
Basis kultivasi di bagi menjadi 6 ranah :
-pembentukan
-pelapisan tulang
-pemurnian jiwa
-spritual tulang
-spritual ilahi
-praktisi duniawi
-petapa agung
-supreme
Setiap ranah dibagi menjadi 9 tahap.
~
~
~
Dasar bocah sampah" ucap patriack klan cin sambil mengeluarkan jurus pedang guntur.
pedang guntur menghujani posisi xio wu.
Xio wu berusaha mengindari guntur yang sangat banyak itu.
Xio wu berlari ke sana ke sini sambil berusaha mendakati patriack klan cin.
Setelah mendekat i patriack klan cin.
Xio wu mengeluarkan jurus bayangan belati, membuat patriack klan cin tidak bisa melihat gerakan xio wu akan ke arah mana.
Seketika xio wu menebas leher patriack klan cin.
Darah keluar di leher patriack klan cin.
Xio wu membelakangi patriack klan cin.
"rasakan itu bang*at.
Itu pembalasan atas terbunuhnya para prajurit klan xio ku" ucap xio wu.
~uhhuukkk aarrgghhh~
Patriack klan cin pun tumbang di tangan xio wu.
"tidak mungkin patriack klan qi dan cin yang sudah mencapai ranah spritual ilahi mati di tangan pelapisan tulang.
Ini tidak mungkin" ucap kang shu.
"aku akan membalaskan dendam kalian berdua" ucap kang shu berlari ke arah xio wu.
Kang shu melompat, mengayukan pedangnya ke arah xio wu.
Xio wu menahan serangan kang shu dengan belati nya.
serangan demi serangan berusaha menebas xio wu.
Xio wu mulai terpojok.
Kang shu mengeluarkan jurus pembakaran energi chi nya membuat kang shu seketika menjadi lebih kuat.
Kang shu berlari dengan sangat cepat.
Tiba-tiba sudah di depan mata xio wu.
Xio wu telat menghindar.
pukulan kang shu mengenai perut xio wu.
Membuat xio wu terpental ke belakang menabrak dinding aula klan kang.
~bruuaaakkks~
Xio wu sampai keluar dari ruang aula klan kang.
~uhuk-uhuk~
__ADS_1
Xio wu mengeluarkan darah dari mulutnya.
"rasakan bocah, hari ini adalah hari terakhirmu haha"
Ucap kang shu berlari maju ke arah xio wu.
kang shu meninju dengan sangat brutal ke tubuh xio wu.
Xio wu berusaha memblokir tinjuan kang shu.
Pukulan terakhir kang shu mengenai kedua tangan xio wu.
Xio wu terseret ke belakang.
{jika ini berlanjut, nyawa ku terancam} ucap xio wu.
Xio wu mengeluarkan energi api ilahi ungu miliknya.
Menyalurkan ke belati miliknya.
"haha percuma saja kau bocah sampah.
Mainanmu itu tidak akan bisa membunuhku" ucap kang shu.
Mata xio wu berubah bewarna ungu menandakan api ilahi sudah bisa ia kuasai.
Xio wu melesat dengan sangat cepat ke arah kang shu.
~cring~
xio wu tiba-tiba di belakang kang shu.
Tangan kanan kang shu yang memegang pedang terputus oleh tebasan belati xio wu.
Kang shu melihat tangan kanannya terlempar.
"aargghh, ini tidak mungkin" ucap kang shu.
Kang shu membalikkan badannya dan ingin menyerang xio wu .
kang shu menggunakan jurus tinju pagoda berusaha membunuh xio wu .
Xio wu menghindar i serangan kang shu.
kaki kiri kang shu terpotong.
Kang shu yang sudah menyadari dia akan kalah.
"xio wu aku menyerah, aku menyarah xio wu.
aku minta maaf atas semua perbuatan yang aku lakukan" ucap kang shu.
"haha.. Sekarang kamu mengatakan ini.
Lantas apakah kamu mengasihiani anak-anak dan wanita klan ku yang kamu bunuh disaat penyerangan?" ucap xio wu.
