God System Crazy

God System Crazy
09


__ADS_3

di depan tembok kota awan bening, terlihat dua sejoli yang cantik nan tampan sedang menunggang kuda putih yang gagah, mereka adalah Liu Cen dan Ning Ruo...


...


tak lama kemudian mereka turun dan berjalan kaki menuju penjaga yang berada di gerbang kota "awan bening" lalu kemudian mereka berbincang sebentar dan Liu Cen menyebut dirinya berasal dari kota "awan merah" sama seperti Ning Ruo, walau Ning Ruo heran karena Liu Cen menyebut dirinya dari kota nya tapi Ning Ruo mengurungkan niatnya untuk bertanya..


sesampainya mereka di kota awan bening Liu Cen yang melihat berbagai bangunan-bangunan kuno yang masih memancarkan keindahan tersendiri merasa takjub, tak lama kemudian mereka mencari sebuah rumah makan, pasalnya semenjak Liu Cen datang ke dunia ini dia belum pernah marasakan yang namanya makan..


..


mereka tiba di sebuah rumah makan yang terdiri dari tiga lantai, dan langsung memasukinya, di lantai satu terlihat begitu ramai pengunjung yang berlalu-lalang, tak lama kemudian Ning Ruo memanggil seorang pelayan wanita.


..


..


kami ingin makan, apakah masih ada tempat yang tersedia..


masih nona tapi nona ingin makan di lantai satu atau lantai dua, lantai satu kami menyediakan makanan biasa dan di lantai dua kami menyediakan makanan spesial namun untuk ke lantai dua nona harus membayar 5 koin perak dan,


belum sempat pelayan itu selesai berbicara Liu Cen langsung memotong,

__ADS_1


ini 5 koin perak kami ingin langsung ke lantai dua.


baik tuan, pelayan itu kemudian menerima uang itu dan membawa mereka ke lantai dua..


sesampainya di lantai dua Liu Cen langsung memberikan 5 koin emas kepada pelayan dan berkata.


bawakan kami makanan terlezat yang ada di restoran ini..


pelayan wanita itu langsung mengambil uang itu menunduk,


baik tuan tunggu sebentar kami akan menyiapkannya...


sambil menunggu makanan datang mereka kemudian duduk du kursi dekat jendela sambil menatap ke jalanan kota yang ramai orang berlalu-lalang...


...


tak lama menunggu,


makanan yang di pesan datang tapi yang datang bukan hanya dua piring saja melainkan seluruh meja yang lebarnya dua meter persegi itu di penuhi berbagai macam hidangan-hidangan lezat, dan mereka kemudian langung menyantap hidangan yang tersedia..


sebenarnya Liu Cen tidak pernah merasa lapar karena seorang kultivator tingkat tinggi seperti nya mampu hidup walau tanpa makan hanya dengan menyerap Qi alam walau dia belum pernah mencobanya karena di lautan dantian Liu Cen ada banyak Qi berkat system nya..

__ADS_1


..


..


setelah makan mereka pergi mencari penginapan dengan berjalan kaki dengan menggiring kuda putih Liu Cen.


walau semenjak Liu Cen dan Ning Ruo meninggalkan hutan dan memasuki kota, mereka belum pernah berbincang-bincang, pasalnya entah kenapa Ning Ruo selalu gerogi untuk berbicara ke pada Liu Cen dan pada akhirnya Ning Ruo hanya mengikuti kemana Liu Cen pergi..


...


...


di tengah perjalanan mencari penginapan mereka melihat kereta kuda berwarna perak dengan di kawal dengan beberapa Pengawal namun kereta kuda itu tiba-tiba berhenti di hadapan Liu Cen dan Ning Ruo kemudian keluar seorang pemuda gendut yang berpakaian mewah..


...


...


...


mohon pengertian dari para pembaca karena menulis ini menguras pikiran saya.

__ADS_1


tidak banyak saya hanya minta like dan vote nya agar ada sedikit penyemangat buat autor nya....


__ADS_2