
Tidak semua sakit hati harus dibalas dengan kejahatan, adakalanya sakit hati bisa dibalas dengan kasih sayang
_Reynandalivera_
💐💐💐💐
Perlahan tapi pasti
Reyna membuka pintu ruangan UGD itu
Saat pintu terbuka yang pertama Reyna lihat adalah sang ayah yang terbujur lemah dengan alat bantu pernafasan dan alat lainnya menempel didadanya
"Ayah"lirih Reyna
Dion menoleh lalu tersenyum ,"Rey kesini "kata Dion
Reyna mengangguk lalu dia mendongak menatap beni dan mengisyaratkan untuk meninggalkan Reyna dan Dion sendiri
Beni paham dan mendorong kursi roda Reyna ke samping brankar lalu keluar disusul Arsya Toni Bagas dan liora
"Ayah sembuh ya ,Rey kangen dimarahin sama ayah lagi"kata Reyna
Dion mendengar itu langsung merasakan sakit di hatinya ,dia tidak bisa mengelak bahwa Reyna tetap darah dagingnya ,dia terlalu dibutakan oleh harta sehingga dia membenci Reyna yang tidak tau apa apa
Dion tersenyum "Rey ga benci sama ayah"tanya Dion ,Reyna menggeleng "salah yah kalo Reyna benci sama ayah ,ayah yang udah gedein Reyna ,ayah yang udah didik Reyna ,ayah yang udah buat Reyna seperti sekarang "kata Reyna dengan mata yang berkaca kaca
"Maafin ayah ya Rey ,ayah terlalu dibutakan oleh harta sampai ayah meracuni otak bunda kamu untuk mmebenci kamu ,ayah egois Rey"jelas Dion
Reyna menggeleng "ga papa ayah ,ayah ga salah Reyna juga ga ngerasa gitu , Rey malah seneng sekarang ayah sama bunda udah mau ngomong sama Rey ,ayah tau tadi bunda peluk Rey setelah 15 tahun yang lalu yah "kata Reyna
Terlihat binar matanya yang memancarkan kebahagiaan
Dion kembali tersenyum
"Ini rambut kenapa di cat gitu Hem?"tanya Dion .
Reyna meringis "hehe biar gaul aja yah ,cape Rey jadi anak nerd Mulu biar keren kaya ka Rena heheh"kata Reyna
Dion terkekeh "balik dari rumah sakit cat lagi ya "kata Dion "iya nanti Reyna ganti cat yang biru hahaha"kata Reyna sambil tertawa
Dion sedikit terpana melihat tawa Reyna ,dia tidak menyangka betapa berharganya tawa putri bungsunya itu
"Heh gaboleh cat item pokoknya "kata Dion ,Reyna menghentikan tawanya lalu mengangguk
"Ayah cepet sembuh ya ,nanti biar cepet pulang kasian bunda loh yah nangis² gitu "kata Reyna
"Kamu putus sama Rio?"tanya Dion Reyna terpaku "iya yah"jawab Reyna lirih"kenapa putus ,Rio anaknya baik loh?"kata Dion sambil mengelus rambut Reyna
"Rio emang ga ditakdirkan buat Reyna ayah ,Rio ditakdirkan buat sama Lina "kata Reyna sambil tersenyum
"Lina?"kata dion
Reyna mengangguk "anak om Bagas yah "kata Reyna .
"Udah yah gausah difikirin ya ,ayah istirahat aja biar cepet sembuh oke "kata Reyna
Dion mengangguk ..
"Rey panggilin yang lain ya "kata Reyna Dion mengangguk
Reyna menjalankan kursi rodanya menuju pintu , lalu membukanya
.orang orang yang diluar langsung menoleh serentak
"Kamu gapapa kan Rey "tanya beni "emang Rey kenapa "tanya Reyna
Beni menggeleng
"Kalian boleh masuk ,Rey mau kekantin laper mau makan soto minum teh botol Sosro sama makan ice cream "kata Reyna yang langsung mendapat pelototan beni
"Ga ada ice cream Rey"kata beni dingin
"Becanda kak ,Rey cuman mau makan soto suer dah"kata Reyna sambil menjalankan kursi rodanya
"Kakak anter ?"tanya beni "gausah kakak temenin ayah aja Rey sendirian gapapa"kata Reyna
__ADS_1
"Reyna sama gue aja Lo sama yang lain masuk "kata kara
"Yakin?"tanya bani
Kara mengangguk ,beni lalu menoleh ke Reyna dan dibalas anggukan Reyna
"Eh tapi maap maap ni ye ,babang Toni teh mau ke markas besar dulu ,ada problem "kata Toni
"Problem apa?"tanya Bagas
"Mau nge vlog ,udah lama ga nge vlog nanti kalo followers gue turun gimana "kata Toni
"Anjing ".
"******"
"Toni gila".
"Sarap"
Dan banyak lagi umpatan yang dilontarkan oleh keempat anak muda itu .
Liora hanya diam menyimak
"Ga gitu anak RANS kelaperan ***** mereka belom dapet jatah makan yang di markas besar ini si Leon tadi WA gw katanya anak anak pada kelaperan ,dianya ga mau jemput makanan ke chatring jadi mau ga mau gue yang jemput"Kata Toni
"Gue ikut mau nemuin yayang Beby "kata bagas.
