
*Author pov*
Setelah pulang dari sekolah intan pun langsung masuk kedalam rumah dan langsung menghampiri sang ibu yang sedang bersantai diruang keluarga sambari menonton tv, intan pun tidak lupa untuk menyalami sang ibu dan juga memeluknya, hari ini sangat melelahkan untuk dia,dengan mendapatkan pelukan dari sang ibu intan pun merasa semua rasa lelah nya lenyap begitu saja.
" kamu kenapa sayang...? " tanya ika panik melihat wajah anak nya pucat seperti itu, nampak nya intan sangat kelelahan.
" intan nggak papa bu, intan cuma cape aja "
" iya udah sekarang intan mandi kemudian makan trs tidur, iya sayang"
"intan nggak pengen makan bu intan mau langsung tidur aja " tanpa menunggu jawaban sang ibu intan pun langsung bergegas menuju kamarnya,rasanya sangan melelahkan padahal ini adalah hari baru mengikuti serangkaian tes tapi intan sudah cukup lelah seperti ini.
KEESOKAN HARINYA
Pukul 03.30
" intan bangun sayang kamu harus segera berangkt nak tinggal 30 menit lagi,nanti kamu bisa telat"
" ibu intan masih ngantuk 5 menit lagi aja ya bu "
" nggak bisa intan kamu harus bangun sayang nanti kamu telat " bujuk ika tapi tidak ada respon dari intan sama sekali.
" intan belum bangun juga bu? " ucap kelvin kepada istrinya
" INTAN BANGUN!! " bentak kelvin yang membuat intan langsung terkejut dan membuka kedua matanya itu,untuk pertama kalinya ayahnya membentak begitu kencang.
__ADS_1
" cepat mandi dan ganti baju ini sudah telat, buang sikap manja kamu mulai sekarang...!" kelvin pun langsung bergegas keluar kamar intan dan memilih menunggu di ruang keluarga saja.
" sekarang kamu mandi iya nak jangan buat ayah kamu marah lagi "
" iya bu "
Setelah intan rapih dengan pakaian nya intan pun turun ke bawah dan langsung menemui sang ayah dan ibunya
" hayu cepet berangkat 5 menit lagi kamu harus sudah di sana, biar ayah antar kamu, kamu ngga usah sarapan biar disana aja sarapan nya...! " terdengar nada tidak enak dari ucapan ayahnya tadi yang membuat intan semakin frustasi akan sekolah nya ini,intan tanpa menjawab apa pun dan memilih untuk bergegas mengikuti sang ayah dari belakang dan tak lupa dia menyalami ika.
Sesampainya di sekolah intan melihat anak anak sudah berkumpul di lapangan dan berbaris rapih, dirinya telat ternyata,intan pun langsung menuju ke kelas dan menganti pakaian dan langsung berlari dan masuk ke barisan.
" mohon perhatian " ucap senior taruni yang kemarin memberi arahan kepada kami, dari raut mukanya dia terlihat marah.
" siap " serempak
" saya ka " intan menjawab sembaring mengacungkan tangan,****** intan lupa akan aturan ini.
" tampil depan de! " intan pun langsung berjalan kedepan dan mengadap senior tadi.
" kenapa kamu diantar...? " masih dengan tatapan tadi.
" tadi saya bangun telat ka maaf,saya juga lupa tentang aturan ini, sekalilagi saya minta maaf "
" jangan di ulangin lagi kembali ke barisan " tatapan nya sekarang berubah menjadi dingin
__ADS_1
" sekarang kita mulai fisik pagi nya, sekarang kalian ambil posisi push up "
Semuanya pun mengikuti intruksi yang telah di berikan oleh senior tadi, dan intan pun merasa bahwa badan nya lemas dan kepalanya mulai memberat sampai akhirnya intan jatuh pingsan,kemudian dilarikan ke UKS oleh murid-murid lain nya.
" udah sadar de..? " tanya salah satu senior taruni yang masih belum dia kenal yang pasti bukan senior tadi yang menegur intan, dan tatapan senior ini tidak semengerikan senior tadi.
" uuu...u..u udah ka? " masih merasa pusing kepalnya.
" lain kali kalo sakit bilang jangan kaya gini,pake pingsan segala, kan repot..! " dengan nada akhir nya yang cukup di tekan.
" iya ka maaf " ingin rasanya intan menangis mendengar ucapan senior barusan.
" iya udah kamu istrahat aja disini kaka tinggal dulu "
" iya ka terima kasih ".
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Hay hay hayyy gimanh nih menurut kalian intan bakal kuat ngga iya?,kasihan kan intan? Tunggu kelanjutan nya iya.jangan lupa dukungan nya 🤗😚😚💕