Gilda : Forsaken Young Lord

Gilda : Forsaken Young Lord
Pertanian


__ADS_3

Bulan pertama sudah terlewati, masalah pertanian perlahan terselesaikan kini yang menggarap pertanian hanya budak kasar. Lahan yang digarap sudah cukup memberi makan 2000 orang selama musim dingin, stok kayu bakar juga sudah menumpuk di berbagai tempat penyimpanan. Sekarang maju ke rencana selanjutnya.


“ ron mia latih budak perang hingga mereka meningkat sampai ke tingka prajurit tinggi dalam satu bulan, untuk potion pelatihan beli saja dari kota terdekat ” lalu setelah selesai merawat tanaman di ladang pertanian minta para budak kasar membangun ulang ruang penjara bawah tanah, pertama sepertiga digunakan untuk penjara, sepertiga digunakan untuk gudang makanan lalu sepertiga digunakan untuk shelter darurat bawah tanah “


“ baik tuan ”


“ lalu ini uang untuk membeli kebutuhan potion latihan selama dua bulan untuk dua ribu orang, lalu sisanya belikan kebutuhan selimut pakaian dan peralatan untuk mengganti peralatan yang rusak selama pengembangan pertanian ”


“ baik tuan saya akan pergi besok ke kota terdekat ”


Hari ini ron akan berangkat bersama 20 orang budak perang dengan beberapa kereta barang untuk membeli barang di kota terdekat. Lalu mia mengawasi budak pertanian, jim mengurus kastil. Sementara aku akan mengawasi budak perang dan melatih mereka selama ron tidak ada.


Setelah mengumpulkan semua orang di lapangan latihan, ini bisa menampung 20 ribu orang berbaris rapat tapi jika berlatih mungkin hanya kurang dari seribu gilda membagi pasukan menjadi infanteri pedang, infanteri tombak dan infanteri perisai berdasarkan bakat yang mereka miliki. Namun ternyata hasilnya tidak terlalu berimbang sebagian besar adalah infanteri pedang, lalu perisai dan terakhir tombak.


Bakat tombak sendiri memang tidak terlalu digunakan karena manual latihan yang jarang dan peguasaan seni bertarung yang relative lebih sulit daripada pedang. 900 orang bakat dengan pedang, 700 orang dengan perisai, 380 orang dengan tombak. Sesi pertama latihan adalah 900 orang bakat pedang lalu sisanya gilda tugaskan membuat peralatan peraga latihan dari kayu, membuat pedang kayu, tombak kayu, pasir pemberat, karung tinju, angkat beban dan sebagainya. Lalu sesi kedua adalah tombak dan terakhir adalah perisai.


Hari pertama selesai dengan membuat perangkat latihan dan pengenalan latihan awal. Seperti budak perang bakat pedang yang sebelumnya sudah pernah dilatih dalam ketentaraan atau saat dia menjadi tentara bayaran. Gilda minta kembali mengulang gerakan tempur mereka di hari kedua.

__ADS_1


“ pertama untuk bakat pedang akan menggunakan dasar latihan 4 gerakan dasar pedang akan aku tunjukan gerakannya kalian mengikuti sekarang ambil pedang latihan ”


Semua orang bergegas mengambil pedang latihan dari kayu yang sudah dibuat kemarin. Gilda sendiri juga memakai pedang latihan kayu. Lalu dia menunjukkan gerakan dasar pedang yang digunakan unuk menyerang kepala, selanjutnya adalah gerakan menyerang tangan yang memegang senjata secara umum adalah tangan kanan. Ketiga adalah gerakan serangan pada leher, lalu yang terakhir adalah gerakan serangan menyerang dada atau perut.


“ baik perhatikan posisi kaki kalian lalu ulangi setiap gerakan 1000 kali setiap sesi latihan ”


Melihat dan membenarkan gerakan setiap orang saat berlatih saat sudah ada peningkatan tinggal dipantau hingga sesi latihan selesai lalu selajutnya untuk para budak bakat perisai. Setiap orang akan berlatih menggunakan perisai tapi ditambahkan beban. Selain itu juga berlatih formasi bersama diulanng sebanyak 1000 kali dilanjutkan dengan latihan hand to hand combat, gerakan dasar pergerakan kaki boxing diajarkan oleh Gilda.


