
“ Sialan benar benar keparat ” marquis merusak perabot di dalam ruang kerjanya. Buttler komandan prajurit dan bawahan lainnya berlutut ketakutan. Aura kekuatan level 7 menyebar diseluruh kastil membuat semua penghuninya tertekan.
Pagi itu laporan demi laporan mengabarkan hasil buruk. Sebagian besai kekayaan marquis house diluar sudah musnah. Kerusakan, kerugian materil bahkan korban jiwa.
“ apa kalian semua bodoh? Membunuh bandit saja tidak bisa ”
Kini pasukan kota hanya tinggal seribu lebih. Yang lain mati dalam pertempuran malam tadi, bahkan prajurit tinggi banyak yang terluka. Dari bandit korban mereka tidak signifikan. Bahkan setelah serangan besar sudah tidak ada lagi jejaknyanya penjagaaan ketat di banteng kota juga ditembus prajurit mati.
Sebentar lagi musim dingin. Setelah perbaikan maka akan masuk awal musim dingin tidak sempat menanam lagi untuk kebutuhan pokok.
“ perintahkan prajurit elit dan tinggi untuk mencari sarang bandit itu hancurkan para bajingan bajingan itu ”
Marquis memikirkan berbagai cara agar kekayaan marquis house tidak menurun lagi. Marquis roman juga telah meminta bantuan dari. Tuan muda alexander tapi dengan berbagai alasan permintaan itu ditolak. Bahkan surat rahasia dari Soul Society juga datang bahwa meminta komitmen dari marquis. Jika misi diteruskan maka marquis harus menandatangani kesanggupan membayar 50 % kekurangan uang misi. Jika tidak bisa maka 50% uang misi tidak bisa ditarik lagi dan misi otomatis batal.
Pergerakan prajurit dan perbekalan disiapkan karena akan dalam jangka waktu yang lama bahkan mungkin akan sampai akhir musim dingin. Kini cadangan makanan berbulan bulan untuk ribuan prajurit mulai dikumpulkan. Membuat makanan semakin langka. Bahkan marquis juga memerintahkan bangsawan bawahannya mengirim prajurit.
Buttler mengatur kondisi marquis house yang berantakan. Lalu para pedagang bawahan marquis membantu membeli kebutuhan pokok di semua kenalan mereka untuk mengatur kembali cadangan makanan. Tentu saja para kenalan juga seorang pedagang mereka mematok harga setinggi langit. Namun karena terpaksa harus membelinya.
Marquis masih memikirkan tenang urusan dengan soul society. Jika haruss menandatangi kesanggupan membayar maka uang di seluruh ruang harta tidak akan cukup untuk membayar. Dari 75 lembar surat berharga 37 surat berharga dan 1 koin platinum adalah uang bersama yang digabungkan dari tuan muda alexander dan juga milik marquis house.
Sedang setelah menghitung kerugian dan persiapan musim dingin mungkin total harta milik marquis hanya 15-20 lembar surat beharga tentu saja masih kurang banyak. Jika dibatalkan maka setengah harta marquis house akan menguap begitu saja.
__ADS_1
Marquis menyesal telah mendukung tuan muda pertama bahkan sekarang membencinya. Marquis berniat beralih mendukung tuan muda lain. Tapi tentu saja memiliki harga. Jika menulis surat bertanda resmi untuk mendukung salah satu kandidat tuan muda lain lalu dengan imbalan bantuan mengatasi krisis maka itu juga patut dicoba. Dari seluruh tuan muda, yang paling cocok adalah tuan muda ke 4 mikael . Dia adalah tuan muda paling kaya. Dia mendapat dukungan bangsawan pesisir atau kota kota perdagangan, tuan muda Mikael memiliki bakat dalam bisnis sehingga cukup kaya menyaingi tuan muda alexander, mungkin jika seumuran maka tuan muda Mikael pasti jauh lebih kaya.
“ baiklah hal itu harus dicoba atau keluarga Ini akan runtuh ”
Marquis mulai menulis surat bertanda resmi. Dengan hati hati membuatnya setelah selesai meminta burung demonic beast wind hawk. Elang level 3 bertipe angin sangat cepat dalam mengirin surat atau kabar darurat.
Dipenginapan besok adalah hari terakhir Gilda berada di kota ini. Namun saat malam hari menerima kabar dari Black Rose bahwa pasukan besar akan dikirim keluar untuk memburu bandit. Hal ini membuat Gilda berpikir bahwa akan cukup merepotkan jika para bandit ditangkap akhirnya jejak kerjasama mereka diketahui.
