Grand Master The Honnor

Grand Master The Honnor
pembalasan klan xio


__ADS_3

Basis kultivasi di bagi menjadi 6 ranah :


-pembentukan


-pelapisan tulang


-pemurnian jiwa


-spritual tulang


-spritual ilahi


-praktisi duniawi


-petapa agung


-supreme


Setiap ranah dibagi menjadi 9 tahap.


~


~


~


Wasit menghentikan pertandingan dan menunjuk xio wu sebagai pemenang turnamen kaisar selatan.


mo ruyan pun terbang ke arah atas arena.


Gadis berumur 18 tahun itu menghampiri xio wu.


Sementara xun'er berlari ingin memberi selamat ke xio wu.


"kakak xio wu, selamat atas juara turnamen kaisar selatan" ucap xun'er.


"terima kasih xun'er atas ucapannya" ucap xio wu.


Mo ruyan menghampiri xio wu.


"ini hadiah juara no 1 turnamen kaisar selatan.


Pil penerobosan yang aku janjikan" ucap mo ruyan sambil mengulurkan tangannya.


"terima kasih nona mo ruyan" ucap xio wu menerima pil dari mo ruyan.


"setelah kamu meminum pil itu, kamu ikut aku ke sekte mistis shing fu" ucap mo ruyan.


"maaf nona mo ruyan, aku tidak bisa ikut denganmu, ada urusan yang harus aku selesaikan.


Apakah xun'er bisa menggantikan posisiku?" ucap xio wu.


{hm... Bagaimana ya?


Apakah aku terima saja tawaran xio wu.


Jugaan xun'er praktisi pemurnian jiwa tahap akhir jika tidak menyerah pasti dia yang menjadi juara 1 di turnamen kaisar selatan} ucap mo ruyan.


"baiklah, xun'er yang akan menggantikan posisimu" ucap mo ruyan.


"terima kasih nona mo ruyan.


Jika urusan ku sudah selesai , aku akan segera pergi ke sekte mistis shing fu" ucap xio wu.


"baiklah, ayo xun'er kita pergi ke sekte mistis shing fu" ucap mo ruyan.


"kakak xio wu, apakah kakak bisa cepat menyusulku?" ucap xun'er sembari memegang tangan xio wu.


"tenang saja, aku akan segera kesana jika masalahku semua sudah selesai.


Kamu jaga diri baik-baik di sekte mistis shing fu ya xun'er" ucap xio wu berusaha meyakinkan xun'er.

__ADS_1


Xun'er dan mo ruyan menaiki singa terbang milik mo ruyan menuju sekte mistis shing fu.


Xio wu menatap ke atas melihat xun'er terbang menjauh.


"aku akan pergi ke air terjun 3 warna untuk meminum pil penerobosan ini" ucap xio wu.


Xio wu pergi ke air terjun 3 warna.


Xio wu meminum pil penerobosan dan melakukan meditasi di pinggir kolam air terjun 3 warna.


Beberapa waktu kemudian xio wu berhasil di promosikan pelapisan tulang tahap 8.


"aku merasakan lebih ringan tubuhku setelah menerobos tahap 8" ucap xio wu.


Xio wu mencoba tapak ilahi ke batu besar


~duuuarrrr~


Batu besar yang terkena pukulan xio wu pecah menjadi batu kecil.


"bagus-bagus.


Ini akan menjadi lebih menarik haha" ucap xio wu.


Xio wu menuju ke kediaman patriack klan kang.


Di depan pintu utama terlihat 2 penjaga.


Penjaga itu melihat xio wu dari kejauhan.


"hei lihat itu kan xio wu dari klan xio" ucap penjaga.


"iya dia berani kesini sendirian.


Apa dia sudah bosan hidup" ucap penjaga satu nya.


xio wu mendekati 2 penjaga itu.


"baiklah aku akan mempertemukanmu dengan patriack kami setelah memotong kedua kakimu terlebih dahulu" ucap penjaga gerbang klan kang.


Xio wu yang mendengar omongan dari penjaga gerbang lalu berlari ke arah 2 penjaga itu.


~Buuaaakss~


Tinjuan xio wu tepat sasaran ke muka ke 2 penjaga itu.


