
Basis kultivasi di bagi menjadi 6 ranah :
-pembentukan
-pelapisan tulang
-pemurnian jiwa
-spritual tulang
-spritual ilahi
-praktisi duniawi
-petapa agung
-supreme
Setiap ranah dibagi menjadi 9 tahap.
~
~
~
"guru aku ingin bertanya, aku mempunyai giok klan xio.
giok yang aku pegang ini adalah giok yang diturunkan oleh turun temurun patriack klan xio.
giok ini berkedip seperti detakan jantung, apakah keadaan kakekku dalam bahaya?" ucap xio wu.
"aku merasakan di waktu kakekmu jatub di jurang dan ada praktisi duniawi yang menyelamatkannya.
Aku tidak merasakan niat membunuh dari orang itu.
Sepertinya kakekmu aman untuk saat ini.
Untuk sekarang kamu harus fokus menjadi kuat" ucap sheng ceng'er.
"baiklah" ucap xio wu .
sheng ceng'er membuat memulai membuat pil pemulihan energi.
Xio wu memperhatikan dengan seksama.
Setelah semua bahan di masukkan ke pot, sheng ceng'er mengeluarkan api miliknya.
Terlihat wajah yang begitu cantik dan manis terpancar di sisi pot obat, xio wu sesekali melihat gurunya.
"hei bocah tengik, fokus dengan apa yang aku lakukan" tegur sheng ceng'er.
"hehe.. Guru terlalu cantik, andai aku mempunyai istri lagi" ucap xio wu .
"haha.. Jadi lah yang terkuat agar bisa memiliki banyak istri, fokuslah untuk menyimak pembuatan pil ini" ucap sheng ceng'er.
Beberapa saat kemudian, pil pemulihan energi pun selesai dibuat.
Pil pemulihan energi pun di keluarkan dari pot itu, dan melayang.
"ini minumlah dan sisanya berikan ke roxan'er dan ratu roro" ucap sheng ceng'er.
"baik guru" ucap xio wu.
__ADS_1
Xio wu meminum pil buatan gurunya dan berjalan kearah kedua istrinya itu.
"ini minumlah supaya energi kalian cepat pulih" ucap xio wu .
"terima kasih" ucap ratu roro dengan wajah yang datar.
"baiklah aku akan mencari ikan dulu, para istriku tunggulah disini , suamimu ini akan segera pulang" ucap xio wu .
"hufft" ucap roxan'er.
"aku bunuh kamu tikus kecil" ucap ratu roro.
Xio wu pun mencari ikan di sungai.
Setelah dirasa sudah mendapatkan banyak ikan xio wu pun menuju gua yang ditinggali roxan'er dan ratu roro.
"hm.. Para istriku yang cantik, suamimu pulang membawa oleh-oleh" ucap xio wu.
"jangan panggil aku istri, panggil aku ratu roro" ucap ratu roro.
"jangan galak begitu sama suamimu" ucap xio wu sembari mencolek pipi ratu ratu roro.
"roxan'er apakah kamu sabar menghadapi tikus kecil ini, aku sangat ingin membunuhnya sekarang juga" ucap ratu roro.
"nasi sudah menjadi bubur, terima saja ratu roro" ucap roxan'er.
xio wu membuat api untuk memanggang ikan buruannya.
Roxan'er dan ratu roro yang duduk dari kejauhan melihat xio wu memanggang ikan.
"apakah kamu tidak ingin api ilahi roxan'er?" tanya ratu roro.
"untuk sekarang aku tidak perlu" ucap roxan'er.
"ya bagaimana pun kalau sudah di nodai, laki-laki itu harus tanggung jawab dengan perbuatannya.
aku tidak ingin semua orang di sekte bangau putih tahu kalau aku bukan wanita suci lagi" ucap roxan'er.
"kalian mengobrolkan apa?" tanya xio wu .
"bukan urusanmu tikus kecil" ucap ratu roro dengan nada angkuhnya.
