Ghost In My School

Ghost In My School
SEBELAS


__ADS_3


Author pov


Jam istirahatpun tiba.., di mana semua warga sekolah berhamburan keluar dari kelasnya.


" kamu duluan aja sin, aku mau ke kamar mandi nanti aku nyusul! "


" iya udah aku duluan dulu iya, jangan lama lama "


" iya iya " vinka pun pergi kekamar mandi sendirian, tidak ada satu orang pun di kamar mandi tersebut.


Setelah selesai dangan urusan nya di kamar mandi vinka pun bergegas pergi, namun tiba tiba kran di wastafel menyala dengan sendirinya yang membuat vinka terkejut bercampur rasa heran, namun dia tidak ingin berfikir yang tidak tidak dan langsung menutup kran tersebut. Setelah kran ditutup vinka mendengar suara tangisan seseorang dari salah satu kamar mandi yang tertutup.


" siapa di sana ??"


"...." Tidak ada jawaban, yang membuat vinka semakin penasaran dan akhirnya membuka pintu kamar mandi terebut dan tiba tiba.


Chlekkk


" intan..? "


"...." masih tidak ada jawaban dari gadis yang tertunduk tersebut.


" INTAN KENAPA KAMU NANGIS..? " tanyanya yang justru terlihat marah saat melihat intan menangis dan tidak menjawab pertanyaan nya. Namun tiba tiba sosok intan berubah menjadi menyeramkan, bola mata yang melotot seperti ingin terlepas dari kelopak nya dan berubah warna menjadi putih hingga menggambarkan jelas urat urat di mata nya, tangan, baju, dan lehernya berlumur darah. yaa.., tuhan ada apa dengan intan?.


" ii...nnn...ttt...aaa..nn...." ucapnya terbatah batah karna takut akan wujud intan sekarang, dan memilih berbalik badan untuk


Keluar dari kamar mandi, namun tiba tiba pintu kamar mandi tertutup sendiri, yang membuat vinka panik.


"Tolongggg!!!!! "


" tolong bukainnn....."


" siapapun tolong.." berusaha sekuat tenaga untuk membuka pintu kamar mandi dan berteriak sekencang mungkin berharap ada yang mendengar nya.


" ka vinka " ucapnya lirih yang membuat bulu kuduk vinka merinding, sehingga menambah ketakutanya.


" AKU NGGA KENAL KAMU..!! PERGI!! " bentak vinka, bibirnya bergetar menahan tangis, wajah nya pucat pasih. masih dengan usahanya membuka pintu, sementara intan semakin mendekati vinka, yang dibuat membuatnya histeris.


" jangan mendekat.., aku mohon..!! "


" WOYYYYYY SIAPAPUN DI LUAR TOLONG KELUARIN AKU.....!!! " teriakan nya histeria saat intan semakin mendekat dan sudah ada di hadapan nya, namun kali ini usahanya membuka pintu berhasil, vinka berhasil keluar dari kamar mandi yang ada intan barusan dan berlari sekencang mungkin pergi dari kamar mandi.

__ADS_1


" haduuu.. apa apa sih ? " sakin paniknya vinka sampai tidak sadar kalo dirinya sedang berlari dan tidak melihat jalan yang dia lalui sampai menabrak Prayogi yang sedang berjalan.


" maaf yog maaf, aku nggak sengaja " nafas nya yang tidak beraturan.


" vin lo nggak papa? Itu muka apa kertas kosong? Pucat amat.., hahahahh" tawanya terbahak bahak melihat keadaan vinka saat ini.


" apa sih kamu?, aku lagi ketakutan gini!! "


" santai aja kali vin, kaya habis ngelihat setan aja ?" Hahaha tidak henti hentinya tertawa.


" iya kamu tuh setan nya!!!" Teriaknya geram dengan tingkah Prayogi teman satu kelasnya itu, lalu memilih untuk pergi menyusul shinta di kantin.


" vin kamu kenapa, pucat gitu?? "


" aku ngga papa " masih dengan nafas nya yang tidak beraturan.


" nih minum dulu supaya tenang " menyodorkan minuman yang sedari tadi dia pesan untuk vinka.


Tanpa mengucapkan satu patah kata pun vinka langsung meminum habis hingga tidak tersisa minuman nya tadi.


" udah tenang kan? "


" lumayan "


" hmmmmm ak...kk...uu...."


" kenapa vin? "


" nggak papa ko, aku mau kekelas dulu iya" tanpa menunggu jawaban dari sinta, vinka pun pergi menuju kelas nya.


***************************************


" kamu masih ngelamunin anak aneh itu Al ?" tanya alif.


" bukan urusan kamu !!" Al males jika berurusan dengan alif lagi dan memilih untuk pergi ketaman belakang sekolah, pikiran nya masih dipenuhi tentang sahabatnya itu.


Duduk nya seorang diri di taman belakang sekolah, dimana hanya ditemani oleh angin yang berhembus.


" intan kamu kemana..? " tak terasa air matanya jatuh begitu saja mengingat intan yang selama ini menderita dan Al tidak bisa berbuat apa pun yang menjadi penyesalan nya saat ini. Tiba tiba udara berubah menjadi dingin angin yang sedari tadi Al nikmati berubah menjadi angin dingin yang menusuk tubuhnya.


" Al..? " ucap seorang gadis berambut terurai dengan wajah pucatnya.


" intan..? " tanpa berfikir panjang al langsung menghampiri sahabatnya yang tengah duduk tidak jauh dari dirinya.

__ADS_1


" intan kamu kemana aja? " tanyanya dengan tangis yang belum meredah.


" Al kamu nggak perlu nangis gitu.." Pintah nya kepada Al.


" aku hawatir sama kamu intan kamu kemana aj... " tiba tiba bel berbunyi menandakan jam KBM akan di mulai lagi, namun alangkah terkejut nya al saat ingin kembali menatap intan tiba tiba intan sudah tidak ada di samping nya.


" INTAN " teriakannya mencari keberadaan intan.


" INTANNNNNN KAMU KEMANAH, JANGAN TINGGALIN AKU!!! " tangisnya kembali pecah saat tidak menemukan intan dimana pun, sampai akhirnya Al memutuskan untuk kembali kedalam kelas.


KBM pun di mulai namun kali ini catar dan catir di kumpulkan disebuah aula yang biasa mereka berkumpul dan dipandu oleh para senior mereka.


Pengabsenan pun dimulai.


" Gina Novita "


" siap " jawab gina


" Hanaji "


" siap " begitu pula dengan hanaji


" intan permata sari " ttidak ada jawaban dari siapa pun


" intan kemana..? " tanya lia kembali.


" intrupsi izin menjawab, intan tidak masuk lagi ka " jawab gadis beresung pipi yang tidak lain adalah teman satu satu nya intan.


" mungkin dia mati..! " hahaha ucap vinka kepada lia yang cukup terdengar oleh semua orang di ruangan.


.


.


.


.


.


.


Hohohoho😁gimanah kabarnya nih? Sehat sehat semuah kan iya😙 tetep stay home iya kita sama sama putus rantai penyebaran corona dengan tetap DIRUMAH AJA😗 tunggu kelanjutan cerita aku juga iya🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2