
Alooo balik lagi gengs
Kali ini gatau bakal dapet endingnya atau ga semoga dapet ya
Selamat membaca ✨
💢💢💢💢💢💢💢💢
Author POV
Mobil Lamborghini merah itu melaju dengan kencang di bawah guyuran hujan yang sangat deras
Di dalamnya ada seorang gadis yang sedari tadi berusaha menahan air mata yang di bendung ya
Ya gadis itu adalah Reyna
Reyna kini tengah berusaha menahan air mata yang semakin di tahan semakin menyakitkan
Mobil itu berhenti di pinggir jembatan lalu Reyna keluar
"Aaaaaaaaaaaa"teriak Reyna dengan kencang
Reyna sudah tidak peduli dengan pandangan aneh dan bajunya yang basah di bawah guyuran hujan itu air mata Reyna ikut luruh
Ikut menghanyutkan sedikit dari bebannya
Dia berdiri di pembatas jembatan dan menaikinya lalu merentangkan tangannya
"Gue caapeekkk,gue capekk hidup seakan jadi benalu di keluarga gue sendiri ,gue benci kenapa cuman gue yang begini gue benciiiii"teriak Reyna
Sambil menutup matanya dia menaikkan satu kakinya dan dilanjut. Dengan kaki yang lain ,dan bersiap melompat
Orang²yang melihat sudah histeris
Sampai saat Reyna akan melompat ada sesorang yang berteriak
"Reyy stopppp"teriak seseorang itu
Tapi terlambat Reyna sudah lompat dan jeritan orang orang disana semakin terdengar kencang
Orang yang tadi berteriak pada Reyna pun ikut menceburkan diri ke sungai yang tidak terlalu deras
Tapi dapat dipastikan sungai itu akan banjir sebentar lagi karna hujan juga turun semakin deras
Orang orang yang berdiri di atas jembatan panik dan menlfon polisi dan sekarang jembatan itu ramai
Reyna POV
Aku merasakan dingin di seluruh tubuhku aku berusaha tidak melawan arus dan membiarkan air sungai membawa ku entah kemana
Sampai pada akhirnya ada seseorang yang menarik tubuhku dan memelukku lalu membawaku ke tepian
Aku hanya merasakan tapi mataku tidak bisa dibuka
Kenapa? padahal aku ingin melihat orang yang sudah menyelamatkan ku
Kenapa harus selamat
Reyna POV end ..
"Rey bangun Rey "kata kara
Yap orang itu adalah kara
Kara menceburkan dirinya untuk menolong Reyna dan jangan lupakan kara juga dulunya atlet renang jadi mudah hanya untuk berenang apalagi hanya mengikuti arus bukan melawan arus
Kara terus berusaha memompa perut Reyna agar air yang sudah terhirup bisa keluar
Dan Reyna tetap menutup matanya
Tenang ..
Itulah yang kara lihat
Kara masih berusaha menyadarkan Reyna ,tubuh Reyna semakin dingin
Dan cara terakhir kara adalah memberi nafas buatan ,tapi dia ragu jika nanti Reyna marah bagaimana
Masa bodoh Reyna marah yang penting selamat ,fikir kara
Dan kara menjepit hidung Reyna dan memberi nafas buatan lewat mulutnya ke mulut Reyna ..
Gausah dibayangin author ga tanggung jawab kalo kalian berubah ambigu haha😂
Reyna tetap tidak bangun kara terus melakukan nafas buatan sampai 3kali
Tapi hasilnya nihil akhirnya kara memilih menggendong Reyna dan membawanya ke rumah sakit
Kara berusaha membawa Reyna ke atas langsung dikerumuni banyak orang bahkan sudah ada polisi di sana
"Dia gapapa pak ,ini saya mau bawa ke rumah sakit saya temennya ",jelas kara pada salah satu polisi
Dan polisi itu paham lalu membubarkan masa
__ADS_1
"Pak boleh minta tolong "tanya kara
"Apa nak?"tanya pak polisi itu
"Saya nitip motor saya di kantor bapak boleh itu motor saya dan ini kuncinya nanti saya jemput motornya di kantor bapak kalau ngga nanti saya suruh temen saya "jelas kara
Pak polisi itu mengangguk "atas nama siapa kalo boleh tau ,jadi nanti saya tidak salah menyerahkan pada orang "tanya pak polisi
"Afkara devano"kata kara
Pak polisi mengangguk
Kara mengucapakan terima kasih laku masuk ke Lamborghini merah milik Reyna dan melauukannya ke rumah sakit
🔥🔥🔥🔥🔥
Sesampainya di rumah sakit Reyna langsung dibawa ke ICU
Kara merogoh sakunya
Dia mendapati ponselnya dan membukanya beruntung ponselnya tidak mati
Dia lalu menelfon teman temannya
Rans Gans
(Anda ,tonia,Bagaskoro,bangbeben,arsyabcot)
Telfon grup call
Tonia (menghubungkan)
Bagaskoro (berdering)
Bangbeben (menghubungkan)
Arsyabcot(menghubungkan)