2 penjaga itu terlempar ke belakang dan menghancurkan pintu gerbang klan kang.


Xio wu berlari ke aula klan kang.


xio wu sudah berada di luar aula klan kang dan melihat patriack klan kang, kang shu berduka atas meninggalnya kang shin anaknya.


terlihat juga di aula itu ada patriack klan qi dan patriack klan cin.


"kita harus mencari xio wu itu.


Aku ingin mendapatkan keadilan untuk anak ku" ucap kang shu.


"ya aku juga ingin membalaskan dendam anakku yang sudah dipermalukan di turnamen kaisar selatan" ucap patriack cin.


mendengar pembicaraan tersebut, xio wu pun memasuki ruangan aula.


"kalian tidak perlu mencari ku , aku disini untuk membunuh kalian bertiga" ucap xio wu.


Ketiga patriack itu terkejut dengan kehadiran xio wu.


Mereka tidak menyadari aura kehadiran xio wu di aula tersebut.


"hei bocah ingusan, aku akan membalaskan dendam anakku yang telah kamu bunuh" ucap kang shu.


"hahaha.. anakmu saja yang terlalu lemah sampai aku bisa dengan mudah membunuhnya." ucap xio wu.

__ADS_1


"apa kamu bilang, aku ingin membunuhmu dan menaruh kepalamu di tugu klan kang!!" ucap kang shu sangat emosi dengan xio wu.


"aku disini akan membalaskan dendam klanku atas apa yang kalian perbuat.


Orang-orang klan ku tidak bersalah kalian bunuh dengan keji." ucap xio wu.


Xio wu mengeluarkan belatinya dan menyerang ketiga patriack.


Ketiga patriack sudah mencapai ranah spritual ilahi tahap 3 melawan xio wu pelapisan tulang tahap 8.


"hei bocah kamu terlalu cepat melawan kita bertiga yang sudah mencapai ranah spritual ilahi." ucap patriack qi.


kang shu mengeluarkan pedangnya dan mengayunkan ke arah xio wu.


Xio wu dengan sigap menghindari tebasan pedang kang shu.


Xio wu melompat ke belakang dan mengeluarkan jurus belati angin.


Beberapa belati menghujan ketiga patriack.


Para patriack itu menangkis belati-belati xio wu dengan pedang milik mereka.


Patriack klan cin mengeluarkan pelindung dan menyerang xio wu.


Xio wu berusaha menghindar namun tebasan yang sangat cepat mengenai tubuh xio wu.


~aarrghhh~


Teriak xio wu terkena tebasan patriack qi di bagian paha xio wu.


Patriack klan cin meninju xio wu sehingga xio wu terseret ke arah belakang.


~bruaaakks~


Xio wu menghantam meja di aula klan kang.


xio wu mengelap darah yang keluar dari pipinya akibat goresan pedang kang shu.


Xio wu mengeluarkan jurus cahaya kilat membuat mata para patriack buram seketika.


Xio wu tidak menyia-nyiakan momentum ini dan berlari ke arah patriack klan qi.


xio wu menusuk dada patriack klan qi yang masih terkena efek jurus cahaya kilat.


"ini untuk anak-anak klan xio yang kalian bunuh" ucap xio wu .


~Uhhhhuugg~


Patriack klan qi batuk mengeluarkan darah segar.


Xio wu mencabut belati miliknya dari dada patriack klan qi.


patriack klan qi pun ambruk dan tewas.


"dasar bocah sampah" ucap patriack klan cin sambil mengeluarkan jurus pedang guntur.


pedang guntur menghujani posisi xio wu.


Xio wu berusaha mengindari guntur yang sangat banyak itu.


Xio wu berlari ke sana ke sini sambil berusaha mendakati patriack klan cin.


Setelah mendekat i patriack klan cin.


Xio wu mengeluarkan jurus bayangan belati, membuat patriack klan cin tidak bisa melihat gerakan xio wu akan ke arah mana.


Seketika xio wu menebas leher patriack klan cin.


Darah mengalir di leher patriack cin.


~BERSAMBUNG~

__ADS_1


__ADS_2