
setiba nya di penginapan merak biru Liu Cen langsung menyuruh para pelayan untuk memanggil Yang Jili lalu tak lama kemudian Liu Cen di suruh masuk ke Ruangan yang pribadi milik Yang Jili, dan Liu Cen hanya mengikuti apa yang di katakan pelayan sedangkan Ning Ruo terus menggerutu di belangnya hingga membuat Liu Cen hanya menggeleng kan kepala atas kelakuan Ning Ruo...
setibanya di Ruangan itu Liu Cen melihat Yang Jili sedang duduk menunggu dengan penampilan cantik..
namun itu semua berubah setelah Yang Jili melihat Ning Ruo datang bersama Liu Cen dan tiba-tiba aura tenang di ruangan itu pun berubah menjadi aura permusuhan dengan suasana mencekam...
Ehemmm...
Ehemmmm.....
sebaiknya kalian hentikan itu saya datang ke sini tidak untuk melihat kalian berkelahi lagi...
berulah suasana yang horor itu agak mendingan, karena suasana yang tidak terlalu baik membuat Liu Cen langsung berbicara to the point, kedatangan nya kemari adalah untuk meminta Yang Jili mengawasi bangunan yang akan di bagun Liu Cen selama dia pergi dan langsung di setujui oleh Yang Jili, sehingga membuat semua mejadi lebih singkat, dan Liu Cen memberikan 10 juta koin emas dengan sebuah gambar pada Yang Jili untuk keperluan pembangunan, lalu pergi bersama Ning Ruo...
__ADS_1
singkat cerita mereka berdua pergi dari penginapan itu menuju rumah yang di jadikan tempat tinggal mereka sekarang...
setelah beberapa saat kemudian sampai, mereka menemukan He Kong dan rombongan yang lumayan banyak dari anak-anak hingga orang tua, mereka adalah para pengemis dan orang-orang miskin yang kemarin tetapi sekarang mereka membawa keluarga mereka masing-masing...
sekitar tiga ribu orang yang sedang berkumpul di di halaman rumah Liu Cen yang lumayan luas, namun rumah itu jauh dari kota sehingga tidak mengundang perhatian banyak orang...
setelah mereka semua melihat Liu Cen mereka langsung menyapanya...
baiklah untuk kalian semua apakah kalian sudah yakin dengan ke putusan kalian dan tak akan menyesal, tutur Liu Cen...
baiklah dengan begitu aku tidak akan sungkan lagi, tutur Liu Cen dan kemudian Liu Cen Terbang melayang di udara, sehingga membuat para bawahan barunya terkagum-kagum dengan Tuan mereka
setelah melayang di udara Liu Cen memunculkan sebuah pisau dan kemudian menggores tangan nya hingga berdarah, namun darah yang keluar dari tangannya tidak langsung jatuh tapi berkumpul di udara dan terus berkumpul hingga segumpalan tangan, dan setelah itu luka yang tergores itu tertutup kembali, dan kemudian Liu Cen mengucapkan beberapa mantra hingga
__ADS_1
swushhhh......
..
Jurus penyegel dewa...
bagian kedua, penyegel darah
bagian ketiga, penyegel jiwa
kemudian darah Liu Cen yang berkumpul itu tiba-tiba pecah bagaikan pasir dan kemudian pecahan darah itu pergi menuju dahi para bawahan nya dan lalu masuk kedalam nya...
setelah beberapa saat mereka semua diam dan tiba-tiba mereka langsung bersyukur pada Liu Cen,...
__ADS_1
baiklah sekarang kalian semua, secara resmi menjadi bawahan ku, darah yang tadi memang benar menjadikan kalian sedikit lebih tahu tentang dunia kultivator dan ilmu pengetahuan dasar, dan bagi yang tak padai menulis dan membaca, sekarang kalian sudah tahu bukan...???
namun selain membawa ke untungan darah itu juga bisa membawakan mala petaka bagi kalian, karena jika kalian berani berhianat maka kalian akan mati dengan, sangat-sangat mengenaskan, tutur Liu Cen...