00.01
Tonia
Halo bosku kenapa
Anda
Kalean dimana woyyy
Bangbeben
Anda
Kerumah sakit harapan sekarang
Emergency
Arsyabcot
Ini gue lagi di situ ngapain sih
Anda
Reyna di ICU ****** buruan
Tut
Panggilan grup itu langsung terputus
Tak lama Arsya datang dengan tergesa-gesa
"Mana wey Reyna nya "tanya Arsya
"Reyna didalem "kata kara
"Lah baju Lo kenapa basah kuyup gini "tanya arsya
"Kita tunggu yang lain baru gue cerita "jawab kara
15menit kenudian
Kelima inti RANS sudah berkumpul beni terlihat sangat panik karna dari tadi ruangan ICU tidak terbuka
"Ini kenapa sih "tanya bagas
"Tadi Reyna bunuh diri "jawab kara
Semuanya langsung diam menatap kara meminta penjelasan
"Maksud Lo?"tanya beni
"Dia lompat dari atas jembatan setelah teriak ²sambil nangis "kata kara
Deg
__ADS_1
Beni tidak menyangka ucapannya itu mampu mengguncang mental Reyna
Tak lama ruangan ICU terbuka
"Keluarga pasien?"tanya dokter
"Saya kakaknya "kata beni
Dokter mengisyaratkan agar beni mengikuti dokter itu
Sesampainya di ruangan dokter itu
Beni dipersilahkan duduk
"Jadi begini paru paru Reyna sempat terisi banyak air sehingga membuatnya sulit bernafas tapi kami sudah mengeluarkannya ,dan satu lagi kenapa di bagian leher Reyna terdapat pukulan benda tumpul apa dia anak broken home yang menjadi pelampiasan kedua orangtuanya?"tanya dokter itu
Pertanyaan dokter itu mampu mencubit hati beni ,bahkan dokter yang bukan siapa siapa itu tau bahwa Reyna menanggung banyak beban ,
"Tidak tau dok nanti coba saya tanyakan terimakasih saya permisi "kata beni
Dokter mengangguk dan mempersilahkan beni keluar
Saat kembali ke ruang ICU di sana sudha tidak ada siapa siapa
Beni lupa bahwa adiknya sekarang dipindah ke ruang inap beni segera menuju kesana
Saat membuka pintu beni melihat kedua orang tuanya dan Reyna yang menunduk begitu juga dengan kara,Arsya dan Bagas yang berusaha menenangkan ayahnya dan Toni yang mendekap Reyna erat
"KENAPA KAMU TIDAK MATI SEKALIAN HA ?!! MENGUSAHKAN SAJA "bentak Dion
"Udah yah jangan marah marah anak ini memang tidak tau di untung "kata liora menenangkan Dion
"INI APA LAGI RAMBUT DI CAT BEGINI HA !!BEGINI DIDIKAN KAMU IYA "bentak Dion lagi
Reyna mendongak dan menatap Dion "Iya INI DIDIKAN ORANG TUA SAYA , KENAPA ?KENAPA AYAH SELALU NYALAHIN REY YAH BAHKAN REY AJA GA TAU APA SALAH REY YAH AYAH SAMA BUNDA SELALU NYALAHIN REY TANPA ALASAN "teriak rey yang masih dalam dekapan Toni
Plak
Tangan itu dengan ringannya menampar pipi yang tidak bersalah dari orang yang juga tidak bersalah
Semua orang yang ada diruangan terkejut pasalnya suara tamparan itu sangat keras
.yang ditampar langsung menunduk
Dion yang sudah menampar Reyna pun diam menatap tangannya begitu juga liora
"AYAH!!!kenapa ayah tampar Rey yah Rey ga salah apa apa "kata beni pada Dion
Reyna masih terus menunduk
"Dia pantas mendapatkan itu "kata liora
"Bunda ayah cukup ,kalian ga puas udah buat jarak jauh antara kalian sama Reyna dan sekarang kalian main tangan "kata beni pada kedua orang tuanya
"Berani melawan kamu se.
"Kenapa di keher Reyna ada luka lebam "kata beni dengan nada rendah
Liora mendnegar itu langsung diam ketakutan sedangkan Dion tidak percaya
"Itu hanya akal akalan dia saja "kata Dion
"Dasar pembual ,Reyna itu anak kalian anjing "bentak beni
Kata kasar itu keluar dari mulut beni dengan penuh penekanan
Plak
Kini tamparan didapat beni dari tangan sang bunda
"Apa bunda ,tampar lagi ayok tampar terus beni ,biar beni yang gantiin Reyna buat dapet kekerasan dari kalian ayo terus kenapa diem ha!"bentak beni
"Rey bangun Rey woy "kata Toni berusaha membangunkan Reyna didalam dekapannya
Percuma Reyna hanya diam
Semua panik sangat panik
Hanya dua orang yang diam tak bergerak ..
Ya mereka adalah Dion cardalos liodora dan liora ravera
🔥🔥🔥
ANYEONG haseo
Entah kenapa dan mengapa author lagi males nulis maaf kalo jelek ya
Jangan lupa like coment and vote
Ati ati banyak typo
Thank you
__ADS_1
Next chapter cuyyy
@istri sahnya min yoongi ♥️