Gilda : Forsaken Young Lord

Gilda : Forsaken Young Lord
judi batu


__ADS_3

Pagi hari di gerbang kota ratusan budak sudah berkumpul menjadi satu bagian rombongan setelah menunggu agak lama satu rombongan lagi datang. Melihat semua persiapan dan keperluan tak lupa surat untuk orang orang dikastil serta instruksi untuk mereka Gilda berikan kepada salah satu budak perangnya. Rombongan selesai memeriksa dan mengantri untuk keluar kota. Di tengah jalan berpisah menjadi dua rombongan.


Setelah berpisah gilda meningkatkan kecepatnya menuju kota lain membutuhkan perjalanan 2 hari satu malam. Perjalanan cukup lancer hanya demonic beast kecil dan lemah yang secara tidak sengaja menghdanag ditengah jalan selain itu bandit hutan biasa. Setelah membunuh demonic beast maupun bandit hutan tak lupa ‘ membersihkan rampasan perang ’ yang tidak seberapa tapi cukup untuk menjadi biaya lelah.


Sampai di gerbang kota tidak banyak antrian seperti kota sebelumnya disini kebutuhan barang komoditas tidak sebanyak kota sebelumnya. Sebagian besar disini adalah penambang bukan pedagang jadi minim komoditas harian.


Seperti biasa mencari penginapan adalah yang pertama lalu meminta para budak perangnya membeli bahan yang ada dicatatan. Terutama bahan dari hasil tambang. Setelah beristirahat gilda pergi ke pedagang budak legal di kota ini. Disini kapasitas budaknya lebih besar dan hampir semua adalah budak kasar.


Orang orang membutuhkan untuk melakukan pertambangan. Jadi budak kasar lebih laku disini. Budak perang juga tersedia tapi tidak memenuhi kriteria Gilda. Setelah melihat Gilda mendapat 1500 budak kasar sesuai kriterianya. Seperti biasa transaksi lalu Gilda pergi ke pasar gelap.


Di pasar gelap tidak jauh berbeda. Disini kebalikannya karena tidak banyak komoditas bahkan budak. Gilda hanya menemukan 100 budak sesuai kriterianya. Uang dari bandit hutannya yang diamankan masih sisa setengah setelah digunakan untuk membeli budak.


Tidak terlalu puas dengan hasil ini dia memutuskan berkeliling. Disini produk kerajinan menjadi khasnya juga. Dikejauhan terlihat sebuah bangunan berlantai tiga cukup mencolok. Gilda tertarik mendatanginya namun di depan pintu dia dihadang oleh dua penjaga berbadan besar. Seperti biasa dengan koin koin bisa membuatnya masuk.


Ternyata di dalam adalah judi batu. Gilda melihat sekeliling di lantai pertama banyak stand stand batu berjajar ada petugas keamanan di sekliling lantai satu mungkin karena judi batu cukup diminati membuat orang juga tertarik membuat onar disini jadi penjaga cukup ketat.


Mendengar pembicaraan orang orang disini mendapat ore langka cukup jarang tetapi harga batu batu disini relative murah.


‘ sepertinya aku bisa kaya namun jika terlalu mencolok akan menimbulkan masalah ’


Gilda memikirkan cara agar dapat mendapat banyak keuntungan tapi tidak mencolok.

__ADS_1


‘ hahaha ’ setelah menemukan cara Gilda tertawa dalam benaknya.


‘ tentu saja lorna bukan untuk pajangan ’ Gilda memutuskan membeli batu batu disini dan diserahkan kepada lorna jadi tidak dibuka di lokasi. Orang pasti menganggapnya pengecut karena takut mendapatkan batu biasa dan ditertawakan tapi tak masalah menanggung sedikit penghinaan untuk kekayaan bukan masalah.


Dalam judi batu bisa mendapat loga yang mengandung emas atau perak lalu ada yang mengandung batuan perhiasan seperti berlian, amethyst, ruby, jade dan sebagainya atau bahan membuat senjata seperti ore besi, ore besi hitam, ore platinum, ore besi dingin, ore Kristal sihir, atau ore yang sangat langka seperti orichalcum, salah satu bahan membuat senjata sihir adalah peraduan platinum Kristal sihir bahan demonc beast dan banyak lagi lalu untuk membuat artifak biasanya adalah orichalcum biji ore yang sangat langka demonic beast tingkat tinggi, dan Kristal sihir tingkat tinggi.


Oleh sebab itu artifak menjadi hal yang langka di dalam keluarga asparagan sendiri hanya ada dua artifak. Satu adalah pedang yang diberikan kaisar pertama kepada kepala keluarga saat itu. Lalu tongkat sihir warisan turun temurun. Untuk pedang artifak tidak ada yang menggunakan dan hanya menjadi pajangan di ruang harta. Karena keluarga asparagan adalah keluarga penyihir.


