
Pagi yang cerah menyelimuti udara sekitar dengan terpaan angin yang berhembus. Terletak di lembang Bandung Kediamam Rumah Chintya Nila Sari.
Udara yang sangat dingin pagi hari membuat Chintya masih tidur di kamarnya yang memang sudah kebiasaanya setiap hari.
Rumah yang begitu besar dan megah itu sepi dan hanya ada pembantu saja. Sebab ke dua orang tua,nya merupakan orang sibuk dan sering pergi keluar kota. kadang pula ke luar Negri dalam urusan bisnisnya, Orang tuanya memang pebisnis yang sukses di Indonesia. Ayah dan Ibunya Chintya mereka sibuk akan urusan bisnisnya masing-masing.
Sehingga Chintya kurang mendapatkan kasih sayang kedua orang tuanya dan mengakibatkan berpengaruh pada kehidupannya dan menjadi wanita sombong serta hidup seenaknya.
kebiasaan hidupnya hanya bersenang-senang, pergi ke hiburan malam hampir tiap hari seolah-olah menjadi rutinitasnya. Pokoknya Chintya menjadi Wanita super modern, pergaulanya kekinian.
Nama ayahnya Nugroho saputra berusia 45 Tahun dan Ibunya Sinta Sari berusia 37 Tahun. sedangankan Chintya sendiri berusia 20 Tahun dan merupakan anak tunggal. Wajahnya memang cantik serta mempunyai rambut panjang yang tergerai. bagaikan Ratu salju..seperti dongeng dalam cerita.
Tapi karna sifat sombongnya, sehingga menjadi angkuh dan cuek terhadap orang lain. Terutama di kampus sudah mempunyai julukan Putri sedingin Es. karena tidak tanggung2 sifatnya yang sombong suka merendahkan orang lain dengan hinaan perkataanya.
Tempat kampus Chintya berada di pusat kota bandung dan merupakan kampus Elit , University Tri Darma Bakti merupakan kampus berstandar Internasional. karena kebanyakan yang kuliah di sana merupakan dari keluarga kaya.
__ADS_1
Sekarang Chintya sudah kuliah memasuki semester 6 dengan Prodi Desain Interior dan mempunyai teman dekat Juliet, Hanna, Amel. Mereka berteman baik dan mempunyai hobi yang sama suka shopping,clubbing.
pokoknya kegiatan yang suka menghabiskan uang orang tuanya.
BANGUN TIDUR
Non, "ucap pembantu sambil mengetuk pintu kamar Chintya..huahh sambil membuka mata dan meregakam tanganya dari kasur tidurnya, duh berisik sekali.."gerutu Chintya sambil bangun dari tidurnya. kenapa bi kok teriak-teriak! ," maaf Non ini sudah jam 7.00 pagi, bibi bukan menggangu. soalnya takut nanti kesiangan berangkat kuliah.
ya dech aku ngerti. gerutu dengan kesal...seandainya kalau bukan karena ada tugas kampus yang penting hari ini, Gue males banget kuliah.
kemudian bergegas pergi ke kamar mandi, suara air shower mulai membasahi tubuhnya, sambil bernyanyi...
*hoooo..lupakanlah beban hidup ini
aku bagaikan air yang tak pernah berhenti
__ADS_1
Namun kadang kala air itu keruh
membuat air yang seharusnya bersih dan jadi ternoda
ohh...kepalsuan dan kehinaan menjadi menjadi pewarna hidup.
aku tak mau jadi apapun namun hidup ini hanya untuk di buat senang*..
Itulah lagu kesukaan Chintya ketika menemaninya waktu mandi sambil teriak-teriak.
Mandi,pun sudah selasai dan mengganti pakaianya serta tak lupa memakai makeup. kemudian melihat Cermin...hmmm ..karna sudah cukup tinggal pergi dech ke kampus.
kemudian keluar dari kamarnya sambil membawa tas berisi beberapa buku keperluan kuliahnya,.Makan dulu ah sambil berjalan turun dari tangga ke tempat meja makan yang sudah di sediakan oleh pembantunya.
seperti biasanya setiap pagi di meja sudah ada segelas susu, kue tawar beserta selai dan beberapa buah-buahan segar. karena sudah cukup sarapanya, kemudian bergegas berangkat kuliah.
__ADS_1
****MOHON DUKUNGANYA ?
TERIMAKASIH****