Gumiarti Bukan Penggoda

Gumiarti Bukan Penggoda
Tuak


__ADS_3

Reynan POV on


......Satu Minggu sudah sejak perpisahan ku dengan Rani namun sampai saat ini aku belum juga bisa bertemu dengan Gumiarti.......


......Bahkan Sri sahabatnya mengatakan si Gum tak pernah keluar Rumah.......


...Aku tak tahu apa yang harus ku lakukan, keluarga masih marah dengan keputusan yang kuambil dan Gumiarti juga tak mau berjumpa....


...Otakku berasa mau pecah, hingga berakhir dengan tuak sebagai pelampiasan....


...Dengan tuak ini aku berharap dapat melupakan masalah walau hanya sebentar entah apa jadinya besok....


...Mungkin hanya dengan tuak ditangan ini aku bisa meracao atau bahkan menangis tanpa terbebani atau merasa malu dan beban ini bisa berkurang....


***


...Aku terbangun dikala hari sudah siang entah bagaimana caranya hingga aku berakhir tidur dikamar ku sendiri yang ku ingat terakhir hanya saat aku minum di pinggir jalan yang sepi....


...Kini kepalaku terasa berat bahkan untuk bangun pun aku tak bisa. Rambut berantakan bau tak karuan badan berasa sakit semua. Akhirnya aku tidur lagi....

__ADS_1


...sayup-sayup ku dengar suara ibu...


......ku coba membuka mata yang terasa berat.......


..."Aduh Rey... Rey... kamu itu bisanya bikin malu orang tua saja, sudah buat keputusan sepihak. Sekarang mabuk - mabukan tak jelas, kalau sudah sakit begini bisa apa kamu hah..."...


..."Gum... si Gum..." gumam Reynan....


..."Sudah sakit gadis itu pula yang kau ingat Rey... lebih baik pikirkan kondisi mu, setelah sembuh kau bebas melakukan apa pun. Kalau kau terus seperti ini mana ada yang mau sama kau, kotor, bau, kusut, tak terurus jangan si Gum - Gum itu kambing dengan depan pun akan kabur lihat dirimu." omel sang ibu sambil menyeka wajar putranya....


...Seiring berjalannya waktu dan diiringi Omelan ibu aku sadar dengan mabuk begini tak ada untung yang ku dapat yang ada badan rusak saja. Akhirnya aku memutuskan untuk merawat diri dan kembali berjuang untuk mendapatkan Gumiarti....


...Rambut yang memanjang sudah kurapi kan, kumis dan jambang yang tumbuh sudah ku kucur habis. Aku sudah kembali menjadi Reynan yang tampan lagi....


...Aku sedikit lega dengan kondisi ini. tapi tetap saja Si Gum belum kudapatkan kembali hatinya. bahkan untuk sekedar bertemu dengan nya tidak bisa. Setiap kali aku datang ke rumahnya orang tua Si Gum selalu menghalangi....


...***...


......Kali ini aku sedang keluar bersama teman-teman di warung ujung jalan menikmati kopi sambil bermain kartu bersama menghabiskan malam.......

__ADS_1


..."Hey lihat siapa yang datang!" terima si Arief yang tidak ada arif - arifnya sama sekali....


..."Wow bro sudah lama tak terlihat bagaimana kabarmu ku dengar kau sakit" sambung Adnan temanku yang paling normal diantara teman yang lain....


..."Yah begitulah bro sekarang sudah sudah lebih baik."...


...Obrolan kami terus berlanjut ke sana kemari, kopi kacang sahabat sambil bermain kartu bersama membuat kita tak sadar akan waktu....


..." Eh, kalian sudah dengar belum si Hesti kabarnya mau nikah sama anak desa D" celetuk Arif...


..."kamu kalau ngomong jangan mengada-ada si Hesti kan masih sekolah masa udah mau nikah gimana sih" jawabku dengan bingung....


..."Betulan aku bro, aku dengar sendiri dari budhenya Hesti kata ya dia hamil duluan makanya jangan kan restu orang tua sekolah pun harus mengalah terpaksa harus segera dinikahkan tu anak."...


...***...


...Kujatuh kan tubuhku di kasur. kata-kata Arif tiba-tiba memenuhi kepalaku. " apa iya?" kepala pusing memikirkan hal ini....


...Tapi si Gum tak akan mau berhubungan intim sebelum menikah. Aku tahu betul bagaimana gadis itu....

__ADS_1


...Gumiarti mempunyai prinsip hidup sebagai gadis desa lainya, perawanya akan diberikan kepada suaminya saat malam pertama....


...Tapi, mungkinkah......


__ADS_2