Garis Takdir Si Gadis Polio

Garis Takdir Si Gadis Polio
Hari yang Di Sepakati


__ADS_3

💞💞💞💞💞💞


🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Pagi nya Anto pulang ke Stabat ke rumah nenek nya dan sebelum pulang Anto meninggal kan uang belanja,biar pun sedikit tapi cukup kalau hanya untuk menyambut kedatangan keluaraga nya nanti malam.


Dari pagi mamak sudah sibuk di dapur di bantu kakak dan keluarga Yani yang lain,ya...nama nya juga lamaran anak paling kecil.


Yani sempat protes,saat mamak nya mengabari dan meminta palek nya,semua abang dan kakak nya yang bisa datang untuk datang menghadiri acara lamaran Yani tersebut.


''Yani...yang mau datang nanti malam si batak...?tanya Ina yang siang ini datang ke rumah.


''bukan...orang baru kenal...aku saja baru kenal 1 minggu....,dia baru telepon jumat lalu,dan semalam kami ketemu,dan sekarang kau tau sendiri...!aku juga gk nyangka...dia bakalan serius....!ucap Yani.


''kamu serius percaya sama dia yang baru kamu kenal...?jangan menyesal loh Yan...seperti saya....suami saya...ternyata suka ngomong kasar...awal nya saja...baik...,tapi...ini sudah menjadi keputusan saya dari awal yang salah...!keluh ina.


''yang sabar ina...mungkin setelah bayi ini lahir... suami kamu bakalan berubah...yakin saja...sama ke hendak allah...!bujuk Yani kepada ina.


(ina ina, kamu sendiri saja kalau ngomong asal, dan kasar...tapi kamu gk sadar...saat kamu di balas kasar...kamu gk suka...)pikir Yani tentang sipat ina sebenar nya.


Ina sekarang sedang hamil 8 bulan,dan semenjak dia kembali dari rumah mertua nya,banyak sekali yang dia cerita kan pada Yani,tentang kehidupan rumah tangga nya,yang begini yang begitu, dan Yani dengar kan segala keluh kesan yang di cerita kan teman nya tersebut.


Yani hanya bisa menyabar kan ina,memang benar, segala keputusan ada pada kita,seperti Yani saat ini,juga merasa bimbang,apa kah Anto adalah pilihan yang sudah allah tunjuk kan untuk diri nya.


''siapa nama nya,suku apa...? tanya ina penasaran.


''nama nya Anto,suku jawa,kata nya bapak mamak nya asli jawa...?aku juga uda ngomong sama mamak nya lewat hp...dan dari nada bicara nya memang orang jawa...!jawab Yani.


Yani melihat epresi Ina yang tidak suka dengan jawaban Yani,karena satu sifat ina,ina memiliki sifat iri,mungkin ina merasa iri saat tau pria yang akan melamar nya lebih ganteng dari suami nya,dan orang jawa asli,suami nya orang Banjar.


Kenapa nasib Yani yang lebih baik dari yang dia alami,sementara Yani memiliki fisik yang penyakitan.


Dari habis magrib,Yani dan keluarga sudah bersiap siap,Yani benar benar di buat deg deg kan,sampai sampai keringat dingin.

__ADS_1


''Yan...jangan grogi...biasa saja...?orang nya belum pada datang kamu udah keringatan gitu...?ucap bibik.


''gak tau ini bik...uda coba tenang...kok deg deg kan begini..?ucap Yani jujur.


''Yani,tanda nya yang di beli kan nya semalam,kamu bawah kan...?tanya mamak Yani.


''belum masih di kamar..!


''cepat ambil...nanti takut tamu nya segera datang....!perintah mamak.Yani pun segera mengambil nya.


Di saat itu lah Anto dan keluarga nya datang.Yani semakin deg deg kan.


Acara pun di mulai,tak berapa lama Yani di panggil oleh bapak nya,Yani pun masuk bapak meminta Yani menyalami semua tamu yang datang dan setelah nya duduk di depan sang.