"ya sudah lah , ini makanlah" ucap xio wu sambil menyodorkan ikan yang sudah matang.
"kamu tidak menaruh racun di ikan ini kan?" tanya roxan'er.
"aah tentu saja tidak, bagaimana mungkin aku melakukan hal itu" ucap xio wu.
Akhirnya roxan'er dan ratu roro memakan ikan yang di berikan oleh xio wu.
setelah dirasa energinya sudah pulih roxan'er memutuskan untuk pergi menemui zu pan.
"xio wu kamu masih ingat janji kita?
Jangan sampai ada yang tahu soal kemarin.
Aku ingin menemui zu pan, agar tidak ada masalah.
jika memang kamu pantas menjadi suamiku, jadilah lebih kuat lagi sampai mencapai ranah praktisi duniawi dan jemput aku di sekte bangau.
aku pergi dahulu" ucap roxan'er
Disaat ingin terbang, tiba-tiba tubuh roxan'er dipeluk dari belakang.
__ADS_1
"aku akan menjemputmu, dan aku akan membuktikan bahwa aku adalah laki-laki yang bertanggung jawab" ucap xio wu sembari mencium bibir roxan'er.
Seketika wajah roxan'er memerah dan ia pun pergi.
Disisi lain ratu roro yang yang gagal dalam ritual api ilahi tidak bisa mempertahankan wujud tubuh aslinya.
"hei tikus kecil, aku tidak bisa mempertahankan wujudku ini, sebentar lagi aku akan berubah menjadi ular kecil.
Kamu harus menjaga wujud ular ku, jangan sampai aku terpisah denganmu" ucap ratu roro.
ratu roro pun berubah menjadi ular kecil.
ular kecil itu mempunyai kesadarannya sendiri.
Seolah-olah bukan ratu roro melainkan seperti ada jiwa lain.
Ular kecil itu menaiki pundak xio wu dan sepertinya ular kecil itu senang bertemu dengan xio wu.
Xio wu sendiri menganggap ular kecil itu adalah buah hati xio wu dengan ratu roro karena ular kecil itu sangat penurut dan manja dengan xio wu.
"hm.. ini adalah ular dusan.
Monster tingkat 5 xio wu.
jika bisa menjalin hubungan baik dengannya.
Kamu termasuk orang yang beruntung" ucap sheng ceng'er.
"wah.. Jika memang begitu aku akan melakukan yang terbaik.
Aku akan menamaimu zin yan" ucap xio wu menamai ular kecil itu.
Zin yan yang mendengar xio wu menamai dirinya pun terlihat gembira dan menempelkan kepalanya ke pipi xio wu.
"aku sudah memiliki api ilahi, apakah kita bisa menyelamatkan xun'er?" ucap xio wu.
Bisa, ayo kita pulang ke lembah kematian" ucap sheng ceng'er.
Xio wu pun pergi menuju kaisar selatan.
Namun di tengah perjalanan xio wu dikejar oleh bun tong jendral ratu roro dengan 6 patriack klan ular.
"sial kenapa ular-ular itu masih mengejar kita guru" ucap xio wu.
"sepertinya mereka merasakan keberadaan api ilahi di dalam tubuhmu" ucap sheng ceng'er.
Bun tong mengeluarkan rantai miliknya berusaha menangkap xio wu.
xio wu yang berlari di gurun berusaha menghindari rantai bun tong.
Disaat xio wu yang terdesak terlihat kapal zu pan mendekati xio wu dan para patriack klan ular.
"aku merasakan samar-samar api ilahi di dalam tubuh pemuda itu" ucap zu pan.
{kenapa xio wu muncul lagi di hadapanku} ucap roxan'er dalam hati.
Xio wu pun berlari berusaha menjauhi pengejaran bangsa ular dan zu pan.
bun tong dengan rantai nya tetap berusaha menangkap xio wu.
Akhirnya xio wu terjerat rantai bun tong.
Xio wu pun tersungkur di pasir gurun.
__ADS_1
~BERSAMBUNG~