
Halo Hay teman teman
Kalian kembali lagi ke kisah gaje yang diciptakan seorang author yang gaje juga tentunya
Kalo ga suka alurnya gapapa silahkan ga usah dibaca daripada mengkritik tajam itu sangat menyakiti author š¤£
Oke langsung aja
Happy reading guys
šæšæšæšæšæ
Beni terkejut mendengar Reyna berbicara begitu
Sungguh saat beni mengucapkan kata kata itu dia sedang dalam fikiran yang sangat kalut
Dia beranjak dari tempat duduknya berencana untuk mengejar Reyna
Sedangkan dilain tempat
Reyna turun dari rooftop dengan perasaan yang sangat hancur ,Reyna menuju ke kelas dan mengemasi semua buku buku Yang ada di meja dan menggendong tas nya
Revana ,Angga dan reno panik melihat Reyna yang tiba tiba datang langsung mengemasi pakaiannya
"Reyna "kata Angga
Reyna diam dan tetap melanjutkan langkahnya keluar kelas
Reno menarik tangan Reyna lalu memeluknya ,Reyna memberontak di pelukan Reno dengan tangisan yang bisa membuat orang lain ikut merasakan sakit hati seorang Reyna
Gadis yang hidupnya hampir penuh dengan sandiwara ,revana sendiri sudah tak bisa menahan tangisnya melihat sang sahabat menangis dipelukan Reno
"Lepasin gue ren lepasin"kata Reyna sambil berusaha melepas pelukan Reno
Tapi Reno tak peduli dia tetap memeluk Reyna erat bahkan sangat erat
"Ren lepasin!"bentak Reyna ,dan Reno tetap pada pendiriannya
Kara tak sengaja lewat depan kelas Reyna melihat Reyna berpelukan dengan Reno Entah mengapa ada sesuatu yang mengganjal dihatinya
Ada perasaan tidak rela
"Ck,gue kenapa sih"batin kara dan melanjutkan jalannya
"TENANG REYNA "bentak Reno balik
Seketika Reyna diam Reno yang dikenal lembut itu membentak Reyna
Seisi kelas pun langsung memusatkan perhatiannya ke mereka
"Lo tenang dengan gini Lo bikin kita khawatir Rey "kata Reno dengan nada yang lembut
Saat Reno lengah Reyna segera melepas pelukan Reno dan berlari keluar kelas tanpa menghiraukan
Teriakan Reno
Saat di parkiran sekolah
Reyna bingung dia pergi pakai apa tadi pagi kan dia berangkat dengan bus
Tak sengaja dia melihat kara duduk diatas motor Bagas
"Kara anterin gue "kata Reyna ,kara menoleh "ogah emang gue tukang ojek "balas kara ketus
"Kara ayolah pliss bantu gue keluar dari sini"kata reyna dengan nada memelas
Kara yang pada dasarnya tidak tegaan pada perempuan pun menghela nafas
"Kemana?"tanya kara "kemanapun kar gue gakuat disini"kata Reyna
"Bentar "balas kara
Kara membuka benda pipih yang ada di sakunya
Dan menelfon salah satu kontak
"Napa bos"kata seseorang di sebrang sana
"Urgent ! Gue pinjem motor lu bawa kuncinya kesini buruan gapake lama "kata kara
"Tukang nyuruh Lo kar emang mau kemana sih"
"Gausah bacot atau gue gajadi ikut balapan "balas kara lalu mematikan hp nya
Tak lama dari arah lain Bagas berlari dan terengah engah
"Ni tukang maksa "kata Bagas sambil melempar kunci motornya
Bagas menoleh "eh ada neng Reyna nya a'a Bagas mau kemana atuh neng"kata Bagas
Reyna hanya menanggapi dengan senyuman "udah ayo Rey"kata kara
Reyna segera naik ke motor
"Dan Lo tugas Lo tutup mulut kalo gue sama Reyna pergi inget jangan kasih tau sama siapapun kalo ngaa gu-..,"kata kara tapi belum selesai berbicara Bagas sudah memotongnya
"Gue ga ikut balapan ,gitu? Iye udah gausah takut gue kagabakalan bocor "kata Bagas
__ADS_1
Kara memakai helm dan menjalankan mototrnya keluar sekolah ..
