
Basis kultivasi di bagi menjadi 6 ranah :
-pembentukan
-pelapisan tulang
-pemurnian jiwa
-spritual tulang
-spritual ilahi
-praktisi duniawi
-petapa agung
-supreme
Setiap ranah dibagi menjadi 9 tahap.
~
~
~
Turnamen kaisar selatan telah di adakan di pusat ibu kota kaisar selatan.
para pemuda yang dibawah 20 tahun dari semua klan di kaisar selatan mengikuti turnamen tersebut agar bisa menjadi murid sekte mistis shing fu.
Klan kang, klan cin , klan qi tidak luput untuk mengikuti turnamen kaisar selatan.
Babak penyisihan pun di mulai.
Peserta turnamen kaisar selatan berjumlah 120 orang.
"selamat datang untuk para peserta turnamen kaisar selatan.
Perkenalkan saya adalah mo ruyan.
Saya dari perwakilan sekte mistis shing fu" ucap mo ruyan gadis berparas cantik dan putih mulus itu.
{aaah.. Tidak dia terlalu cantik untuk menjadi pengawas turnamen ini} ucap xio wu dalam hati.
{dasar bocah tengik, apakah kamu belum cukup dengan roxan'er,ratu roro,xun'er,dan lu yin?} ucap sheng ceng'er.
{guru, kamu tidak bisa menghakimi ku, karena guru juga seorang wanita.
Di dunia ini bahwa hanya pendekar yang kuat bisa memiliki banyak wanita.
dan aku tidak naif hehe..} ucap xio wu.
"silahkan ke para peserta untuk mengambil nomor undian yang di atas arena" ucap mo ruyan.
Para peserta mengambil nomor undian.
Setelah semua peserta 120 orang telah memegang nomor undian.
"baiklah, semua peserta sudah memegang nomor undian.
Peraturan turnamen ini adalah\=
-bertandinglah dengan nomor urut yang sudah ditentukan wasit.
-Dalam pertandingan di bolehkan menggunakan cara apapun.
jika salah satu peserta keluar dari arena atau menyerah maka pertanding di hentikan wasit dan pihak yang tidak menyerah dinyatakan menang.
-daftar 10 besar maka dinyatakan lolos untuk menjadi murid sekte mistis shing fu.
-Juara turnamen akan mendapatkan hadiah berupa pil penerobosan.
turnamen kaisar selatan resmi di mulai" ucap mo royan.
__ADS_1
Turnamen pun di mulai dan wasit pun memanggil nomor urut 1 dan 2 untuk bertanding di atas arena.
Xio wu yang mendapatkan nomor urut 78.
Sedangkan xun'er mendapatkan nomor urut 9.
Setelah menunggu akhirnya giliran xun'er bertanding.
"nomor urut 9 dan nomor urut 10 silahkan ke atas arena" ucap wasit.
Xun'er pun ke atas arena.
Pemuda nomor 10 juga ke atas arena.
"nona cantik, mengalahlah aku akan bersikap lembut kepadamu jika kamu mengaku kalah" ucap pemuda nomor 10.
xun'er mengacuhkan omongan pemuda nomor 10 itu.
"baiklah jika kamu tidak mendengarkan ku.
Jangan salahkan ku bertindak kasar" ucap pemuda nomor 10.
Pemuda nomor 10 itu pun menyerang xun'er dengan pedangnya.
Xun'er yang sudah mencapai ranah pemurnian tahap 9 dengan mudah menghindari serangan pemuda nomor 10.
Pemuda nomor 10 pun mengeluarkan jurus pedangnya.
Xun'er yang belum mengeluarkan senjatanya menangkis serangan pedang pemuda nomor 10 itu dengan tangannya.
xun'er lalu menyerang balik pemuda nomor 10 itu dengan jurus tangan emas, membuat pemuda nomor 10 itu terlempar keluar ke arena.
Wasit pun menghentikan pertandingan dan menyatakan xun'er sebagai pemenang pertandingan tersebut.
Beberapa waktu kemudian giliran xio wu bertanding.
Xio wu pun menuju ke atas arena.
