita sampai ketawa,kak Yani nya cuma ketawa tanpa suara sama sekali,jadi dikira in umi may kak Yani bisu tuli...saat umi may tau,umi may malu dan minta maaf sama kk...kk jangan diam saja kalau ada di antara kita cerita ikut saja cerita...tutur umi Sarah.


''umi.. jilbab yang Wuri pesan ada...? tanya Wuri.


''tapi yang warna maron gak ada,yang ada warna biru dongker sama ping muda...silahkan mau pilih yang mana...?tunjuk umi Sarah.


''Yani yang biru saja,karena Yani belum punya yang warna biru...polos Yani.


''kalau gitu Wuri yang ini,kalau gitu Berapa umi, tanya Wuri.


''1 nya 40 ribu,jadi umi diskon 2 jadi nya 75,punya kak Yani yang mahal karena bordilan, kalau punya kak Wuri gak ada bordilnya,kalau model kain sama,besarnya,tebalnya,gk di dabel pun tebal...jadi.. gimana..?tanya umi Sarah.


''Yani tetap mau ambil itu.. ?tny Wuri lagi


''biasanya kesan pertama yang jadi pilihan...pendapat umi Sarah.


''iya..Yani tetap pilih yang ini...kata Yani


Selama ini Yani hanya sosok yang bersembunyi di dalam rumah,bila keluar rumah Yani selalu malu dengan kondisi fisiknya,dia hanya bisa melihat dari cendela rumah nya bila ada keramaian di rumah tetangga.tapi sekarang Yani seperti terlepas dari beban yang mengurung kepercaya an Yani bahwa Allah melihat dan peduli kepada nya.


motor melaju meninggalkan rumah umi Sarah.menujuh Binjai,motor masuk di pakiran BSM.Awalnya Yani tidak tau di ajak kemana.


''kata nya mau beli buku,ini dimana.. ?tnya Yani saat didepan pusat perbelanjaan yang besar itu.


''ini yang di bilang mol,Yani belon pernah kesini kan... jelas Wuri.


''bukan nya mol itu tepat nya orang berduit.. Yani gk ada duit ini tinggal 50 ribu...ucap Yani benar benar tidak tau apa apa.


''kita masuk saja gk perlu bayar,toko buku nya di dalam.dan gk harus belanja,sekali kali bergaya,biarpun gak punya duit...kita keliling jalan jalan didalam mol...Wuri menggandeng tangan Yani,


Saat di dalam Yani melihat besar luas banyak orang dan penampilan mereka sama saja,dan udara nya dingin.mereka menuju eklopedia,tidak boleh bawah tas,tas nya dititipkan ditempat penitipan,di dalam eklopedia banyak promosi hp hp android dan laptop.jam jam mahal dan alat yang berhubungan dengan dunia ilmu.

__ADS_1


''kalau punya duit aku mau beli yang itu,harga nya cuma 500 ribu..kalau sekarang cukup yang ini saja yang 100 ribuan..kalau yang itu entah kapan punya duet nya... ucap Wuri sambil tertawa.


''kalau Yani nunggu warisan...Wuri bingung dengan kata kata Yani.


''warisan apa... tny Wuri penasaran.


''sebentar lagi abang kan nikah,dia bilang,kalau dia nikah nanti hp kamera nya buat Yani,abang bisa beli lagi...jelas Yani polos.


''di kira in warisan apa... ucap Wuri. lalu mereka menuju di mana banyak buku apa pun di jual.awal nya menelusuri bagian komik dan novel.


Yani terkagum beruban komik,entah mengapa Yani dari kecil paling suka dengan Animasi,Yani ingat waktu kelas 3 dulu Yani paling suka menonton animasi paporit nya yaitu Sailormon di indosiar jam 7 pagi setiap hari minggu,Candy Candy Di RCTI jam nya lupa.dan masih banyak lagi.


Yani ingin sekali membeli salah satu komik,tapi setelah melihat level harganya,ia mengurung kan niat nya karena mahal sekali.


''Wuri mau beli buku apa..?tanya Yani.


''mau beli buku pintar membaca buat anak kk... jawab Wuri,di mana mereka sekarang di bagian buku untuk anak anak.


''ini banyak,ya allah buku setipis ini 15 ribu...seru Yani.


''itu yang paling murah,yang seperti ini saja 30 ribu...


''waktu Yani kelas 4 dulu masih 1500 perbuku pelajaran tebal gk cuma 10 lembar seperti ini,ini cuma buku mengejah 15 ribu jauh banget...ucap Yani gk percaya.


''uda 10 tahunan...harga es mamboh saja dulu cuma 25 perak,sekarang uda gopek...tambah lama tambah mahal....bukan tambah murah...jelas Wuri mengenai perubahan jaman.''sudah yok kita jalan jalan ke tempat lain...ajak Wuri.


setelah meninggal kan eklopedia mereka menuju mol bagian atas dan harus naik eskalator Yani merasa takut,karena Yani memiliki rasa takut pada ketinggian.


''jangan takut terus jangan lompat nanti kepleset,biasa saja seperti ini.. dan harus didalam garis,jangan pas garis nya nanti jatuh...Wuri memperagakan naik eskalator dan kembali lagi turun,Wuri pun menggandeng tangan Yani.Yani pun mencoba memberani kan diri,dan dia bisa.


''nanti kalau di atas,angkat ujung sandal kita gak harus lompat...Wuri kembali memberi tau bagai mana cara keluar dari eskalator.dan Yani bisa melakukan nya.


banyak tempat yang ditunjukkan oleh Wuri kepada Yani,seperti bioskop dilantai atas dan supermaket ada di bawah tapi dari jalan yang berbeda..mengelilingi supermarket dan hanya membeli sebotol minuman saja setiap orang...mereka tertawa saat sudah ada diluar mol,gimana gk lucu,sebegitu luasnya supermarket dan banyak beraneka macam barang yang dibeli cuma teh botol.setelah itu mereka pulang.

__ADS_1


ini pengalaman baru dari sosok penyandang polio seperti Yani.


__ADS_2