"Bucin Lo sat "kata Arsya "gue Bagas ,bukan satria "kata Bagas
Arsya hanya menanggapi dengan wajah datarnya
"Udah dong Rey laper ni ,ayok kar ",kata Reyna ..
Dan semuanya menyebar sesuai tujuan masing masing
Kantin
"Mau makan apa"tanya kara "seperti yang gue bilang tadi soto minumnya jus melon aja "jelas Reyna
Reyna tersenyum sambil memandang ke sekeliling
"Ga nyangka gue lompat setinggi itu ,bar bar banget ya "kata Reyna sambil terkekeh dengan ucaoannya sendiri
Tak lama kara datang ,kara menatap Reyna dengan tatapan aneh
"Waras kan Rey?"tanya kara
"A****g!ya jelas lah lu kira gue gila"kata Reyna sambil mendengus kesal
Kara hanya tertawa , sejenak Reyna terpana melihat tawa lelaki Belanda-inggris itu
"Gausah terpana tau gue ganteng"kata kara "anjim narsis beut "balas Reyna lalu mereka berdua tertawa
Tak lama pesanan mereka datang ,mata Reyna langsung berbinar senang melihat soto didepannya ahh sudah lama dia tidak makan soto
Dia menuangkan beberapa sendok sambal tanpa diketahui oleh kara lalu dia menuangkan sedikit kecap dan menyantap soto
Ditengah tengah menikmati sotonya tiba tiba kara bertanya
"Rey Lo masih ada rasa sama Rio?"tanya kara
Reyna menatap kara sekilas "ngga lah , kenapa emang?"
"Lo mau jadi pacar gue "
Uhuk uhuk
Demi apapun kesendak kuah soto yang teramat pedes itu lebih menyakitkan daripada sakit hati
Mata Reyna memerah karna tersedak ,kara panik
Reyna meminta minuman dia tidak menyadari atau memang lupa bahwa disampingnya ada gelas berisi jus melon
Tapi dia malah meminum jus jambu milik kara ,"ati ati makannya Rey"kata kara menepuk pelan punggung reyna
__ADS_1
"Ah Lo sih kesendak kan gue "kata Reyna yang masih berusaha menetralkan rasa pedas dan panas yang menguasai hidungnya
"Jadi gimana ?mau"tanya kara lagi
"Atas dasar apa Lo minta gue jadi pacar Lo "tanya Reyna "ya gue sayang sama Lo Rey cuman gue ga tau gimana nunjukinnya ego gue gede Rey"balas kara
",Ck makannya jangan kebanyakan ego "kata Reyna melanjutkan makan soto nya
"
Reyyy ayolahh jawab"rengek kara
Sebenarnya Reyna masih bingung dengan perasaannya tapi melihat kara Reyna merasa kasian ,kara itu tipe cowok dingin yang susah didekati perempuan .
Tapi jika dia sudah mencintai satu orang perempuan ya sudah perempuan itu yang pertama dan yang terakhir
"Kita coba jalanin aja dulu"jawab Reyna "jadi?"lanjut kara
Reyna menatap kara bingung "jawaban Lo?"tanya kara lagi
"Yes"jawab Reyna
Senyuman merekah di wajah manis nan tampan itu ,akhirnya dia bisa mengungkapkan perasaannya
"Yaudah kita balik ke Kamar ya"kata kara "btw sory gw tadi minum jus jambu Lo"kata Reyna "iya gapapa apapun buat kamu mah aku kasih "kata kara
Blush
'lah kok pipi gw panas gini ,ini kara lagi ngapain pake aku kamu' batin reyna
"A-aku kamu?"kata reyna kara mengangguk ,lalu mendorong kursi roda Reyna
Sesampainya di depan ruangan UGD Reyna meminta berhenti ,"anterin masuk ya ,sekalian lo-eh maksud nya kamu ikut "kata reyna
Kara mengangguk
Kara membuka pintu lalu mendorong kursi roda Reyna masuk
Reyna melihat ada liora di kursi samping brankar lalu beni dan Arsya yang berdiri
Sepertinya mereka sudah berbaikan dan ya syukurlah
Reyna tersenyum "ngapai liatin Rey sama kara aneh"tanya Reyna "banget "jawab Arsya
"Anehnya ?"tanya kara "gatau"jawab beni
"Ish"
Liora dan Dion tertawa
Dion dan liora memutuskan menganggap Arsya anaknya sendiri karna dia merasa bersalah pada Renita
"Sayang kamu istirahat aja aku anter ke kamar kamu ya"kata Arsya pada reyna
Reyna mengangguk "heh sayang sayang palalu"kata Arsya ", ngomong sayang ke pacar sendiri salah? "Balas kara
✨✨✨✨✨✨✨
Aloo tayangg
Selesai chapter 10 ini tunggu
Chapter selanjutnya yaa
Jangan lupa coment and vote
Ga susah kan vote cuman bentar aja ,
Makasih
Next chapter cuyyy
@istri sahnya min yoongi ♥️
#staysave semuanya
__ADS_1