“ baiklah kalian cari kabar bagaimana pasukan itu akan dikirim, lokasi tujuan dan rute kita akan menambah waktu sesuai kebutuhan kepulangan akan ditunda ”
“ laksanakan tuan ”
Hari kedelapan masih belum ada informasi yang signifikan. Bahkan gilda juga mencari informasi ke penjual informasi namun informasi yang diinginkan belum tersedia. Hari kesembilan ada rombongan warga terlihat seperti akan pindah dari kota. Bahkan asset seperti rumah atau toko-toko mereka jual. Melihat ini membuat Gilda tertarik membeli asset asset itu setelah berkeliling dan bertanya banyak orang ternyata yang bersiap pergi.
Walau harganya relative mahal daripada kota kecil atau kota menengah. Masih terhitung sangat murah apalagi kota kaspian adalah kota besar di wilayah selatan yang subur, tanpa menawar gilda mendapat banyak rumah, toko, ladang, kebun, bahkan pabrik pabrik kecil.
Gilda melakukan transaksi jual beli hingga hari ke dua belas. Sudah banyak penduduk yang pindah mereka cepat cepat pindah agar tidak terjebak musim dingin dijalan walau bandit masih mengantui setidaknya tidak semenyeramkan musim dingin tanpa makanan.
Malam hari informasi dari budak perang juga sudah didapatkan walau sebagain besar isu tapi masih berguna, lalu informasi dari black rose lebih lengkap dan detail.
“ akan dikirim pasukan gabungan dari bangsawan sekitar tuan perkiraan jumlah 15 sampai 20 ribu mencari dan menyebar ke 4 arah penjuru angin di setiap arah aka nada 5000 pasukan berikut adalah rutenya ” sebuah peta diletakkan di depan Gilda wang melihat peta itu daerah yang dituju adalah kawasan hutan, gunung daerah terpencil , lembah dan sebagainya.
__ADS_1
“ sepertinya mereka berniat menyapu semua daerah ini merupakan kesempatan yang cukup baik ”
“ benar tuan, lalu apa tindakan selanjutnya? ”
“ kapan para prajurit berangkat? ”
“ diperkirakan dua hari lagi tuan ”
“ baik kalau begitu kalian kirim kabar untuk para bandit kali ini kita pekerjakan mereka untuk memasang jebakan waktu dua hari, lalu ini bayarannya buat mereka setuju kalau tidak musnahkan saja mereka, selanjutnya kita bertemu di kota perbatasan timur tanda seperti biasa ”
“ baik tuan ”
Dalam dua hari ini gilda hanya melakukan transaksi bersama dua budak perangnya. Pada hari terakhir mereka memacu kuda menuju kota perbatasan timur. Bahkan saat mereka cukup jauh dari kota rombongan pasukan juga keluar dari kota. Melihat ini membuat Gilda ckup tegang.
Melanjutkan perjalanan dengan kecepatan penuh. Setiap kota yang disinggahi keadaan juga sepi, namun biaya masuk meningkat, pajak meningkat bahan makanan langka, bahkan ada isu serangan bandit disini. Sepertinya beberapa orang memanfaatkan momentum yang ada membuat bangsawan wilayah selatan memutar otaknya. Bagi bangsawan pinggiran tidak terlalu terbebani kecuali masalah pajak.
Kota paling selatan sebagai kota pertukaran di perbatasan terlihat lebih ramai dari biasanya rombongan warga yang pindah biasanya akan menjadi masalah bagi bangsawan namun saat ini para bangsawan tidak punya waktu memikirkanya.
Mencari penginapan cukup sulit karena lonjakan pengunjung yang akan berpindah mulai rombongan besar dan kecil. Mendengar perbincangan mereka yang paling dikhawatirkan adalah masalah musim dingin stok makanan dan pajak, hail itu akan memiskinkan para warga jadi solusi paling aman adalah pindah ke wilayah lain sewaktu para bangsawan masih sibuk.
Wilayah tujuan ada banyak tapi yang cukup dekat adalah wilayah timur walau lahan tidak subur harga rumah dan kebutuhan hidup wilayah pinggiran dapat dijangkau bagi para pengungsi. Asset mereka dari kota besar jika ditukar di kota kecil bisa berkali lipat namun dengan keadaan ekonomi yang lambat.
__ADS_1