Grand Master The Honnor

Grand Master The Honnor
menara klan xio


__ADS_3

Basis kultivasi di bagi menjadi 6 ranah :


-pembentukan


-pelapisan tulang


-pemurnian jiwa


-spritual tulang


-spritual ilahi


-praktisi duniawi


-petapa agung


-supreme


Setiap ranah dibagi menjadi 9 tahap.


~


~


~


Xio wu yang baru saja pulang dari istana kaisar selatan, memutuskan untuk pulang ke klan xio.


Sesampainya di klan xio, xio wu melihat ke arah menara klan xio, mengingatkan kejadian kakek xio wu bertarung demi melindungi dirinya dan klan xio.


"apakah kakek baik-baik saja.


dimana kakek sekarang." ucap xio wu berguman sendiri.


Sejak berumur 7 tahun xio wu hanya mengingat kakeknya.


Xio wu tidak mengingat bagaimana wajah kedua orang tuanya.


Kakek xio wu selalu membantu dan melindungi xio wu disaat kesulitan.


kakek xio wu sangat penting di hidup xio wu.


Xio wu berjalan mencari pamannya xio long.


"paman, aku serahkan kembali giok patriack ini ke padamu"


"ternyata giok ini berada padamu"


"bawa saja, kakek pernah berpesan kepadaku, untuk memberikan giok naga ini kepadamu."


"paman, apakah paman tahu kedipan di giok ini menandakan detak jantung kakek?"


"ya giok ini terhubung dengan kehidupan kakek.


Jika masih berkedip tandanya kakek masih hidup."


"aku ingin bertanya lagi paman.


Apakah paman tahu keberadaan orang tua ku dimana?


Apakah sudah meninggal?


Aku tidak ingat sama sekali tentang kedua orang tua ku"


xio long hanya terdiam atas pertanyaan keponakaannya itu.


{maaf xio wu, aku tidak ingin memberi tahu hal itu untuk saat ini.


Aku khawatir jika kamu mengetahui keberadaan orang tuamu.


Fokuslah untuk menjadi kuat} ucap xio long dalam hatinya.


"aku pergi dulu xio wu , ekonomi klan kita belum sepenuhnya stabil" ucap xio long meninggalkan xio wu.


Xio wu pun berjalan ke arah menara klan xio.

__ADS_1


"guru, apakah kamu bisa mengajariku cara membuat pil obat.


aku ingin membantu ekonomi klan ku"


"kamu masih menyimpan bahan-bahan obat di cincinmu?"


"masih guru"


"baiklah, aku akan mengajarimu membuat pil penyembuhan merdian dan pil penguat tubuh"


Xio wu dan sheng ceng'er pun memasuki menara klan xio.


Di dalam ruangan sheng ceng'er menyuruh xio wu mengeluarkan pot obat yang ia peroleh dari kaisar selatan.


"apa yang akan kita lakukan dengan pot berkarat ini?"


"lihat saja bocah, bagaimana gurumu memperbaiki pot obat ini"


Sheng ceng'er mengeluarkan energi api miliknya, membakar ulang pot obat tersebut.


Beberapa waktu telah berlalu dan pot obat itu berhasil di perbaiki oleh sheng ceng'er.


"wah hebat sekali guru."


"tapi kenapa pot obat ini masih berkarat?


Kukira setelah di perbaiki oleh guru berubah menjadi bagus"


"seorang alkemis sejati tidak memperlukan pot obat yang terlihat mewah untuk membuat suatu pil.


dengan keahlian alkemis itu sendiri yang menentukan karya nya bagus atau tidaknya."


"baiklah kita mulai guru"


Sheng ceng'er memulai membuat pil penyembuhan merdian dan pil penguatan tubuh.


Dengan pot obat yang berkarat sheng ceng'er dengan mudah membuat kedua pil tersebut.


Xio wu melihat dengan seksama guru cantik nya membuat pil obat.


"haha baik guru"


~DUAARR~


Selesai sudah membuat pil penyembuh merdian tingkat 4 dan pil penguat tubuh tingkat 3.


"sekarang giliranmu untuk membuat kedua jenis pil ini"


"lakukan dengan menggunakan api ilahi ungu, hati-hati dengan temperatur panasnya.


