GEMBALA CINTA

GEMBALA CINTA
7. Pura-pura Amnesia


__ADS_3

Episeode Sebelumnya


Setahuku aku waktu terakhir kali mau menyebrangi jalan. oh...aku ingat waktu itu aku tertabrak pengendara motor.


Mungkin karena itu. Aku sekarang berada di rumah sakit.


Duh kepala ini sakit sambil memegang kepalanya.


Tenangkanlah dirimu kondisimu belum stabil.."ucap Dimas


***


Perhatian kali ini Cowok "Dalam hati


gue tertabrak karna kesalahan sendiri, waktu berjalan sambil melamun.


Akibat kebingungan mau pergi kemana, hmmm..sepertinya gue akan memanfaatkan Cowok yang ada di hadapanku ini.


ya...sehingganya bila sementara waktu tidak pulang dulu kerumah dan berpura-pura hilang ingatan.


apalagi kalau ketahuan Orang tua gue sampai masuk rumah sakit. bisa-bisa susah keluar Rumah nantinya.


Dalam lamunanya itu..Dimas bertanya


Maaf ya kalau boleh tahu siapa namamu, karna aku bingung mau memanggilmu dengan sebutan apa.


Berpura-pura memegang kepalanya, saya juga kurang tahu. Tambah lagi apa yang sudah terjadi.


Benarkah kah kamu tidak mengingat sesuatu yang berkaitan dengan kehidupanmu.


Menampakan wajah kepolosan dengan mimik kebingungan.


Sudahlah kalau kamu belum mengingat sesuatu, Nanti saya akan coba tanya kedokter.


Sekarang, karna kamu sudah siuman dan beberapa hari tidak makan.Saya akan menyuapimu.

__ADS_1


"Maaf bukannya lancang tapi sepertinya kondismu masih lemas.


Dimas mengambil bubur yang sudah di sediakan oleh suster perawat.


Menyuapi dengan cara perlahan sambil memandang wajah cantik di hadapanya.


Terimakasih ya..kamu sudah baik banget padaku, padahal aku tidak menganalmu.


Tidak perlu sungkan. Santailah yang penting kamu sekarang cepat pulih.


Itu merupakan kebahagian bagiku juga.


Jantung Chintya...berdebar-debar ketika mendengar perkataan dari Pria di hadapanya.


Dalam kehidupanya selama ini belum ada yang begitu perhatian terhadap dirinya. Terutama cowok


Kebanyakan cowok yang dikenalnya hanya memanfaatkan kekayaanya. Tapi Cowok ini berbeda.


Makan sudah selesai dan Dimas pun pergi keluar Ijin sebentar kepada


Berjalan menemui Dokter, untuk menanyakan penjelasan dari dokter .


Dok"Pasien di ruangan 25 sudah siuman tapi sepertinya tidak mengingat sesuatu. apakah kemungkina terjadi Amnesia.


Mari kita cek dulu keruanganya, saya akan mendiagnosis terlebih dahulu kondisi pasien.


Dokterpun sudah masuk ke ruangan dan memeriksa kembali tubuh pasien.


Pak? ada yang saya mau bicarakan, mari kita keluar.


Begini pak, Pasien memang sudah siuman tapi mungkin karena benturan kepalanya, mengakibatkan gangguan pada otaknya.


Jangan khawatir dengan kondisi itu, Amnesia merupkan hal biasa.


Nanti juga akan sadar kembali dalam ingatanya.

__ADS_1


Bila terjadi seperti itu, biasanya memakan waktu berapa lama dok "Tanya Dimas


Tergantung masa perawatanya pak, soalnya dalam proses pemulihan ingatan harus di lakukan secara bertahap.


Terutama jangan pernah memberi tekanan berkaitan dengan pikiranya.


Terus juga ada beberapa faktor pendukung yang akan memulihkan itu.


Keluarga merupakan hal utama yang akan menopang kesembuhanya, karena rasa kasih sayang sangat di butuhkan.


oh...begitu ya dok.


Saya mengerti, saya akan melakukan yang terbaik untuk kesembuhanya.


Dokterpun pergi, Merasa penjelasan pada Dimas sudah cukup.


Bagaimana ini" Dimas dalam hati.


Selama masa penyembuhan, berarti aku harus membawanya dan tinggal bersama.


Tidak mungkin itu di lakukan, bisa-bisa nanti orang curiga kalau tinggal di tempaku.


Nikah-pun belum, sudah bawa wanita yang belum halal...ah kepala ini kok jadi pusing


Sepertinya aku harus membawanya kekampung, di sana ada Teh Widia.


Mungkin aku harus meminta bantuan darinya.


 


***Selamat menunaikan Ibah suci di Bulan Ramadhan


Mohon dukunganya untuk para Reader, Vote dan Likenya di tunggu***


 

__ADS_1


__ADS_2