Reyna diam
"Ini kemana wet"kata kara sedikit berteriak
"Tower Defense "kata Reyna singkat
"Ngapain kesana **** "balas kara
"Apart gue "jawab Reyna singkat
Kara langsung melajukan kendaraannya ke tempat yang disebutkannya sesampainya di tempat parkir Reyna turun
"Makasih kar gue harap Lo ga kasih tau ini sama siapa siapa"kata Reyna sambil turun dari motor
Kara mengangguk
Reyna berbalik dan saat ingin memasuki lobi "Rey,"panggil kara
Reyna menoleh ,"gue ikut mau numpang kencing"kata kara
Reyna mengangguk kara segera berlari mengejar Reyna
Reyna dan kara memssuki lift dan memencet nomor 17 "gila apart Lo di lantai 17?"kata kara
Reyna mengangguk
Tak lama lift terbuka Reyna segera menuju ke pintu nomor 2045
Dan memencet paswordnya
Saat pintu terbuka ,kalian tau mewah beut geng
.kara melongo
"Masuk katanya mau numpang kencing kamar mandinya disana "kata Reyna sambil menunjuk ke arah dapur ..
Kara segera ngacir berlari ke arah yang ditunjukkan Reyna
Tak lama kara keluar dan menyusul Reyna yang duduk di sofa
"Udah? Minum dulu sory adanya cuman soda gue belum belanja"kata Reyna
Kara mengangguk "Lo sama bang beni tinggal disini "tanya kara ..
"Ngga kak beni punya apart sendiri ini apart gue dan cuman Lo yang tau ya gue punya apart jadi gue ingetin ke lo jangan sampe ada yang tau kalo sampe ada yang tau gue bakal pergi dari hidup kalian semua buat selamanya "kata Reyna
Kara terkejut mendengar perkataan Reyna mengapa sampai begitu hanya perkara apartemen
Reyna sebenarnya hanya menggertak agar kara tutup mulut tentang kepergiannya ini
"Lama amat satu Minggu ga sekalian sebulan"balas kara "niatnya cuman gue belum bikin surat pindahan jadi tunggu aja"balas Reyna santai
'kenapa omongan gue anggep serius semua rey' batin kara
"Kalo udah Lo boleh balik dan makasih atas tumpangannya "kata Reyna
Kara menangngguk lalu keluar dari apartemen Reyna
.setelah kara kekuar dari apartemennya dia menyusun rencana
Hanya dia yang tau
Dan ini adalah sebuah rencana dimana semua orang yang sudah menyia nyiakan Reyna akan menyesal sangattt menyesal
Reyna ingin egois kali ini , sekali ini saja
Reyna POV
"Halo"
"Halo ,dimana ?"tanya ku
"Kafe mentari kenapa?"
"Gue butuh bantuan Lo "
"Oke gue tunggu
Tut
Spontan telfon ku dimatikan sebelah pihak aku segera bersiap siap untuk menemuinya
Kafe mentari tak jauh dari apartemen ku dan aku pun segera menuju ke sana
Aku sudah melihat seseorang disana wanita cantik yang sangat aku sayangi dia adalah
Lila Renata
Anak dari bibi ku dari pihak ayah
Kak Rena baik sekalu denganku selama ayah dan bunda memusuhiku kak Reyna selalu membantuku dan memberi semangat untukku
"Kak udah lama"tanyaku
Kak Rena menoleh ,dan melepas kacamata hitamnya
__ADS_1
"Ga kok kenapa gerangan sepupu ku ini hm?"tanya kak Rena
Aku menghela nafas aku menceritakan semuanya ke kak Rena dan dia terkejut aku sudah membulatkan tekad untuk merubah diriku
."kak gue mau berubah "kataku mantap kak Rena mengernyit tak tau apa maksudku "dari nerd girlĀ jadi bad girl "kataku mantap
"Ga bisa "kata kak Rena tegas "kenapa kak?gue cuman berubah buat bikin mereka sadar doang "kata ku berusaha meyakinkan kak Rena
"Gabisa kalo orang lain yang bantu Lo kalo gue sih fine fine aja ayok lah "kata kak Rena