Harus stabil apinya"


"baik guru"


Xio wu mencoba membuat pil obat yang sudah ia pelajari dari sheng ceng'er.


Xio wu memasukkan 5 bahan untuk membuat pil penguat tubuh.


Xio wu mengeluarkan api ilahi ungunya.


Namun kecerobohan xio wu mengeluarkan api yang tidak stabil.


"bocah tengik, jangan ceroboh dengan suhu apinya" ucap sheng ceng'er sambil menjitak kepala xio wu.


"b-baik guru"


Xio wu berhati-hati kali ini.


ia mencoba dengan apa yang di arahkan sheng ceng'er.


karena proses pembuatan yang lama, sheng ceng'er bermeditasi di samping xio wu.


~duarrr~


Pil penguat tubuh tingkat 3 berhasil di buat xio wu.

__ADS_1


"guru, aku telah berhasil membuat pil nya"


"hmm... Lumayan kualitas pil yang kamu buat.


Untuk alkemis yang baru pertama kali membuat pil.


pil ini sudah termasuk bagus" ucap sheng ceng'er sambil melihat pil buatan xio wu.


Xio wu pun melanjutkan membuat pil penyembuhan merdian tingkat 4.


dari siang sampai malam xio wu membuat 100 butir pil penguat tubuh tingkat 3 dan 50 butir pil penyembuh merdian tingkat 4.


"baiklah aku akan ke pavilium lelang untuk menjual pil-pil ini"


Xio wu pun menuju ke pavilium lelang.


Agar dia tidak mencolok, ia memakai topeng dan jubah.


Xio wu tiba di pavilium lelang.


Banyak orang-orang penting dari beberapa kaisar di benua orim berkumpul di pavilium lelang.


xio wu menemui petugas pavilium


"apakah aku bisa melelang pil penyembuh merdian dan penguat tubuh di pavilium lelang ini" ucap xio wu.


"silahkan ikuti saya tuan"


Xio wu di antarkan oleh petugas pavilium lelang menuju ruang penyortiran barang lelang.


"silahkan tuan"


Xio wu memasuki ruangan tersebut.


"bisa saya lihat barang apa yang akan anda lelang"


Xio wu mengeluarkan 20 butir pil penguat tubuh tingkat 3 dan 5 butir pil penyembuh merdian tingkat 4.


"tidak mungkin, pil penguat tubuh tingkat 3 dan pil penyembuh merdian tingkat 4" ucap petugas penyortiran barang terkejut dengan pil yang di bawa xio wu.


"apakah kami bisa mengetahui identitas tuan"


"tidak perlu terburu-buru"


"baiklah tuan, berhubung alkemis di kaisar selatan hanya tingkat 3 dan pil yang akan anda lelang adalah tingkat 3 dan tingkat 4, saya jamin akan terlelang dengan mahal, dan menjadi barang lelang yang sangat ekslusif untuk malam ini"


"silahkan tuan tunggu di ruang vip yang kami siapkan, dan nikmati pelelangan di pavilium lelang"


Xio wu pun menuju ruang vip.


Xio wu berpapasan dengan seorang wanita cantik.


"huummmm.... Wangi nya" ucap xio wu mencium bau wangi dari wanita yang berpapasan dengan dia.


"haha.. Terima kasih atas pujiannya" ucap wanita cantik itu.


"hehe" ucap xio wu dan memasuki ruang vip.


pelelangan pun dimulai.


"selamat malam tuan-tuan dan nyonya.


Saya pembawa acara lelang untuk malam hari ini"


"aku merasakan aura dari berbagai praktisi berkumpul di sini"


{bocah tengik , untuk sementara waktu aku akan menyembunyikan auraku dan tidak akan muncul sampai kamu pulang dari pavilium lelang} telapati sheng ceng'er.


{baiklah guru cantik}


"ada apa dengan guru.


Tidak seperti biasanya dia bertingkah seperti itu"


"ah sudah lah aku akan menikmati lelang ini dan melihat-lihat gadis-gadis cantik hehe"

__ADS_1


~BERSAMBUNG~


__ADS_2