
..."Tapi mas, aku tidak tahu caranya. Apakah mas Rey tahu bagaimana cara melakukanya?" tanya Gumiarti dengan muka yang sudah memerah....
..."Melakukan apa Gum?" tanya Reynan menggoda sambil menahan tawa....
..."Ih mas Rey!"...
..."Iya mas tahu, kita tinggal mengikuti insting saja." jawab Reynan yang sebenarnya juga malu....
...***...
..."Pertama kita harus ciuman dulu Gum."...
...Reynan mengelus kedua pipi Gumiarti, kemudian menempelkan bibirnya ke mulut Gumiarti yang sedikit terbuka. Gumiarti sempat membeku kemudian langsung mendorong Reynan. Sesaat kemudian gadis itu malah tertawa....
..."Gum...!" rengek Reynan pelan...
..."Aku Takut mas Rey! ku pikir mas tidak sungguh-sungguh akan melakukan itu."...
..."Mas juga takut Gum, tapi kamu mau kan menikah denganku?"...
...Gumiarti tidak mampu menjawab hanya menganggukkan kepalanya....
..."Untuk itu kamu harus hamil."...
..."Tapi aku takut dimarahi ibu, bapak mas. Belum lagi nanti apa kata tetangga."...
__ADS_1
..."Kamu jangan beritahu orang tuamu dulu. bilang padaku kalau kamu sudah hamil. Mas akan menemani kamu, kita akan mengatakannya bersama yah, dan untuk omongan tetangga tak perlu kamu pikirkan. kita yang akan menjalani rumah tangga kita, bukan mereka. Lagipula semua juga sudah tahu bahwa kita sejak dulu sudah saling mencintai."...
...Gumiarti menarik nafas, dipandanginya wajah tampan Reynan. Bagaimanapun, iya tidak rela bila harus kehilangan kekasihnya untuk yang kedua kali. Tak ingin berpisah....
..."Baiklah," jawab Gumiarti tampak keraguan diwajahnya....
..."Mendekat lah" Reynan menarik Gumiarti agar merapatkan tubuh mereka. Ia kembali mencium bibir gadis itu. Kali ini, Gumiarti tidak menolak. Reynan memperdalam ciumannya, bibir bawah Gumiarti dilumat serta digigit kecil, mengakibatkan mulut Gumiarti sedikit terbuka dan dimanfaatkan Reynan untuk memasuki mulutnya....
...Tangan Reynan bergerak dari wajah Gumiarti, turun mer**** lembut **** Gumiarti....
...Napas mereka mulai tidak teratur, diliputi gairah dan kecemasan....
..."ah..." desah Gumiarti saat tangan Reynan terus bermain di kedua bulatan kenyal miliknya....
...Reynan semakin gencar memainkan **** Gumiarti serta mulai menciumi leher Gumiarti, setelah mendengar ******* itu. ...
...Reynan mengangkat wajahnya Gumiarti, mendapati air mata yang mengalir di pipi gadis itu dan segera memeluknya....
..."Kamu belum percaya pada mas kah?" tanya Reynan...
..."Percaya mas, tapi aku takut!" jawab Gumiarti dengan sesenggukan....
..."Kalau kamu masih Ragu, kamu bisa memikirkan dahulu."...
...Gumiarti terdiam pikirannya berkecamuk, di satu sisi ia takut untuk berbuat hal itu sebelum menikah, tapi di sisi lain iya tidak ingin kehilangan kekasihnya lagi. ...
__ADS_1
...Dilepaskan pelukan Reynan, kemudian dipandanginya wajah tampan sang kekasih. "Betapa tampannya mas Rey, kalau aku menolaknya pasti akan banyak gadis yang menginginkannya bukan hanya kak Rani." pikir Gumiarti dalam hati...
..."Sudah puas?" tanya Reynan...
..."Hah..." gumam Gumiarti tersadar dari lamunannya....
..."Sudah puas memandang wajah tampan kekasihmu ini hem? "...
..."Ih, mas Rey apaan sih"...
...mereka akhirnya tertawa dan saling berpelukan lagi....
..."Jadi... bagaimana?" tanya Reynan....
..."Bagaimana apanya mas?"...
..."Aku tahu bahwa kamu mengerti apa yang mas tanyakan. Jangan berpura-pura."...
..."Jadi melakukan itu sekarang atau bagaimana Gum?" tanya Reynan memperjelas maksud pertanyaannya....
...Gumiarti terdiam, berpikir sebentar. mereka masih berpelukan....
..."Em..., sekarang aja mas!"...
..."Apakah kamu benar-benar siap? kamu yakin dengan apa yang kamu katakan?"...
__ADS_1
..."Iya mas aku siap." jawab Gumiarti....
..."Terima kasih sayang, terima kasih sudah percaya pada mas. Mas akan melakukannya dengan pelan."...