Grand Master The Honnor

Grand Master The Honnor
lembah kematian


__ADS_3

Basis kultivasi di bagi menjadi 6 ranah :


-pembentukan


-pelapisan tulang


-pemurnian jiwa


-spritual tulang


-spritual ilahi


-praktisi duniawi


-petapa agung


-supreme


Setiap ranah dibagi menjadi 9 tahap.


~


~


~


{hm.. Aku rasa keadaan roxan'er tidak lah buruk.} ucap telapati sheng ceng'er.


Sheng ceng'er mengambil kan pil penawar racun ke roxan'er dan menyalurkan energinya agar roxan'er segera siuman.


roxan'er terbaring di tepi sungai mulai membuka matanya.


Di hadapannya terlihat praktisi duniawi tahap 9.


"tuan, apakah tuan yang menyelamatkanku" tanya roxan'er yang baru siuman.


"ya aku yang menyelamatkanmu atas permintaan pemuda yang kutemui di dalam hutan" ucap sheng ceng'er.


"apakah pemuda itu terluka disaat bertemu tuan?" ucap roxan'er.


"hm.. Aku rasa tidak ada luka di tubuhnya" ucap sheng ceng'er.


{syukurlah xio wu tidak apa-apa} ucap roxan'er dalam hati.


"bermeditasilah agar energimu pulih, aku masih ada urusan lain" ucap sheng ceng'er sembari berjalan meninggalkan roxan'er.


{guru, apakah tidak apa-apa meninggalkan istriku?" telepati xio wu .


{tenang saja bocah tengik, roxan'er sudah aman, aku tidak merasakan hawa membunuh di sekitar sini} ucap sheng ceng'er.


"pemuda itu berpesan kepadaku, bahwa kamu harus menunggu dia" ucap sheng ceng'er.


"baik, terima kasih tuan atas bantuannya" ucap roxan'er.


xio wu dengan berat hati meninggalkan roxan'er di hutan sendirian.


Xio wu bergegas kembali ke lembah kematian agar bisa menyembuhkan xun'er.


2 hari kemudian xio wu kembali ke lembah hutan.


"paman, bagaimana keadaan xun'er?" ucap xio wu.


"keadaannya tidak berubah seperti terakhir kamu pergi" ucap xio long.

__ADS_1


"baiklah aku akan masuk ke kamar xun'er.


Xio wu memasuki kamar xun'er dirawat.


Xio wu melihat teman kecilnya itu masih terbaring di atas kasur dengan mata yang belum terbuka.


{guru, bagaimana aku bisa menyembuhkan xun'er dengan api ilahi?} ucap xio wu .


{cobalah kamu bangkitkan api ilahi di titik pusat merdianmu, dan salurkan keseluruh tubuhmu.


Jika sudah lakukan penyaluran api ilahi ke tubuh xun'er.


jangan sampai berlebihan penyularan api ilahi, jika tidak akan membahayalan tubuh xun'er} ucap sheng ceng'er.


Xio wu mencoba membangkitkan api ilahi untuk di sebarkan ke seluruh tubuhnya.


Namun percobaan pertama gagal.


Beberapa kali gagal dan akhirnya berhasil.


{lakukan perlahan-lahan jangan sampai kamu ceroboh} ucap sheng ceng'er.


{baiklah guru} ucap xio wu.


Xio wu mentransfer energi api ilahi ungu ke tubuh xun'er.


jari xun'er mulai bergerak.


Tak lama kemudian xun'er membuka matanya dan melihat xio wu yang sedang mentransfer energi api ilahi ke dia.


"kakak xio wu" ucap xun'er.


Xio wu lalu menghentikan transfer energinya lalu memeluk xun'er.


"iya berkat kakak xio wu yang telah menyembuhkanku" ucap xun'er.


"Beristirahatlah, aku akan menemui paman xio long" ucap xio wu.


Xio wu keluar dari kamar xun'er dan menemui xio long.


"paman, apakah kakek sudah kembali?" ucap xio wu.


"saat klan kita diserang, kakek belum kembali sampai saat ini" ucap xio long.


