
• swoshhh...
* pilar-pilar Formasi itu bercahaya abu-abu dan kemudian cahaya keluar dari pilar-pilar Formasi itu tak lama kemudian cahaya itu melesat ke atas dan langsung bersatu lalu membentuk sebuah awan gelap...
• kemudian..
krak krak krak krak
• suara celah dimensi terbuka dari awan gelap yang berkumpul itu...
• ketika celah dimensi itu terbuka dan langsung menghisap semua orang yang berada di bawah nya dan kemudian Liu Cen pun melompat ke dalam kerumunan orang-orang itu...
• hingga tak lama kemudian semua orang yang berada di situ menghilang di telan celah dimensi itu termasuk juga Liu Cen yang berada di dalam nya...
...
..
__ADS_1
..
..
* di hutan dekat kota kekaisaran terlihat sebuah awan gelap berkumpul sekali lagi dan celah dimensi kembali terbuka lalu kemudian mengeluarkan seribuan orang yang berbaju putih berlambangkan sebuah sayap kecil di belakangnya berwarna biru cerah yang menambahkan indah nya seragam mereka semua...
* sebenarnya seragam itu adalah usulan dari Ning Ruo yang kemudian di setujui oleh Liu Cen begitu pula dengan orang-orang dari klan Liu yang lain, sebagai tanda kalau mereka semua adalah orang-orang dari klan Liu, Liu Cen juga memberikan orang-orang dari klan Liu sebuah tanda pengenal berbentuk plakat yang terbuat dari berlian merah dengan lambang sayap di tengah-tengahnya dan apabila orang yang mempunyai tanda pengenal itu mati maka tanda pengenal itu akan hancur bagaikan debu...
" baiklah karena kita sudah sampai di dekat kota kekaisaran maka sebaiknya kita masuk ke dalam kota menuju tempat tinggal kita yang baru, "tutur Liu Cen..
* kemudian mereka semua masuk ke kota dengan berjalan kaki, sehingga membuat orang-orang yang melihat itu pun, menjadi penasaran dan ada juga yang melaporkan ini pada sang kaisar, sedangkan Liu Cen sendiri, pergi menemui Yang Jili ke penginapan merak biru, memang Ning Ruo ingin ikut sih tapi Liu Cen melarang, dengan alasan kalau hanya dia yang tahu lokasi bangunan yang sedang di tuju itu, makanya dia tidak bisa membantah dan akhirnya menuruti permintaan Liu Cen walau dengan perasaan tak rela...
* lalu kemudian tiba-tiba terdengar sebuah suara dari arah tangga, terlihat gadis begaun merah yang amat cantik, yang sedang menuju ke bawah...
" maaf untuk tuan-tuan sekalian, saya tidak bisa menerima lamaran dari kalian karena saya sudah punya tunangan, dan juga kalian berhentilah datang lagi ke sini, karena itu sangat mengganggu, tutur gadis itu dengan agak cemberut....
* yang kemudian di jawab oleh salah satu dari pemuda itu...
__ADS_1
" ah tuan putri hanya bercanda, mana mungkin Tuan putri mempunyai seorang tunangan, kalau memang ada sudah pasti dia berada di kekaisaran ini, dan juga selama ini kami tidak pernah melihat nya bahkan dari keluarga mana pun kami tidak tahu, tuan putri hanya lah bercanda, " tutur pemuda itu...
" ohh...
" sudah berapa kali saya bilang kalau tunangan saya adalah seorang tuan muda dari keluarga Liu dan juga dia sangat tampan, di bandingkan dengan kalian mungkin bagaikan langit dan bumi, tutur gadis itu dengan bangga..
* sedangkan para pemuda itu mulai emosi mendengar perkataan gadis itu yang terkesan terlalu merendahkan mereka, sehingga membuat seorang pemuda yang sedang emosi berkata dengan lantang...
" kalau dengan pemuda itu apakah tunangan mu itu masih lebih tampan dari nya, tutur pemuda itu sambil menunjuk ke arah Liu Cen yang sedang duduk santai menyaksikan pertengkaran itu...
* setelah mendengar perkataan pemuda itu semua orang yang ada di situ secara refleks melihat ke arahnya, begitu pula dengan Yang Jili...
* begitu Yang Jili melihat ke arah Liu Cen,
hahhh....????
__ADS_1
* mulutnya ternganga lebar melihat pemandangan itu...