Tentu saja artifak diberikan sebagai bentuk kesopanan dari kekaisaran untuk keluarga asaparagan namun dibalik itu artifak pedang tidak terlalu berguna di keluarga asparagan jadi hanya bisa disimpan agar kekuatan keluarga asparagan juga tidak meningkat tapi dengan memberikan hadiah artifak juga tidak mencemooh bantuan dari keluarga asparagan.


Di royal family sendiri tidak diketahui seharus lebih dari 5 namun itu bukan urusan Gilda. Jika dikerajaan hanya keluarag kerajaan yang punya itupun hanya satu atau dua. Gilda tidak berharap menemukan bahan langka atau sebagainya tapi berniat mencari bahan untuk penelitian lorna dan mencari kekayaan lain.


Untuk naik ke lanai dua biaya yang dikeluarkan cukup tinggi tapi itu tidak masalah Gilda merasa keuntungannya cukup. Setelah naik gilda melakukan hal yang sama. Di lantai dua tidak terlalu banyak orang kualitas batu disini cukup baik. Saat Gilda memilih terdengar sorakan cemooh di sampingnya.


‘ hahaha keberuntunganmu buruk sekali ’ seorang dengan pakaian mewah mengejek temannya yang membelah batu namun isinya hanya Kristal bisa tapi bewarna abu-abu. Cukup penasaran Gilda melihat tanpa sengaja dia masih menggunakan skill appraisal.


‘ tungsten ’


Bagi orang jaman sekarang dan dunia sihir tidak akan tau apa itu logam tungsten. Namun bagi gilda yang pernah berada di dunia modern. Tungsten adalah logam berharga untuk senjata. Cara penggunaannya cukup unik sedangkan di dunia ini tidak ada rudal dann sebagainya. Memasang wajah polos Gilda bertanya kepada orang disampingnya.


“ maaf tuan kalau boleh tau batu apa itu ”

__ADS_1


‘’ batu itu adalah ore besi abu hanya diatas besi biasa dibawah besi hitam tidak berharga hahaha ”


“ ah seperti itu ”


ternyata di dunia ini tungsten dianggap besi biasa yang sedikit lebih baik. Melihatnya membuat Gilda berpikir untuk membuat rudal tapi itu sepertinya tidak efektif karena penyihir level tinggi bisa mengeluarkan serangan seperti rudal kalau untuk nuklir memang cukup berguna tapi bahannya juga langka di dunia ini. Melihat belahan batu itu dibukang begitu saja rasanya cukup disayangnkan.


Gilda memutuskan untuk berkeliling dahulu sebelum mengurus sampah sampah beharga. Dilantai dua Gilda menemukan cukup banyak platinum tinggal mencari tambahan bahan demonic beast tingkat tinggi dia bisa membuat senjata sihir kuat.


Selain batu untuk perhiasan dan ore yang bagus yang lain ditinggalkan oleh gilda. Emas dan perak tidak sepadan dengan harganya Kristal sihir juga tidak sepadan dengan harga. Selesai berkeliling Gilda bertanya kepada penjaga mengenai batu coklat.


“ ada yang bisa saya bantu tuan? ”


“ aku ingin bertanya apakah batu batu yang dibuang itu bisa aku ambil? ” Gilda sambil menunjuk dimana sampah batu dikumpulkan.


“ ahh maksudnya tuan? ” melihat gilda menunjuk tempat sampah penjaga itu bingung.


“ yah aku berencana belajar membuat kerajinan batu tapi kalau menggunakan batu yang mahal akan membuang bahan belajar jadi kalau batu yang ditempat sampah itu tidak dipakai apa bisa aku ambil? ”


Mendengar alasan Gilda yang masuk akal penjaga itu juga mengangguk. Lalu menjelaskan selama batu yang dibung tidak diambil oleh pemblinya maka tidak masalah gilda wang mengambilnya lalu Gilda juga bertanya apakah ada tempat sampah batu lain.


Ternya di belakang gedung ada tumpukan batu sampah yang dibuang. Namun mengunjungi itu harus menunggu ijin dari manajer. Seperti biasa dengan kantong uang penjaga itu akan bertanya kepada manajer sedangkan Gilda telah mengambil semua batu sampah itu lalu naik ke lantai tiga dia kembali membayar. Di lantai tida orang orang semakin sedikit sambil menunggu manajer Gilda berkeliling di lantai tidak kerena lebih sedikit.

__ADS_1


__ADS_2