"disaat aku melompat ke jurang, aku sekilas melihat kakek di bawa terbang oleh seorang praktisi petapa agung.


disitu aku berusaha mengejar mereka tiba-tiba aku diserang oleh prajurit klan kang.


Aku kehilangan jejak kakek." ucap xio long.


"apakah paman tahu siapa praktisi petapa agung itu?" ucap xio wu.


"aku tidak tahu identitas dia, tapi aku ingat dia memakai jubah pendekar dari benua cunling" ucap xio long.


"baiklah paman, aku serahkan tanggung jawab disini kepadamu" ucap xio wu sembari meninggalkan xio long.


{guru apakah kamu tahu dimana tempat benua cunling berada?} ucap xio wu .


{benua cunling berada disebrang laut suci sebalah barat daya benua orim} ucap sheng ceng'er.


{aku pernah sekali kesana di masa hidupku.


di benua cunling, kultivasinya lebih tinggi daripada di benua orim.

__ADS_1


Kebanyakan wilayah di benua cunling di atur oleh klan besar dan sekte} ucap sheng ceng'er.


{aku harus menolong kakek bagaimana pun caranya} ucap xio wu .


{jangan gegabah, kamu tingkatkan dahulu kekuatanmu, kakekmu pasti masih baik-baik saja} ucap sheng ceng'er.


{baiklah guru, aku ingin meningkatkan kekuatanku} ucao xio wu.


seminggu kemudian.


Setiap 4 tahun sekali di adakan turnamen bela diri di kaisar selatan.


Tujuannya di adakan turnamen mencari pemuda terkuat yang berumur 20 tahun kebawah agar bisa lolos menjadi murid sekte mistis shing fu


perwakilan dari sekte mistis shing fu berada di pusat kaisar selatan.


para pemuda dari semua klan kaisar selatan mengikuti turnamen tersebut.


turnamen tersebut sangat penting bagi pemuda dikaisar selatan tak terkecuali xio wu.


Karena jika bisa masuk dalam 10 besar teratas akan di angkat menjadi murid sekte mistis shing fu.


Sekte mistis shing fu sendiri salah satu dari 5 sekte terbaik di benua orim.


Xio wu dan xun'er bergegas ke ibukota kaisar selatan untuk mengikuti turnamen 4 tahun sekali itu.


Sesampainya di ibu kota kaisar selatan.


Xio wu dan xun'er mendaftarkan diri.


"kakak xio wu, aku merasa kakak sudah di promosikan ke pelapisan tahap 3.


Hebat sekali beberapa minggu saja sudah mencapai pemurnian jiwa" ucap xun'er.


"tapi aku bukanlah terkuat, di sampingku ada gadis cantik yang sudah di promosikan kultivasi pemurnian jiwa tahap akhir.


Aku rasa kamu akan menjadi pemenang di turnamen ini" ucap xio wu.


"kakak xio wu terlalu memujiku.


kakak xio wu harus bisa masuk 10 besar.


aku akan selalu menyemangat'i kakak xio wu " ucap xun'er.


"eumm tentu aku akan melakukan yang terbaik" ucap xio wu sembari berjalan ke arena turnamen.


Disaat menuju ke arena turnamen xio wu di cegah oleh cin wuhan anak dari patriack cin puo.


"lihatlah sampah dari klan xio yang sudah hancur rata dengan tanah masih berani menginjakkan kaki di sini hahaha" ucap cin han.


"apa maksutmu cin han" ucap xio wu dengan raut wajah emosi.


"kakak jangan terpancing oleh cin han.


Peraturan turnamen tidak boleh bertarung dengan peserta lain kecuali di atas arena.


Jika kakak bertarung disini, maka kakak akan diskualifikasi dari turnamen" ucap xun'er sambil menahan tangan xio wu.


"minggir jangan menghalangi jalanku" ucap xio wu.


"haha.. Lihat saja jika aku bertemu denganmu di arena.


Aku yakin akan mempermalukanmu di muka umum, sampah xio" ucap cin wuhan meremehkan xio wu.

__ADS_1


~BERSAMBUNG~


__ADS_2