Singkat cerita lamaran pun usai,dan saat sesi orang tua ngobrol soal penetapan hari,Yani keluar dari ruang tamu.


Gak lama pesan masuk di ponsel.Yani membaca nya yang gk lain dari Anto yang meminta Yani keluar buat nemui dia,yang sekarang sudah duduk di teras.


Entah mengapa Yani jadi malu,sementara Anto sudah menjadi tunangan nya sekarang.Dengan jantung yang masih deg deg kan yang sedari sore belum juga redah sampai sekarang,Yani menemui Anto di depan.


''kawani mas ke kedai yuk...? ajak Anto.


''mas sendiri saja...itu kedai nya dekat kok...!tunjuk Yani menolak.


''uda yuk,kawani mas...mas segan di depan sana ramai...?tar kalau di tanyain siapa ?mas jawab takut nya nanti mereka gk percaya sama jawaban mas...?kalau ade temeni...mereka kan pasti nya percaya mas ini siapa nya ade...?


Yani pun akhir nya tidak menolak setelah tau alasan Anto.Kebetulan ini malam minggu,dan biasa di rumah tetangga yang ada anak gadis nya selalu ramai dengan remaja.


Dan aneh nya di rumah tetangga sebelah itu juga terlihat ramai para ibu ibu nya juga pada kumpul,biasa kalau para tetangga Yani suka kepo,apa lagi saat mereka tau,Yani di lamar,ya..palingan dari ina,yang suka bergosip.


''loh mau kemana Yani....?tanya seorang Mbak Mbak saat Yani dan Anto melewati perkumpulan ibu ibu tersebut,dan ina salah satu di antara nya.


''mau ke kedai mbak...!jawab Yani.

__ADS_1


''itu siapa Yani,calon nya ya...?sambung Mbak tersebut.


''iya.....saya..permisi dulu Mbak,wak....?pamit Yani menyusul Anto yang berjalan terus mendahului Yani tidak mau menunggui nya pergi ke kedai.


''ade gk mau beli apa apa...?tawar Anto.


''enggak... saya mau mentah nya saja...!jawab Yani asal.


''kalau itu uda pasti...tapi nanti...kalau kita uda nikah,semua uang mas buat ade...?jawab Anto yang sempat tertawa geli,tak lama Anto membayar apa yang sudah di beli nya.


''mas ini gk perna kelihatan,saudara kamu ya Yani...? tanya bibik pemilik kedai.


''cowok nya kan...gk usa bohong...! sambung mamang suami dari bibik pemilik kedai.


''kami permisi dulu pak buk...?ucap Anto.


Yani tidak menjawab hanya mengangguk dan menunduk malu.


''ya di gandeng lah Yani...calon nya...masa jalan nya berjauhan gitu...?


Lagi lagi Yani harus menahan malu dengan godaan para ibu ibu yang kembali mereka lewati.


Di depan rumah Anto meraih tangan Yani,dan Yani sedikit risih biar pun mereka sudah bertunangan.


''biar mereka tambah panas....? ucap Anto.


Yani tau siapa yang di maksud Anto,Dan tak lama tanpa ada pembicaraan penting di antara mereka berdua,Anto di panggil kembali keruang tamu karena ada yang harus di sepakati,dan Yani kembali ke dapur.


Setengah jam kemudian kesepakatan telah di ambil dan di setujuin oleh semua pihak keluarga.terutama pihak Yani,masalah nya,kalau menuruti ke inginan Anto,minggu depan Anto mau menikahi Yani,hanya pernikahan sederhana.


Kedua orang tua Yani yang tidak setuju,karena Yani anak paling kecil dari delapan saudara,dan ke tiga kk perempuan nya dulu menikah dengan di ada kan pesta semua,mereka tidak mau di bilang pilih kasih.


Dan bapak Yani sendiri yang memilih hari,yaitu bulan Pebruari tanggal 1.kurang lebih 1 bulan lagi Yani akan di nikah kan.

__ADS_1


💑💕💕💕💕💕💕💞


Bersambung...


__ADS_2