.aku tersenyum lalu memeluk kak Rena
"Kita mulai dari segi penampilan Lo dulu kita ubah Reyna si nerd jadi bad girl haha"kata kak Rena
Aku ikut tersenyum
Kak Rena beranjak dari tempat duduknya dan membenarkan baju ketatnya itu lalu berjalan menuju mobil sport merah mengkilapnya itu
"Kita ke salon "kata kak Rena
Sesampainya di salon
"Ehh baby"kata seorang pria
Aku menoleh ke arah kak Rena meminta penjelasannya "dia romi dia yang bakal bantu make over Lo "kata Rena lalu duduk di sofa dekat sana
"Ih baby udah berapa kali Eike bilang nama Eike bukan RomiĀ tapi Tina listen to me Tina inget yey "kata RomiĀ sambil menggerakkan tangannya luwes
Dia cowo cantik ternyata
"
Loh kamu adeknya si baby ren ya "tanya Romi
Aku mengangguk
"Yey mau diapain udah cantik gini"kata RomiĀ lagi
"Make over dia lah rom biar cakep ples bad girl nya keluar gitu "kata Kak Rena
"No baby my name Tina bukan Romi inget "kata RomiĀ
RomiĀ menyuruhku duduk di tempat duduk salon ..
Dia bilang dia mulai dari rambutku
Dia memotong rambutku sebawah bahu lalu dipapak rata dan di smooting agar lebih lurus lagi rambutku memang lurus agak gelombang gimana gitu
Setelah lurus toni memanggil beberapa karyawan wanitanya untuk membantunya
Rupanya dia ingin mengecat rambutku
Dia menanyakan ingin di cat warna apa rambutku ? Lalu kujawab terserah yang penting jangan terlalu terang
Lalu dia memilih dusty pink ,tanpa dasaran warna putih warna dusty pink ini terlihat agak gelap tapi masih terlihat di rambut coklatku
Setelah selesai rambutku dibersihkan dan dicatok lalu di Curly bagian bawahnya
.aku menatap ke arah cermin aku terperangah inikah aku
Sungguh aku tak percaya
"Buat make up natural aja biar ga kaya yey punya sepupu"kata Romi padaku
Kak Rena langsung melotot ke arah RomiĀ aku mengangguk
, Setelah selesai dengan salon kita pindah ke mall ,kata kak Rena seragamku juga harus diubah
Aku memasuki salah satu toko seragam
Dan kak Rena memilihkan seragam yang menurutku ini sangat mencetak jelas lekuk tubuhku terutama bagian pantat dan dada
"Yakin kak "tanyaku kak Rena mengangguk
Aku mencoba seragam itu rok seragam itu jika aku berdiri pas berada di lututku tapi jika duduk entahlah rok ini pasti akan tersingkap
Aku mencoba menyamankan diri menjadi Reyna yang sekarang
Setelah dari mall kita pulang aku menyuruh kak Rena berhenti di kafe mentari saja dan kak Rena mengangguk
Aku mengucapakan terima kasih dan berjalan ke apartemen ku dengan beberapa barang yang sudah ku beli bersama kak Rena tadi
Reyna POV end
Pagi yang cerah ini membangunkan Reyna dari tidurnya dia segera bersiap siap untuk mandi .
Setelah selesai mandi dan memakai seragam baru nya Reyna berdiri di depan cermin dan mengeringkan rambutnya .setelah kering Reyna kembali men Curly bagian bawah rambutnya yang berwarna itu
Tidak seluruh memang yang berwarna tapi bagi anak sekolah itu sangat tidak mematuhi aturan dan entah gimana fikiran Reyna
āāāāā
Entah mengapa aku merasa lelah cuy capek ini si Reyna keknya masalahnya ga bakal kelar deh soalnya dia malah milih berubah ..taulah tunggu alur selanjutnya ...
Chapter ini sampe disini aja yaa jangan lupa like coment and vote
Dan waspada typo bertebaran di mana mana
__ADS_1
.jadi tetep waspada
Next part check