"aku minta maaf xio wu, tolong jangan bunuh aku" ucap kang shu.
"terlalu munafik kau kang shu" ucap xio wu berlari ke arah kang shu dan memotong kepala kang shu.
kang shu pun tumbang.
Xio wu berdiri di atas monumen klan kang.
"akhirnya ini selesai.
aku sudah membalaskan dendam kalian.
Kalian istirahatlah dengan tenang di atas sana" ucap xio wu.
xio wu pun pulang ke lembah kematian dengan baju yang berlumurkan darah.
Sesampainya di lembah kematian.
Paman xio wu , xio long menghampiri xio wu.
"aku mendengar kabar, bahwa kamu mengamuk di klan kang dan membunuh patriack klan kang ,klan cin, klan qi?" ucap xio long bertanya ke xio wu.
"ya, aku menghabisi mereka bertiga.
Aku membalaskan dendam atas apa yang mereka perbuat ke klan kita" ucap xio wu.
"ya sudah, kamu mandilah terlebih dahulu." ucap xio long.
__ADS_1
Ke esokan harinya.
Prajurit kaisar selatan berada di lembah kematian.
"ada apa, prajurit kaisar selatan ke sini?" ucap xio long.
lalu salah satu prajurit membacakan dekrit.
Semua anggota klan xio menunduk mendengarkan dekrit kaisar selatan.
Dektrit kaisar selatan yang berbunyi:
"untuk semua anggota klan xio yang menempati lembah kematian, di harapkan kembali ke ibu kota kaisar selatan.
semua anggota klan xio untuk menghuni rumah yang dahulu kalian tempat'i.
kaisar selatan sudah membangun ulang rumah-rumah klan xio yang sudah hancur.
untuk xio wu harap ikut dengan kami menemui kaisar selatan"
Setelah mendengar dektrit kaisar selatan, anggota klan xio bangun.
"bagaimana ini, apakah kita harus kembali ke ibu kota kaisar selatan?"
"aku masih trauma atas penyerangan yang terhadap klan kang,qi,cin"
"keamanan klan xio di jamin langsung oleh kaisar selatan" ucap prajurit.
"baguslah, jadi tidak was-was"
Semua anggota klan xio yang tersisa berkemas barang-barang.
Xio long mencari xio wu yang lagi berlatih.
"xio wu.... Xio wu kamu dimana?" ucap xio long.
"ada apa paman xio long mencariku?" ucap xio wu.
"kita di perintahkan oleh kaisar selatan untuk tinggal kembali di ibu kota kaisar selatan.
Lalu kamu di perintahkan untuk menghadap kaisar selatan." ucap xio long.
"baiklah kalau gitu.
Aku akan bersiap menghadap kaisar selatan" ucap xio wu.
Xio wu menghampiri prajurit kaisar selatan dan kembali bersama mereka.
Xio wu menaiki kuda
Sesampainya di kaisar selatan, xio wu memperhatikan seorang gadis cantik seumuran dengan xio wu.
Gadis cantik itu berlatih ilmu pedang dengan seorang prajurit kaisar.
"prajurit, siapakah gadis cantik itu ?" tanya xio wu.
"oh dia, dia adalah tuan putri sun rong, anak kaisar selatan"
"kenapa aku tidak pernah melihat dia sebelumnya?" ucap xio wu.
"beberapa hari ini tuan putri sun rong pulang dari sekte mistis shing fu"
"oh begitu" ucap xio wu.
{guru apakah kamu disana?} telapati xio wu.
{ada apa bocah, aku sedang bermeditasi} ucap sheng ceng'er.
{tidak apa-apa,kukira guru pergi.
tidak muncul beberapa hari kukira kemana}
{tidak bocah tengik, aku selalu tahu apa yang kamu lakukan}
{aku di panggil oleh kaisar selatan untuk bertemu.
Apakah gara-gara aku membunuh ketiga patriack itu?}
{tenang saja, coba kita melihat situasi terlebih dahulu}
Xio wu pun tiba di istana kaisar selatan.
Xio wu turun dari kuda tunggangannya.
__ADS_1
~BERSAMBUNG~