"lihatlah tuan muda cin han, aku akan membunuh sampah ini" ucap anak buah cin han.
"hei sampah, pulanglah ke lembah kematian bersama anggota klan mu yang sudah tak berdaya itu.
Disini bukan lagi tempatmu untuk membadut haha" ucap anak buah cin han.
Para penonton ikut tertawa mendengar ocehan anak buah cin han.
tanpa basa basi xio wu menyerang anak buah cin han.
Anak buah cin han terkaget dengan kecepatan xio wu.
Anak buah cin han pun tidak bisa menghindari tinjuan xio wu dan pingsan di atas arena.
Para penonton dan wasit pun terkejut dengan apa yang mereka lihat.
Xio wu yang di anggap remeh dan tidak mempunyai kultivasi, dengan sekali tinjuan membuat praktisi pelapisan tulang tahap 3 tersungkur di atas arena.
"apa-apaan ini, praktisi tahap 3 di kalahkan dengan mudah oleh sampah itu.
Sepertinya klan cin mu sudah mulai mengalami kemunduran" ucap qi tan anak dari patriack klan qi.
"dasar tidak berguna" ucap cin han memarahi anak buahnya yang pingsan.
"lihat saja nanti xio wu, jika aku bertemu dengan mu di pertandingan selanjutnya.
Maka aku akan membunuhmu" ucap cin han.
matahari pun sejajar di atas kepala.
setelah beberapa pertandingan yang di gelar tersisa 40 peserta.
Xio wu pun di panggil wasit untuk menaiki arena.
Xio wu berjalan menaiki anak tangga dan berdiri di atas arena.
__ADS_1
Wasit memanggil lawan xio wu.
Ternyata lawan xio wu adalah cin han.
"ayo cin han kalahkan sampah itu agar tidak berlagak sombong lagi" seru penonton.
"lihatlah sampah xio, aku akan membunuhmu" ucap cin han.
Cin han yang sangat percaya diri dengan basis kultivasi pelapisan tulang tahap 8 bisa mengalahkan xio wu.
Wasit pun memulai pertandingan.
Cin han langsung menyerang xio wu.
Tinjuan cin han meleset dari wajah xio wu.
xio wu balik meninju cin han dan mengenai perut cin han.
"Arrgh" teriak cin han.
"tidak mungkin, sampah itu bisa mengenaiku" ucap cin han terheran.
Cin han berlari mendekati xio wu.
Xio wu melompat i cin han.
"segini saja kekuatan anak patriack klan cin" ucap xio wu.
"ini hanya permulaan sampah!!" ucap cin han.
cin han mengeluarkan pedangnya lalu mengayunkan pedang ke arah xio wu .
Xio wu yang dari tadi hanya menghindar.
{aku tidak bisa terus-terusan menghindar.} ucap xio wu .
Xio wu pun menggunakan jurus tinjuan besi.
Jurus tinjuan besi xio wu mengenai muka cin han.
Cin han pun terlempar ke pinggir arena.
Cin han yang tidak terima lalu mengeluarkan jurus andalannya.
Pedang cin han berubah menjadi biru dan menebas dari jauh.
Energi yang terlempar mengarah ke xio wu.
Xio wu memblokir serangan cin han dengan kedua tangannya.
Tubuh xio wu terseret ke pinggir arena dan hampir keluar arena.
Cin han berlari ke arah xio wu.
xio wu berusaha menghindari serangan yang akan di lakukan cin han.
cin han mengayunkan pedangnya seketika energi pedangnya mengarah ke xio wu.
Xio wu yang berlari tidak bisa menghindar i serangan cin han.
Xio wu terlempar dan terbaring diatas arena.
"kakak xio wu" teriak xun'er dengan cemas.
"haha.. Lihatlah sampah itu.
Terbaring tak berdaya" ucap cin han.
"aku akan mengakhiri penderitaanmu xio wu" ucap cin han.
cin han mengayunkan 10 kali pedangnya menimbulkan energi pedang yang sangat banyak ke arah xio wu yang masih terkapar di atas arena.
~BERSAMBUNG~
__ADS_1