Guruku Seorang Paus Di Dunia Douluo

Guruku Seorang Paus Di Dunia Douluo
Bab 12: Malam Pertama Bersama dengan Yanfei


__ADS_3

Yanfei yang melihat Qin Chen melepaskan bajunya perlahan pun pergi untuk membantunya. Sedikit demi sedikit badan maskular milik Qin Chen pun terlihat.


Yanfei yang melihat hal tersebut menjadi terpesona, tidak lama kemudian Yanfei juga mulai untuk membuka baunya perlahan-lahan. Kulit yang putih dan mulus perlahan-lahan mulai terlihat.


Qin Chen yang melihat hal tersebutpun hanya tersenyum dan berkata sambil menggunakan gerakan tangan mengajak, "Yanfei kemari, bantu aku bersihkan tubuh terlebih dahulu."


Yanfei yang melihat hal tersebutpun menjadi tergoda dan tanpa ia sadar, ia telah membimbing Qin Chen ke arah bath tub dan perlahan-lahan Qin Chen dan Yanfei telah berada di dalam bath tub.


Di dalam bath tub Yanfei mulai membersihkan punggung Qin Chen dengan menggunakan kedua dada miliknya. Yanfei dengan perlahan tetap pasti membersihkan Qin Chen dari bagian atas punggung hingga ke bawah dan juga bagian depan Qin Chen dari atas hingga ke bawah.

__ADS_1


Pada saat Yanfei telah mencapai bagian bawah depan dada Qin Chen, ia dapat melihat sebuah tongkat besar yang sangat keras menonjol ke atas permukaan air yang ada di bathtub. Yanfei yang melihat hal tersebut pun tanpa besar mulai menaruhkan tangannya di benda tersebut dan mulai untuk membelai tongkat tersebut perlahan demi perlahan.


Pada saat Yanfei melakukan hal tersebut, seketika terdapat sebuah suara merdu yang dihasilkan oleh Yanfei keluar. Hal tersebut dikarenakan Qin Chen mulai memainkan kedua melon milik Yanfei.


Setelah melakukan pemanasan selama 15 menit Qin Chen pun akhirnya mengeluarkan cairan putih yang lengket dan hangat. Hal tersebut membuat libido milik Yanfei meningkat secara signifikan. Qin Chen yang melihat hal tersebut pun mulai untuk mencium Yanfei dan dengan perlahan menggunakan lidahnya untuk menelusuri segala area yang ada di dalam mulut Yanfei.


Saat melakukan hal tersebut Yanfei tanpa ia sadari mulai memainkan lembah surgawi nya dengan memasukkan dan menarik keluar jari miliknya berkali-kali dari lubang surgawi miliknya. Qin Chen yang melihat hal tersebut pun langsung membantu Yanfei dengan memainkan kedua melon miliknya dengan kasar.


Qin Chen yang melihat hal tersebut pun langsung mengangkat Yanfei alah bridal style dan langsung menggendongnya ke arah kasur miliknya.

__ADS_1


Setelah meniduri Yanfei di atas kasurnya ia pun dengan perlahan-lahan memasuki tongkat miliknya ke dalam lembah surgawi milik Yanfei. Setelah beberapa saat pun ia mulai meningkatkan kecepatannya.


"Ahhh, iya tuan, mmm.... lebih dalam," kata Yanfei dengan suara merdu sambil menikmati sensasi tersebut.


Qin Chen yang mendengar hal tersebut pun menjadi lebih bersemangat dan pada akhirnya mereka berdua mencapai ******* dan keluar pada saat yang bersamaan.


Qin Chen pun langsung baring di samping Yanfei sambil menghadap ke arah Yanfei. Qin Chen yang melihat Yanfei pun dengan penuh gairah langsung memeluk Yanfei dan menciumnya.


"Kamu telah menunjukkan bahwa kamu memang memiliki bakat dalam pertarungan di atas Medan perang dan di atas kasur, sesuai yang aku janjikan aku akan menemanimu lain kali. Oleh karena itu, mulai hari ini sebelum tidur dan sesudah bangun kamu harus menyambut aku dengan sebuah ciuman," kata Qin Chen sambil terus memeluk Yanfei.

__ADS_1


Yanfei yang mendengar hal tersebut pun tersenyum dan membalas, "Baik tuan."


Yanfei yang melihat Qin Chen membalas dengan senyuman pun mulai untuk merayu Qin Chen untuk melakukannya lagi. Qin Chen yang dihadapi dengan rayuan tersebut pun langsung menemani Yanfei lagi dan tanpa ada yang tahu malam pun berlalu.


__ADS_2