
pria gendut itu adalah putra tuan kota "awan bening" yang terkenal keji suka bermain wanita dan ber foya-foya adalah kesenangannya sehingga penduduk kota "awan bening" sangat tidak ingin berurusan dengannya sebab walau dia bukan seorang kultivator tetapi Pengawal nya adalah orang-orang kuat dan dia pun adalah anak satu-satunya tuan kota sehingga sangat di manjakan oleh ayahnya....
ehemm..
aku ingin kuda itu dan wanita yang di samping mu berapa harga nya akan saya bayar..
..
orang-orang yang di jalanan itu menjauh karena tidak ingin terlibat dan juga banyak yang kasihan kepada Liu Cen karena harus berhadapan dengan anak tuan kota yang terkenal keji itu..
..
Liu Cen yang kebingungan sebab tidak ada angin tidak ada hujan seseorang yang tidak Liu Cen kenal tiba-tiba berbicara padanya itupun dengan santainya ingin Liu Cen memberikan kudanya dan wanita yang Liu Cen tolong di hutan tadi, dengan heran Liu Cen langsung bertanya kepada pria gendut itu..
..
apakah kau berbicara dengan saya..???
..
dengan jawaban Liu Cen yang seperti itu pria gendut yang tadi menjadi emosi.
..
dengan suara kasar pria gendut berkata
..
iyalah keparat emang sama siapa lagi cuma kau yang ada di sini masa saya ngomong sama angin, kau pikir saya orang gila hah.
..
..
mendengar perkataan pria gendut itu Liu Cen terkekeh
hehehe
saya sih tidak bilang kau orang gila tapi kau sendiri yang bilang
hehehe
__ADS_1
dengan perkataan Liu Cen, Ning Ruo yang tadi diam ikut tertawa kecil..
..
melihat tingkah kedua orang itu pria gendut itu malah semakin emosi tiada tara...
dengan emosi dia berbicara pada Pengawal nya,
bunuh mereka semua dan kasih mayat mereka kepada anj*ng..
hahahaaha
dengan cekatan para Pengawal yang di tingkat "komandan" rata-rata itu langsung menyerang Liu Cen..
namun sebelum senjata mereka menyentuh Liu Cen mereka tiba-tiba berhenti seperti patung yang berdiri dan tak lama kemudian tubuh mereka pecah menjadi kabut darah..
orang-orang yang melihat itu pada menjerit akibat kebringasan jurus Liu Cen itu yang bernama "aura pembunuh" dari kitab "aura kaisar dewa" bagian ke tiga...
membunuh hanya dengan auranya saja..
pria gendut yang melihat itu semua gemetar ketakutan, muka putih seperti tak berdarah sangkin takutnya dan air kencing yang keluar di celananya menambah ekspresi lucu bagi Liu Cen dan tak kuat menahan tawa.....
hahahahahaah...
hahaha
hahaha
Liu Cen yang tertawa sambil menahan perut nya yang sakit tiba-tiba berjalan ke arah pria gendut itu masih tersenyum...
tapi senyuman itu bagai kan senyum iblis bagi pria gendut itu..
pria gendut itu yang masih berdiri gemetar ketakutan bahkan untuk bergerak dari tempatnya dia tak sanggup..
lalu Liu Cen berkata..
hei gendut..
siapa nama mu
..
__ADS_1
na-nama ssaya ttuan "He Kong
..
orang-orang yang melihat itu menjadi kagum kepada Liu Cen sebab bisa membuat He Kong yang terkenal keji itu ketakutan bagai ayam yang hilang induknya..
..
ohh
He Kong apakah sekarang kau masih menginginkan wanita dan kuda itu..
..
ssaya ttidak bberani tuan...
kenapa..??
bukannya tadi kau sangat menginginkannya..
ssaya tidak pantas tuan...
yah baiklah kalau begitu
saya dengar kau tuan muda kota ini, apa benar..
bbenar tuan...
..
tidak usah takutt..
aku tidak akan membunuhmu..
aku hanya ingin kau menunjukkan penginapan di kota ini karena kau orang sini..
pasti kau tau tempatnya...
bbaik tuan mari saya antar..
mohon like dan vote atau beri tip juga nggak ppa kok wkwkwkwk
__ADS_1