
*Author pov*
Masih dengan air matanya intan pun berjalan lemas menuju kedalam kelas yang justru membuatnya jadi pusat perhatian murid" lain.
" intan kamu kenapa nangis..?, Ada apa..? " terlihat jelas dari pertanyaan Al yang cukup khawatir akan keadaan intan, Namun tidak ada sedikitpun jawaban dari intan.
" Al kenapa sih kamu khawatir segala sama anak aneh itu, percuma dia itu ngga bakal jawab pertanyaan kamu, mungkin dia bisu kali..! Ahahaha" suara tawa anak di kelas, suasana pun langsung membuat intan semakin terpuruk akan kondisinya itu.
" kalian itu ngomong apaan sih..? Ngaco tau ngga, udah ya intan kamu ngga usah dengerin ucapan mereka "
"rekan rekan..!!, ka vinka nyuruh kita buat kumpul di aula sekarang, bawa buku sama pulpen kalian dan langsung kesana, dia udah mulai ngitung" suara ketua kelas itupun langsung membuat seisi kelas panik dan langsung bergegas menuju aula,mereka tidak mau berurusan dengan senior senior nya itu.
Setelah semua nya berkumpul di dalam aula.
" hitungan 10 sudah membentuk barisan! "Mulai menghitung.
Setelah semuanya sudah membentuk barisan mereka pun di persiapkan untuk duduk, dan tentunya duduk sesuai aturan seperti kemarin yang telah di ajarkan, tegap,pandangan lurus dan tentunya tanpa suara.
" sekarang buka buku kalian, dan catat apa yang perlu di catat karna sekarang saya akan memberikan kalian materi tentang ketarunaan..! "
Intruksi vinka pun langsung segera di turuti oleh semuah murid.
" *kenapa semuah nya seperti ini..? "
__ADS_1
" apa aku bisa kuat dengan keadaan yang kaya gini? "
" ibu intan mau segerah pulang,intan cape*! "
ucapnya dalam hati dan tanpa sadar dirinya telah melamun sedari tadi, sehingga tidak mendengar apapun yang telah disampaikan vinka, dan seperti dugaan nya tadi, vinka terlihat benar benar marah, tatapnya tajam melihat dirinya.
" kamu kenapa ngelamun dari tadi..? Sakit..? Apa mau pingsan lagi..?hah..?" tidak ada jawaban dari intan dia masih begitu takut untuk menjawab
" kamu punya mulut ngga sih, kalo di tanya tuh jawab, apa kamu bisu atau tuli sampe tidak bisa menjawab pertanyaan saya..? "
Degg
sungguh pertanyaan tadi membuat hatinya sakit.
" ouh ternyata bisa ngomong juga, terus kenapa melamun,mau pingsan lagi di hari pertama kamu sekolah hah? Supaya jadi rekor..? " tawa sinis vinka pun membuat intan ingin menangis saat itu juga, dada nya sesak ingin rasanya menangis,b tapi dia tau dia harus kuat.
" sekarang waktunya jam istirahat, kalian kami beri waktu istirahat hanya 20 menit, sekarang pukul 09.40 saya tidak mau tau kalian harus berkumpul lagi pukul 10.00 dan sudah langsung membentuk barisan, lalu duduk seperti ini lagi tanpa ada instruksi dari kami, PAHAM " senior bernama Adi pun membubarkan semua murid baru untuk segera istarahat.
Selama jam istirahat pun intan sendirian dia masih tidak punya temen, orang orang enggan berteman dengan nya, hanya al saja yang mau berteman dengan dia. Sampai akhirnya pukul 10.00 pun tiba di mana semua murid terburu buru masuk kedalam aula kemabali dan baris lalu duduk seperti tadi. Selama waktu terus berlangsung banyak hal yang senior telah kasih kepada murid murid baru tersebut, bukan hanya materi mereka pun memberi hiburan berupa game, sampai akhirnya istarahat kedua pun tiba di mana sekarang sudah pukul 12.00 yaitu saatnya merekah harus menjalankan kewajibam sebagai umat beragama.
Pukul 13.00
Di bawa teriknya matahari siang Semua murid pun berkumpul di lapangan untuk melaksanakan fisik siang dan dilanjut dengan latihan baris berbaris, namun berbeda dengan intan dia lebih memilih untuk diam di dalam kelas, dia tidak ingin mengikuti kegiatan tersebut karna intan tau kondisinya saat ini benar benar sangat tidak memungkinkan. Sampai akhirnya jam pulang pun tiba, dimana jarum jam menunjukan pukul 15.45, namun sebelum pulang mereka harus mengikuti apel sore terlebih dahulu.
__ADS_1
" intan, kenapa kamu nggak ikut kegiatan tadi..? " tanya Al terlihat heran melihat intan di dalam kelas dan tidak mengikuti kegiatan tadi.
" alah dia itu takut sama panas, takut kulit nya item, makan nya dia nggak mau ikut kegiatan tadi..! Dasar manja banget deh dia itu..! " ucap salah satu teman satu kelas intan.
" terus juga kamu kenapa sih Al masih mau berteman sama dia, masih mau ngajak dia ngbrol, udah jelas jelas dia itu aneh! " sambung teman nya tersebut
Tanpa berfikir panjang intan pun memilih segera bergegas pulang ke rumah, dari pada terus mendengar ucapan teman temannya itu yang membuat hatinya terluka.
" kalian itu apa apan sih intan juga teman kita, dia satu kelas sama kita harus nya jangan kaya gitu dong, kalian jahat tau nggak? " tanpa menunggu jawaban dari teman temannya Al pun bergegas keluar.
.
.
.
.
.
.
Tetap seru kan ceritanya..?🤔😊 Jangan lupa camen and vote nya y😀😂🤗
__ADS_1