Di kehidupan sebelumnya gerakan ini cukup dia kuasai dengan kondisi tubuhnya sekarang dan ingatan memori foto miliknya dia dengan mudah melatihnya, dengan tanda seperti arah mata angin setiap orang berlatih membiasakan. Lalu sesi terakhir adalah tombak, ‘gerakannya hamper mirip dengan teknik dasar pedang untuk mengincaar kepala, tangan, dada atau perut. Setelah itu Gilda mengajarkan seni tombak prajurit Asparagan.


Dalam satu minggu pondasi mereka sudah diperkuat walau belum terlalu terlihat. Hari ini Ron sudah kembali lalu untuk 20 budak yang sebelumnya langsung menyesuaikan, kini yang akan mengawasi para budak perang berlatih adalah ron, walau seorang buttler Ron memiliki kekuatan 4 menengah bisa dianggap sebagai prajurit elit.


Potion nutrisi sediri di distribusikan setiap satu minggu sekali. Harganya cukup mahal bagi Gilda walau dia kaya, tapi dengan karakter perhitungannya itu sudah membuatnya mengeluarkan uang pribadi.


Setiap minggu bentuk latihan semakin intensif bahkan ada bentuk latihan tapi sambil di tutup mata mereka, kini sudah banyak peratan latihan yang sudah hancur, dan setiap minggu juga membuat yang baru lagi, kayu yang hancur dijadikan kayu bakar untuk sesi latihan malam.


Setiap prajurit juga akan dinilai kemampuan bertarung mereka dengan latih tanding, mulai dari satu lawan satu, satu lawan dua dan satu lawan tiga. Bagi para budak mereka ingin mengeluh dengan porsi latihan yang sangat melelahkan namun karena segel budak mereka tidak bisa melawan selain potion nutrisi, mereka juga diberi makanan yang bergizi walau bukan demonic beast yang mahal.

__ADS_1


“ ron minggu ketiga akhir kita akan latihan simulasi perang di hutan bagi pasukan menjadi dua lalu tunjuk pimpinan mereka setiap pasukan, latihan akan dilakukan selama 2 hari, semua pengawasan aku serahkan padamu ”


“ baik tuan ”


Gilda memutuskan untuk melihat hasil latihan selama tiga minggu jika simulasi perang memberikan hasil yang baik maka para budak bisa beristirahat selama sehari, lalu juga Gilda lama tidak melihat pertanian dan perkembangannya.


Hari keberangkatan para budak perang tiba mereka sudah berkumpul di gerbang tembok kota untuk berangkat ke hutan. Gerakan mereka teratur dan disiplin membuktikan latihan keras mereka tidak sia-sia. Setelah mereka berangkat gilda menemui para budak kasar di lading mereka.


“ Selamat datang tuan muda ”


“ baik terima kasih atas sambutan kalian, lanjutkan saja seperti biasa pekerjaan kalian aku hanya berkeliling untuk melihat lalu saat siang nanti kumpulkan semua orang di tengah lapangan pertanian”


Gilda berjalan melihat tanaman tanaman yang ada di ladang, pertumbuhannya tidak merata seperti ada masalah di beberapa bagian. Kini suasanya jauh lebih sejuk dan tidak terlalu panas karena sudah ada ladang yang luas. Mengandalkan kemampuan appraisal sekilas bisa melihat kondisi tanaman.


Beberapa bagian terkena jamur tanaman, kekurangan nutrisi dan yang paling parah adalah serangan hama serangga. Sepertinya setelah pembukaan lahan yang luas dan bisa ditanami banyak serangga hama tanaman menyerbu. Rata-rata yang rusak karena hama adalah area di dekat hutan atau bekas vegetasi hutan.


Siang hari para budak kasar sudah berkumpul di lapangan pertanian. Setelah berbicara sebentar dengan mereka memberikan tentang laporan pertanian secara langsung serta membawa sampel tanaman. Satu per satu para budak bergantian bertanya pada gilda untuk mengatasi masalah pada tanaman.

__ADS_1


“ untuk yang mengalami masalah hama serangga setiap dua hari sekali dengan kain lebar bentangkan lalu menyapu lahan seperti menjaring lakukan sampai ada ramuan untuk mengatasi hama serangga, selanjutnya untuk yang kurang nutrisi kurangi kepadatan tanaman dan tambahkan pupuk dari kotoran kuda ”


Sore hari mia sudah membuat daftar keperluan pertanian dan akan meminnta beberapa maid budak serta jim untuk ke kota terdekat membeli ramuan dan lain lain.


__ADS_2